Desa Lodtunduh terletak di Kecamatan Ubud, Gianyar – Bali dimana usaha terkenal dengan kerajinan dulang. Dulang merupakan alat kelengkapan upacara agama Hindu di Bali, yang berfungsi sebagai alas banten atau gebogan. Salah satu usaha kerajinan dulang di Desa Lodtunduh adalah Usaha Kerajinan yang diberi nama “ASTA DALA” yang didirikan oleh Ibu Made Sriasih yang beralamat di Jalan Raya Lodtunduh, Ubud, Gianyar. Usaha kerajinan dulang ini didirikan pada tahun 2015 yang memproduksi Dulang, Bokor, wakul daksina yang terbuat dari fiber serta keben dan sokasi untuk keperluan upacara yadnya. Permasalahan yang dihadapi oleh Mitra kerajinan dulang fiber “ASTA DALA” meliputi pemasaran yang dirasa belum optimal, kurangnya pemahaman terhadap aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), alat penunjang proses produksi yang masih terbatas dan kurangnya pengetahuan dalam pencatatan keuangan usaha. Mengacu pada permasalahan tersebut tim pengabdian membuat kegiatan berupa memberikan pelatihan K3, pelatihan pemasaran di media social dan marketplace, pelatihan pembukuan usaha dan memberikan bantuan alat-alat penunjang proses produksi serta pelatihan penggunaanya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan jumlah produksi barang sebanyak 50% dengan bantuan alat produksi serta jangkauan pemsaran yang lebih luas karena menggunakan media sosial. Berdasarkan hasil evaluasi dengan wawancara secara langsung 100% produk sudah ditata dengan baik pada rak display produk, 2 orang mitra sudah dapat menggunakan bantuan alat yang diberikan serta adanya peningkatan jumlah produksi sebanyak 50%, peningkatan pengetahuan mitra terhadap kesehatan dan keselamatan kerja pada saat proses produksi, adanya penambahan media pemasaran online instagram dan marketplace dan 1 orang mitra bisa menggunakan media pemasaran online dan pembukuan usaha. Improving Productivity and Marketing of Fiber Dulang Handicrafts through OHS Training and Digitalization in Lodtunduh Village, Gianyar Abstract Lodtunduh Village is located in the Ubud District, Gianyar – Bali, known for its famous dulang handicrafts. A dulang is a traditional piece used in Hindu religious ceremonies in Bali, functioning as a base for offerings (banten) or fruit arrangements (gebogan). One of the dulang handicraft businesses in Lodtunduh Village is a business named "ASTA DALA," founded by Mrs. Made Sriasih, located on Jalan Raya Lodtunduh, Ubud, Gianyar. This dulang handicraft business was established in 2015 and produces dulang, bokor, wakul daksina made from fiber, as well as keben and sokasi for yadnya ceremonies. The challenges faced by the fiber dulang handicraft partner, "ASTA DALA," include suboptimal marketing, limited understanding of occupational health and safety (OHS), limited production process support tools, and lack of knowledge in business financial record-keeping. To address these issues, the service team conducted activities such as providing OHS training, social media and marketplace marketing training, business bookkeeping training, and supplying tools to support the production process along with training on their usage.The purpose of this service activity was to increase the production output by 50% with the help of production tools and to expand the marketing reach through the use of social media. Based on the evaluation results from direct interviews, 100% of the products were well-arranged on the product display racks, two partners were able to use the provided tools, and there was a 50% increase in production volume. Additionally, the partners' knowledge of health and safety during the production process improved, there was an expansion in online marketing platforms with Instagram and marketplace presence, and one partner could use online marketing platforms and manage business bookkeeping.