Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Potensi Pembentukan Air Asam Tambang Batubara (PAF /NAF) dengan Menggunakan Metode Uji NAPP (Net Acid Producing Potential) Baskara Widy Artyanto Putro; Diyan Parwatiningtyas
STRING (Satuan Tulisan Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.759 KB) | DOI: 10.30998/string.v4i1.4274

Abstract

Several laboratories tests have been developed in Indonesia and another countries that carry out mining activities, especially coal mining. The purpose of this analysis is to find out the presence and absence of soil layers which have the potential to form acidity. The most commonly known analytical methods are static and kinetic methods. The most commonly known method of analysis is static and kinetic methods. Our test this time are uses the NAPP method (Net Acid Producing Potential).Aand then, from the results of this calculation, was known that the mine area had acidic or not. This time, an investigation was conducted to determine the acidity of PAF (Potential Acid Forming) and NAF (Non Acid Forming), which is owned by the mining company PT GIE (Globalindo Inti Energy) at the Handil, Muarajawa, Balikpapan, East Kalimantan regions. From the results of tested and  mapped , it was found that this mining area had NAF (Non Acid Forming) soil content, with a PH range between 4.65 - 5.75 and had a negative NAPP price.
Peningkatan Pengetahuan Dasar Geoteknik Bagi Tukang Bangunan Di Wilayah Rawan Gempa Pandeglang Vidayanti, Desiana; Komerdevi, Det; Putro, Baskara Widy Artyanto; Seno, Prihadmadi Anggoro
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6691

Abstract

Kabupaten Pandeglang di Provinsi Banten merupakan wilayah rawan gempa, yang didominasi oleh endapan aluvial dan tanah lepas yang belum terkonsolidasi, terutama di dataran rendah dan zona pesisir. Jenis tanah ini cenderung memperkuat guncangan gempa melalui efek amplifikasi, sehingga meningkatkan risiko kerusakan bangunan. Di sisi lain, mayoritas rumah di wilayah ini dibangun oleh tukang bangunan lokal tanpa pelatihan geoteknik maupun pengetahuan dasar struktur tahan gempa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tukang bangunan mengenai jenis dan perlapisan tanah, pemilihan fondasi yang sesuai, serta pengenalan terhadap alat uji sondir (Cone Penetration Test/CPT) sebagai bagian dari penyelidikan tanah sederhana. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan partisipatif, pemutaran video edukatif, dan diskusi interaktif. Kegiatan ini melibatkan 15 tukang lokal di Kecamatan Menes. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta refleksi peserta terhadap materi pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 75% pada aspek pengetahuan jenis dan perlapisan tanah, serta 263% pada aspek pemahaman alat sondir. Luaran kegiatan mencakup modul panduan, video pelatihan, dokumentasi, serta komitmen mitra terhadap keberlanjutan program. Meskipun tidak mencakup praktik lapangan, pelatihan ini telah berhasil meningkatkan kesiapan kognitif peserta. Program ini dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan pelatihan teknis dasar bagi tukang bangunan, dan berpotensi direplikasi di wilayah serupa atau diintegrasikan dalam program sertifikasi tukang dan kegiatan MBKM di perguruan tinggi.