Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementation of Occupational Safety and Health (K3) in Community Workers of Pulau Pinang, Malaysia Isradi, Muhammad; Amin, Mawardi; Hidayat, Acep; Susetyo, Budi; Vidayanti, Desiana; Indriany, Syilvia; Biantoro, Agung Wahyudi; Jawu, Patricia Kanicia
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 7 No 2: March 2024
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v7i1.2657

Abstract

Based on data from Bank Indonesia, there are 1.67 million Indonesian migrant workers in Malaysia, both in the formal and non-formal sectors. One of the destinations for Indonesian migrants is Pulau Pinang, Malaysia. PERMAI stands for Pertubuhan Masyarakat Indonesia di Pulau Pinang Malaysia, which is a non-governmental, non-political NGO engaged in social education and culture. Efforts to apply occupational safety and health (K3) to workers are very important for workers when carrying out work activities. Especially for employees who work in a work environment that has high safety and health risks, work safety in the company is not only caused by the system that has been implemented by the company but also by the awareness of everyone to avoid work accidents. The purpose of this activity is to provide an introduction to occupational health and safety (K3) to business owners and workers who are in Pulau Pinang, Malaysia, and to equip business owners and workers to apply K3 in their work activities to prevent injuries, occupational diseases, or accidents. The method used in this activity is to provide health promotion counseling on occupational health and safety. This counseling uses media in the form of leaflets and provides pre- and post-tests in the form of questions and questionnaires to workers to determine their knowledge and understanding. The evaluation results show that the level of compliance with wearing personal protective equipment ("APD") is still low, with a percentage of 37%. Based on the IPA Cartesians diagram, variables X5, X6, and X8 are variables that have importance and good performance.
Assessment of the Crack Level in Silo Foundations Due to Settlement Malinda, Yosie; Vidayanti, Desiana; Citra, Zel
CIVED Vol. 11 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i3.643

Abstract

A silo is a structure used to store bulk materials (bulk materials). Silos are generally used in agriculture as storage for grains and animal feed. The foundation silo must be designed to withstand the forces generated and accommodate the movements transmitted to the structure and foundation by the seismic ground motion design. The dynamic properties of the soil, the anticipated ground motion, the design basis for the strength and energy dissipation capacity of the structure, and the dynamic characteristics of the soil should be included in determining the foundation design criteria. In PT X, SILO structure serves as a place for livestock feed production, with the hope that it can last for a relatively long time. The condition of the existing SILO structure is currently some cracks in several parts of the piles and the bottom slab. The results of the visual inspection in the field regarding the condition and level of cracking in the silo foundation were compiled into a matrix inspection table using four categories: category 1 indicates no repairs needed, category 2 marked in green, represents an acceptable cracking condition with minor repairs, category 3 marked in yellow indicates moderate cracking that requires attention, and category 4 marked in red signifies major cracking or unacceptable conditions that require structural repairs. The results of the field inspection indicate that approximately 57% of the concrete slab foundation of the silo requires needs attention or repair. The condition of the plate/slab structure has some cracks measuring 0.3mm - 0.5mm, but injection and patching have been carried out. As for the condition of the silo foundation, about 30% requires needs attention and repair as well.
Peningkatan Kompetensi Membangun Rumah Sederhana Ramah Gempa Tukang Bangunan Pandeglang Vidayanti, Desiana; Tsarwan, Oties T; Asih, Daru
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17446

Abstract

Indonesia adalah daerah gempa karena merupakan pertemuan tiga lempeng, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasific, Lempeng Australia. Pandeglang, Banten merupakan daerah yang sering terkena dampak gempa, berupa rusaknya bangunan sederhana maupun korban jiwa. Rumah–rumah sederhana di Pandeglang umumnya dikerjakan oleh tukang-tukang biasa yang belum dilatih secara khusus. Banyaknya kerusakan akibat guncangan gempa menunjukkan bahwa pemahaman membangun konstruksi ramah gempa belum banyak diketahui, bahkan oleh tukang-tukang bangunan. Tujuan kegiatan ini untuk melatih para tukang dalam membangun rumah sederhana ramah gempa. Mitra sasaran yang dilatih adalah para tukang bangunan yang tergabung dalam Komunitas Sinergi Tukang. Kegiatan terdiri atas penyuluhan dan praktik lapangan yang terdiri atas: penyiapan galian dan pemasangan batu fondasi, pembesian, pembuatan canpuran beton, dan pengecoran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi tukang bangunan dalam membangun rumah sederhana meningkat sebesar 70% persen, 82% para tukang sangat puas, 18% puas akan berjalannnya kegiatan tersebut.
Simulasi Model Risiko Pekerjaan Perbaikan Tanah Metode Konsolidasi Berbasis Value Engineering ., Mirnayani; Vidayanti, Desiana; Susanti, Irriene Indah
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v13i1.3734

Abstract

Soft soil with low bearing capacity presents challenges for infrastructure projects like the Kayu Agung–Palembang–Betung Toll Road. This study aims to identify the most efficient soil improvement method using the Value engineering (VE) approach and simulate associated risks. Using a descriptive quantitative method, data were collected through field observations, expert questionnaires, and project documents. Three methods were evaluated: preloading without vertical drains, with vertical drains, and vacuum preloading. Risk simulation was conducted using the Monte Carlo method with Crystal Ball software. Results show that preloading without vertical drains is the most cost-efficient but carries higher technical risks. Preloading with vertical drains offers a good balance between cost and stability, while vacuum preloading ensures optimal stability with higher costs.
Peningkatan Pengetahuan Dasar Geoteknik Bagi Tukang Bangunan Di Wilayah Rawan Gempa Pandeglang Vidayanti, Desiana; Komerdevi, Det; Putro, Baskara Widy Artyanto; Seno, Prihadmadi Anggoro
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i2.6691

Abstract

Kabupaten Pandeglang di Provinsi Banten merupakan wilayah rawan gempa, yang didominasi oleh endapan aluvial dan tanah lepas yang belum terkonsolidasi, terutama di dataran rendah dan zona pesisir. Jenis tanah ini cenderung memperkuat guncangan gempa melalui efek amplifikasi, sehingga meningkatkan risiko kerusakan bangunan. Di sisi lain, mayoritas rumah di wilayah ini dibangun oleh tukang bangunan lokal tanpa pelatihan geoteknik maupun pengetahuan dasar struktur tahan gempa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tukang bangunan mengenai jenis dan perlapisan tanah, pemilihan fondasi yang sesuai, serta pengenalan terhadap alat uji sondir (Cone Penetration Test/CPT) sebagai bagian dari penyelidikan tanah sederhana. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan partisipatif, pemutaran video edukatif, dan diskusi interaktif. Kegiatan ini melibatkan 15 tukang lokal di Kecamatan Menes. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta refleksi peserta terhadap materi pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 75% pada aspek pengetahuan jenis dan perlapisan tanah, serta 263% pada aspek pemahaman alat sondir. Luaran kegiatan mencakup modul panduan, video pelatihan, dokumentasi, serta komitmen mitra terhadap keberlanjutan program. Meskipun tidak mencakup praktik lapangan, pelatihan ini telah berhasil meningkatkan kesiapan kognitif peserta. Program ini dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan pelatihan teknis dasar bagi tukang bangunan, dan berpotensi direplikasi di wilayah serupa atau diintegrasikan dalam program sertifikasi tukang dan kegiatan MBKM di perguruan tinggi.
PERENCANAAN METODE PRELOADING DENGAN KOMBINASI PREFABRICATED VERTICAL DRAIN (PVD) PADA PERBAIKAN TANAH PROYEK KONTRUKSI JALAN TOL Ratnaningsih, Ratnaningsih; Vidayanti, Desiana
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan infrastuktur jalan tol merupakan upaya dalam mewujudkan pelayanan umum, antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Salah satu pembangunan jalan tol yang akan dilakukan yakni proyek jalan tol di Kabupaten Semarang, jalan tol ini menghubungkan daerah Kabupaten Semarang dan Yogyakarta. Kondisi tanah dasar pembangunan jalan tol tersebut memiliki jenis tanah lempung lunak dan tanah pasir dengan nilai N-SPT<10. Tanah lempung lunak mencapai kedalaman 24 m, sedangkan tanah pasir dengan N-SPT rendah tersebar pada kedalaman tertentu. Daya dukung tanah lempung lunak tersebut rendah dan memilki permeabilitas tinggi, serta untuk tanah pasir dapat berpotensi akan likuifaksi, sehingga akan dilakukan perencanaan perbaikan metode preloading dengan prefabricated vertical drain (PVD) untuk meningkatkan daya dukung tanah. Metodologi penelitian dimulai dengan pengumpulan data, dan studi literatur. Selanjutnya adalah mengidentifikasi statigrafi perlapisan tanah berdasarkan Boring Log dan Uji Penetrasi Standar. Dilanjutkan dengan menentukan besar penurunan dan lama waktu pemampatan. Penurunan mencapai 0,841 m dengan tinggi preloading 2,7 m. Waktu untuk mencapai derajat konsolidasi alami adalah 16,7 tahun, sedangkan lama waktu konsolidasi dengan PVD adalah 90 hari.
LAUNDRY INKLUSIF BERBASIS SEKOLAH DENGAN SISTEM DRAINASE RAMAH LINGKUNGAN SEBAGAI SARANA KEMANDIRIAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH AL HUSNA, TANGERANG SELATAN Vidayanti, Desiana; Tsarwan, Oties T.; Murtiningsih, Dewi; Agista, Shella; Wiwitwijaya, Sulung; Yulita, Belfa; Anizar, Anizar
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3144

Abstract

Sekolah MIS & SMPIT Al-Husna, Pondok Aren, Tangerang Selatan, merupakan sekolah inklusif dengan 34% siswanya adalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Hingga tahun 2025 sekolah ini belum memiliki program keterampilan terstruktur maupun sarana pengelolaan limbah laundry. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Hibah DIKTI 2025, Universitas Mercu Buana melaksanakan kegiatan pendirian unit usaha laundry inklusif berbasis sekolah yang dilengkapi dengan sistem drainase ramah lingkungan. Metode kegiatan mencakup identifikasi masalah, sosialisasi dan FGD, penyediaan perangkat laundry, pembangunan sistem drainase dengan filter berlapis, pelatihan guru, penyusunan modul, serta simulasi praktik siswa ABK. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini menghasilkan beberapa capaian penting, yaitu terbentuknya unit laundry inklusif di MIS & SMPIT Al-Husna sebagai sarana praktik keterampilan hidup bagi siswa ABK, sistem drainase ramah lingkungan, dan peningkatan kapasitas guru dengan kenaikan skor pengetahuan sekitar 30 poin. Modul Praktik Laundry Mandiri juga disusun untuk mendukung pembelajaran berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta puas terhadap program, dan keterlibatan aktif siswa meningkatkan kepercayaan diri serta kemandirian mereka, memperkuat citra sekolah sebagai lembaga inklusif dan hijau. Dukungan orang tua, dokumentasi praktis, dan rencana pendampingan berkala meningkatkan peluang replikasi di sekolah lain. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kemandirian ABK, kapasitas guru, serta citra sekolah sebagai sekolah hijau inklusif yang peduli lingkungan.
Evaluation of liquefaction potential in reworked volcanic-colluvial deposits of the Bawen Area, Semarang Regency Vidayanti, Desiana; Ramli Nazir; Ratnaningsih, Ratnaningsih; Komerdevi, Det; Simatupang , Pintor Tua; Fitriani, Eka Nur
Teknisia Vol 30 No 2 (2025): Teknisia
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/teknisia.vol30.iss2.art1

Abstract

Liquefaction is a major geotechnical hazard that can severely damage infrastructure in earthquake-prone areas. This study evaluates the liquefaction potential of volcanic–colluvial deposits in Semarang Regency, Central Java, using Standard Penetration Test (SPT) data and the Simplified Procedure of Seed and Idriss (1971). Cyclic Stress Ratio (CSR) and Cyclic Resistance Ratio (CRR) were computed to obtain Factors of Safety (FS) under three earthquake scenarios (Mw = 5.0, 5.9, and 6.5). Results show that for Mw = 6.5, the shallow sandy layers at 0-3 m have FS = 0.07-0.21 (highly susceptible), while the 4.5-9 m interval is FS = 0.8-0.96 (marginal to near-threshold) and and the >10 m strata remain stable (FS > 1.2). For Mw = 5.9, shallow liquefaction is confined to 0-3 m (FS = 0.09-0.27), with the 4.5-9 m zone showing FS = 1.0-1.2 (marginal to stable). Even for Mw = 5.0, the 0-3 m layer yields FS = 0.14-0.41, indicating liquefaction susceptibility, whereas deeper layers are stable (FS > 1.0-1.2). These findings indicate that loose, saturated silty-sand layers with shallow perched groundwater are the most critical to cyclic softening. The site is underlain by reworked volcanic-colluvial materials derived from Mount Ungaran, characterized by fine-grained, near-saturated deposits within the upper 10 m. Compared with previous studies in northern Semarang, this study highlights the moderate liquefaction susceptibility of southern volcanic-colluvial terrains, an area rarely analyzed in Central Java and provides practical insights for toll-road foundation design and mitigation strategies in similar geological settings.