Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

ERRORS ANALYSIS IN THE STUDENTS’ PROCEDURE TEXT Akmal, Akmal; Sirait, Zulkarnain; Suparmadi, Suparmadi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2297

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada studi linguistik dengan menganalisis kesalahan kemampuan siswa dalam menulis komposisi prosedur bahasa Inggris. Teks prosedur adalah teks yang menjelaskan tentang suatu peristiwa atau kejadian secara berurutan berdasarkan objeknya seperti orang atau benda secara lebih rinci. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian ini menjelaskan lebih mendalam dalam menjawab permasalahan pembelajaran dengan mewawancarai siswa. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Royal University di Kisaran. Objek penelitiannya adalah teks prosedur siswa yang dibuat ketika mereka diberi tugas. Kesalahannya tidak terlalu banyak, namun hanya sedikit kesalahan dalam penulisan atau posisi. Kesalahan yang terjadi dalam penulisan bahasa inggris dikarenakan siswa tidak mempunyai tata bahasa dasar bahasa inggris pada saat duduk di bangku SMP dan SMA sehingga mereka menulis teks prosedur berbasis internet google untuk mentranslate dari bahasa indonesia ke bahasa inggris sehingga diksinya kata-kata yang tidak sesuai dengan teks.  
PENGARUH MATA KULIAH BAHASA INDONESIA TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS ROYAL Sirait, Zulkarnain; Akmal, Akmal; Suparmadi, Suparmadi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4038

Abstract

Abstract: This study aims to find and analyze the elements that contribute to the difficulties students face in academic writing. This research focuses on the following issues: ineffective learning methods, students' lack of understanding of the material in Indonesian courses, lack of academic writing practice, and students' inability to apply their knowledge of Indonesian to academic writing. The research method used was qualitative with a case study approach, involving interviews, observations, and documentation of student and lecturer work. In addition, students face challenges when they apply the theories they have learned into academic writing practice. This study suggests more creative teaching methods, more writing exercises with constructive feedback, and more writing consultation and guidance to help students develop their academic writing skills Keywords: Academic writing; lectures; Indonesian language. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis unsur-unsur yang berkontribusi pada kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam menulis akademik. Penelitian ini berfokus pada masalah berikut: metode pembelajaran yang tidak efektif, kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap materi pada mata kuliah bahasa Indonesia, kurangnya latihan menulis akademik, dan ketidakmampuan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan mereka tentang bahasa Indonesia ke dalam tulisan akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi hasil kerja mahasiswa dan dosen pengampu. Selain itu, mahasiswa menghadapi tantangan ketika mereka menerapkan teori yang telah mereka pelajari ke dalam praktik menulis akademik. Studi ini menyarankan metode pengajaran yang lebih kreatif, lebih banyak latihan menulis dengan umpan balik konstruktif, dan lebih banyak konsultasi dan bimbingan menulis untuk membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan menulis akademik mereka. Kata kunci: Menulis akademik; perkuliahan; bahasa Indonesia.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PENENTUAN DESA TELADAN DENGAN METODE SAW Suparmadi, Suparmadi; Aprildonal, Yori; Astuti, Bela
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4562

Abstract

Abstract: This research aims to determine the development of government administration, regional government, and community development in villages and sub-districts. Sei Kepayang District holds an annual selection of the best village. However, assessments are still conducted using a system.conservativeTherefore, it is still prone to errors in its implementation. Furthermore, if there are identical scores, it is difficult to determine the winner if the same score is the highest. Therefore, a decision support system is needed to solve the existing problems, thus facilitating the decision to choose the best village in Sei Kepayang District. In determining the best village, seven criteria are used: education, health, cleanliness, finance, economy, security and order, and community institutions. The Decision Support System uses the methodSimple Additive Weighting (SAW) is used to solve the problem of selecting the best village. Therefore, the application of the SAW method is expected to assist in the process of making accurate decisions in selecting the best village.Simple Additive Weighting (SAW) is a method that uses calculations or provides certain types of criteria that are weighted, resulting in a final, weighted score that will ultimately determine the final decision. The results of this study will produce a ranking of the best villages, with two villages being named as the best: Sei Kepayang Tendah and Sei Paham, in Sei Kepayang District. Keywords: Best Village; Criteria; Decision-Making System; SAW Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penyelengaraan pemerintahan, ke daerah dan juga kemasyarakatan terhadap desa dan kelurahan. Kecamatan Sei Kepayang setiap tahunnya menyelenggarakan pemilihan desa terbaik. Namun penilaian masih dilakukan dengan menggunakan sistemkonservatif sehingga masih rentan terjadi kesalahan dalam pelaksanaanya. Selain itu, apabila terdapat nilai yang sama persis maka sulit menentukan pemenangnya jika nilai yang sama tersebut merupakan nilai tertinggi. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, sehingga memudahkan dalam mengambil keputusan desa terbaik di Kecamatan Sei Kepayang. Dalam penentuan keputusan desa terbaik menggunakan 7 kriteria yakni, pendidikan, kesehatan, kebersihan, keuangan, ekonomi, keamanan dan ketertiban, dan lembaga masyarakat. Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) digunakan untuk menyelesaikan persoalan pemilihan desa terbaik. Sehingga penerapan dalam metode SAW tersebut, diharapkan dapat membantu proses pengambilan keputusan pemilihan desa terbaik secara tepat. Metode Simple Additive Weighting (SAW) ini adalah sebuah metode yang menggunakan perhitungan atau yang menyediakan jenis- jenis kriteria tertentu yang memiliki bobot hingga nilai akhir yang berbobot akan menjadi keputusan akhir. Hasil dari penelitian ini nantinya adalah diperolehnya rangking desa sebagai desa terbaik dengan 2 desa sebagai desa terbaik yakni desa Sei Kepayang Tendah dan desa Sei Paham yang ada di Kecamatan Sei Kepayang. Kata kunci: Desa Terbaik; Kriteria; Sistem Pengambil Keputusan; SAW
MODEL PENDIDIKAN BAHASA BERBASIS LITERASI DIGITAL HUMANISTIK UNTUK PENGUATAN KARAKTER DAN IDENTITAS NASIONAL DI ERA KECERDASAN BUATAN Sirait, Zulkarnain; Akmal, Akmal; Suparmadi, Suparmadi; Barus, Friska Anggraini
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4661

Abstract

Abstract: The rapid advancement of digital technology and Artificial Intelligence (AI) has profoundly transformed the paradigm of language education. Language learning today is not only focused on linguistic competence but also serves as a medium for character formation and the strengthening of national identity. This study aims to develop a digital humanistic literacy–based language education model that integrates technological competence with humanistic values, digital ethics, and national awareness in the era of AI. Using a descriptive qualitative approach with a conceptual model development design (qualitative-based R&D), the research was conducted at MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, documentation, and Focus Group Discussions (FGD). The findings produced the Digital-Humanistic Literacy Model (DHLM), which combines three main components: critical digital literacy, humanistic values (empathy, politeness, and responsibility), and national identity reinforcement. Implementation of the model demonstrated increased student participation, awareness of ethical digital communication, and a stronger sense of pride in the Indonesian language. Teachers transformed from information transmitters into digital-humanistic facilitators who nurture reflection and moral responsibility. Conceptually, this model extends the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework into TPACK-H (Humanistic) by incorporating ethical and humanistic dimensions. The model contributes significantly to strengthening the Profil Pelajar Pancasila and supporting the Merdeka Belajar policy in shaping a smart, ethical, and civilized generation within the global digital landscape. Keyword: language education, digital humanistic literacy, character development, national identity, artificial intelligence. Abstrak: Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah paradigma pembelajaran bahasa secara fundamental. Pembelajaran tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan linguistik, tetapi juga harus menjadi sarana pembentukan karakter dan identitas nasional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendidikan bahasa berbasis literasi digital humanistik yang mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan, etika digital, dan semangat kebangsaan di era kecerdasan buatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan pengembangan model konseptual (research and development berbasis kualitatif). Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) di MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Hasil penelitian menghasilkan Digital-Humanistic Literacy Model (DHLM) yang memadukan tiga komponen utama, yaitu: literasi digital kritis, nilai-nilai humanistik (empati, kesantunan, tanggung jawab), dan penguatan identitas nasional. Implementasi model menunjukkan peningkatan partisipasi belajar, kesadaran etika berbahasa digital, serta rasa bangga terhadap bahasa Indonesia. Guru bertransformasi dari pengajar informasi menjadi fasilitator kemanusiaan digital yang menumbuhkan refleksi dan tanggung jawab peserta didik. Secara konseptual, model ini memperluas kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) menjadi TPACK-H (Humanistic) dengan menambahkan dimensi etika dan kemanusiaan. Model ini berkontribusi pada penguatan Profil Pelajar Pancasila dan implementasi kebijakan Merdeka Belajar dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan beradab di tengah arus globalisasi digital. Kata kunci: pendidikan bahasa, literasi digital humanistik, karakter, identitas nasional, kecerdasan buatan.
ANALISIS MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINES DALAM PREDIKSI PENCAPAIAN TARGET PROFIT PERUSAHAAN DISTIBUTOR Suparmadi, Suparmadi; Rohminatin, Rohminatin; Rahmadita, Rahmadita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4244

Abstract

Abstract: An objective performance evaluation process that can describe the company's condition is through the achievement of targets from each factor that influences profit achievement. The many variables that influence this profit achievement require in-depth and systematic analysis to obtain complete, fast and accurate information. However, so far the Gerai Mustika distributor company has only focused on sales factors, and ignored other factors. Furthermore, the large amount of financial data that has been computerized so far at Gerai Mustika is only limited to weekly, monthly and annual reports, has not been optimally utilized to help management evaluate performance. The study aims to build a prediction model for achieving profit targets from company financial data using Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS) based on machine learning. Based on the analysis results, the MARS model is proven to be superior to conventional multiple regression in predicting Gerai Mustika's profit, indicated by a higher R-squared value (0.756), as well as lower MAE and MAPE, so it is able to capture more complex data patterns and provide more accurate predictions; While multiple regression is still relevant for simple linear relationships, it is less than optimal in representing non-linear data variations. Keywords: Prediction; MARS Method; Distributor; Profit; Machine Learning Abstrak: Proses evaluasi kinerja yang objektif yang dapat menggambarkan konidisi perusahaan yaitu melalui pencapaian target-target dari seti ap faktor yang mempengaruhi pencapaian profit. Banyaknya veriabel yang mempengaruhi percapaian profit ini maka dibutuhkan analisa yang mendalam dan tersistem agar mendapatkan informasi yang utuh, cepat dan akurat. Akan tetapi, selama ini perusahan distributor Gerai Mustika hanya fokus pada faktor penjualan saja, dan mengabaikan factor yang lain. Selanjutnya, jumlah data keuangan yang besar yang telah terkomputerisasi selama ini di Gerai Mustika baru sebatas untuk laporan mingguan, bulanan dan tahunan saja, belum dimanfaatkan secara optimal untuk membantu manajemen mengevalausi kinerja. Penelitian bertujuan untuk membangun model prediksi pencapaian target profit dari data keuangan perusahaan menggunakan Multivariate Adaptive Regression Splines (MARS) berbasis machine learning. Berdasarkan hasil analisis, model MARS terbukti lebih unggul dibandingkan regresi berganda konvensional dalam memprediksi profit Gerai Mustika, ditunjukkan oleh nilai R-squared yang lebih tinggi (0,756), serta MAE dan MAPE yang lebih rendah, sehingga mampu menangkap pola data yang lebih kompleks dan memberikan prediksi yang lebih akurat; sementara regresi berganda masih relevan untuk hubungan linear sederhana, namun kurang optimal dalam merepresentasikan variasi data yang non-linear.Kata kunci: Prediksi;Metode_MARS;Distributor;Profit;Machine_Learning