Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyiraman Sayuran Otomatis Berbasis IOT Dengan Arduino Agus, Ilyas; Setiawan, Tri Agus; Budidjanto, Hari Agung; Binabar, Sattriedi Wahyu; Utama, Dhiva Nanda
Jurnal Teknik Informatika UMUS Vol 6 No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/intech.v6i1.1538

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Tani Comal mengalamiu kesulitan penyiraman tanaman karena media tanam tipe tanahnya merah dan mempunyai struktur cepat kering, terlebih pada kondisi musim kemarau, tanaman akan mengalami kekeringan dan berimbas pada hasil panen kurang memuaskan. Anggota Kelompok tani (KWT) Sri Tani beranggotakan 25 Orang Terdiri dari Ibu-ibu rumah tangga yang memiliki banyak wakti luang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan alat Penyiraman berbasis IoT ( Internet Of Thing ). Alat penyiraman ini otomatis berjalan dengan sensor kelemban. Jika kelembatan kurang maka penyiraman akan berjalan lebih sering jika kelembaban tinggi maka penyiraman jadi kurang. Penyiraman ini dapat diseting sesuai kebutuhan dengan sebuah Website yang akan terkoneksi dengan alat penyiraman berbasis IoT. Website ini dibangun dengan menggunakan metode pengembangan system Watelfall dengan urutan Communication, Planning, Modeling, Construction, Deployment. Pengujian dilakukan dengan metode blackbox dan User Acceptence Test (UAT) sudah sesuai dengan kebutuhan pengguna, mudah digunakan karena mudah dipahami dapat melihat histori penyiraman, suhu, kelembaban, dan soil moisture serta dapat membantu petani dalam menyiram tanaman sesuai jadwal yang ditentukan, membantu dalam mengawasi dan mengendalikan penyiraman dari jarak jauh. Kekurangan dari sistem yang sudah dibangun yaitu perlu penambahan sistem untuk melakukan penyiraman berdasarkan kelembapan tanah, suhu dan penambahan fitur notifikasi yang menandakan air di penyimpanan sudah habis.
Aksi KKN (Kenali, Kendalikan, dan Nikmati) Kesehatan Kaki: Skrining Pad Berbasis Pemeriksaan ABPI pada Penyandang Diabetes di Kota Bogor Sakinah, Sri; Kamahi, Sri Wahyuni; Basri, Muhammad; Fajar Cahya, Mochamad Robby; Agus, Ilyas
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24141

Abstract

ABSTRAK Penyandang diabetes di Kota Bogor memiliki risiko tinggi mengalami penyakit arteri perifer (PAD), namun deteksi dini masih jarang dilakukan karena keterbatasan pengetahuan dan fasilitas skrining. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan skrining PAD menggunakan metode Ankle Brachial Pressure Index (ABPI) serta tingkat pemahaman peserta mengenai pencegahan komplikasi kaki diabetes. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan kaki, demonstrasi perawatan kaki, skrining PAD dengan pemeriksaan ABPI, konseling individual, dan pelatihan membaca hasil ABPI pada 45 peserta penyandang diabetes di Posbindu/Posyandu Lansia dan Puskesmas di Kota Bogor.  Hasil menunjukkan bahwa dari 45 peserta, 28 orang memiliki nilai ABPI normal, 12 orang berisiko PAD sedang, dan 5 orang berisiko PAD berat yang kemudian dirujuk; selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai perawatan kaki dan tanda bahaya PAD setelah kegiatan edukasi. Skrining ABPI efektif dalam mendeteksi risiko PAD secara dini dan penyuluhan meningkatkan pengetahuan peserta tentang pencegahan komplikasi kaki diabetes. Saran diberikan agar program ini diintegrasikan secara rutin di puskesmas dan Posbindu/Posyandu lansia untuk mendukung pencegahan komplikasi kaki diabetik di komunitas. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Penyakit Arteri Perifer (PAD), Ankle Brachial Pressure Index (ABPI), Skrining Kesehatan Kaki.  ABSTRACT People with diabetes in Bogor City were at high risk of developing peripheral artery disease (PAD); however, early detection was rarely conducted due to limited knowledge and screening facilities. This study aimed to examine the implementation of PAD screening using the Ankle Brachial Pressure Index (ABPI) method and to assess participants’ understanding of diabetic foot complication prevention. The methods included foot health education, foot care demonstration, PAD screening using ABPI, individual counseling, and training on reading ABPI results among 45 diabetic participants at Posbindu/Posyandu Lansia and Community Health Centers (Puskesmas) in Bogor City. Out of 45 participants, 28 had normal ABPI values, 12 were at moderate PAD risk, and 5 were at high PAD risk who were subsequently referred; additionally, participants’ understanding of foot care and PAD warning signs improved after the educational activities. ABPI screening was effective in detecting PAD risk early, and health education improved participants’ knowledge on preventing diabetic foot complications. It is recommended that this program be routinely integrated into Puskesmas and Posbindu/Posyandu Lansia to support community-based diabetic foot complication prevention. Keywords: Diabetes Mellitus, Peripheral Artery Disease (PAD), Ankle Brachial Pressure Index (ABPI), Foot Health Screening.