Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Pengukuran Kinerja Terminal Ferry Sekupang Dengan Metode Balanced Scorecard Angraini, Febi Adnesia; Fahmi, Idqan; Heryandri, Kemal; Suwandi, Ruddy
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.337 KB) | DOI: 10.25104/warlit.v26i9.927

Abstract

Transportasi laut merupakan sub sistem transportasi nasional terdiri dari elemen kegiatan angkutan laut, kepelabuhan, kelaiklautan kapal, kenavigasian serta penjagaan dan penyelamatan yang saling berinteraksi secara terpadu guna mewujudkan tersedianya angkutan laut yang efektif dan efisien. Balanced scorecard (BSC) sebagai alat analisis di dalam menganalisa kinerja Terminal Ferry Sekupang (TFS). Bagaimana pelaksanaan pengukuran dan apa yang dihasilkan menjadi masukan bagi perusahaan untuk perbaikandi periode anggaran berikutnya. Objek penelitian yang diambil adalah semua pelanggan, karyawan dan pelaku bisnis dalam pelabuhan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan survai. Jumlah total responden ada 131 orang, yaitu semua pihak yang terkait dalam operasional pelabuhan. Metode pengolahan data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Identifikasi indikator kinerja dibangun berdasarkan kajian teoritis, survai lapangan, dan survai pakar menghasilkan 11 indikator kinerja utama yang tersebar dalam empat perspektif balanced scorecard. Hasil simulasi menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja Sekupang Ferry Terminal tahun 2013 termasuk kedalam kategori excellent. Hal ini sesuai dengan perolehan total skor keseluruhan dari perspektif BSC sebesar3,636.
Analisis Kelayakan Penambatan Kapal Floating Storage Regasification Unit (FSRU) di Pelabuhan Kabil, Batam Heryandri, Kemal; Muhamad Kemal Idris; Khomeiny, Ali Sumara El
Jurnal Teknik Transportasi Vol. 3 No. 1 (2024): May
Publisher : Fakultas Teknik Transportasi dan Logistik Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54324/jtt.v3i1.45

Abstract

Liquefied Natural Gas (LNG) is an alternative fuel with environmentally friendly solutions. In general, the domestic distribution of natural gas in LNG is more cost-effective than transporting gas through underwater pipelines considering Indonesia as an archipelagic country. However, the current challenge in the LNG industry is the lack of supporting facilities. Storage and regasification facilities are among the infrastructure that requires optimization. Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) are viable options for energy distribution that offer opportunities and competitiveness compared to onshore terminals. Small and medium-scale FSRU can serve as an alternative solution due to their relatively fast, flexible, and affordable development process. FSRU is a facility that required fo alternative energy solution fo industry. In principal the FSRU vessel should be moored at the bow and the stern of the vessel for the sake of the stability of the vessel from the waves, tidal currents and winds, therefore not to disrupt the process of the gas production. Surrounding the FSRU vessel should be located the power plant facility and ISO Tank Conk Container Vessel. The viability analysis should be done to evaluate the FSRU Vessel berthing viability in the view of operational and financial at the Port or at the water. Keywords : LNG, FSRU, vessel. berthing, viability
Perancangan Pengukuran Kinerja Terminal Ferry Sekupang Dengan Metode Balanced Scorecard Angraini, Febi Adnesia; Fahmi, Idqan; Heryandri, Kemal; Suwandi, Ruddy
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 26 No. 9 (2014): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v26i9.927

Abstract

Transportasi laut merupakan sub sistem transportasi nasional terdiri dari elemen kegiatan angkutan laut, kepelabuhan, kelaiklautan kapal, kenavigasian serta penjagaan dan penyelamatan yang saling berinteraksi secara terpadu guna mewujudkan tersedianya angkutan laut yang efektif dan efisien. Balanced scorecard (BSC) sebagai alat analisis di dalam menganalisa kinerja Terminal Ferry Sekupang (TFS). Bagaimana pelaksanaan pengukuran dan apa yang dihasilkan menjadi masukan bagi perusahaan untuk perbaikandi periode anggaran berikutnya. Objek penelitian yang diambil adalah semua pelanggan, karyawan dan pelaku bisnis dalam pelabuhan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dan survai. Jumlah total responden ada 131 orang, yaitu semua pihak yang terkait dalam operasional pelabuhan. Metode pengolahan data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Identifikasi indikator kinerja dibangun berdasarkan kajian teoritis, survai lapangan, dan survai pakar menghasilkan 11 indikator kinerja utama yang tersebar dalam empat perspektif balanced scorecard. Hasil simulasi menunjukkan bahwa secara keseluruhan kinerja Sekupang Ferry Terminal tahun 2013 termasuk kedalam kategori excellent. Hal ini sesuai dengan perolehan total skor keseluruhan dari perspektif BSC sebesar3,636.