Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberian Edukasi Kesehatan pada Orang Tua Mengenai Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Pra Sekolah di TK PUI II Sindang: Providing Health Education to Parents Regarding Prevention of Sexual Violence in Preschool Age Children at TK PUI II Sindang Sholihah, Amalia Rizqi; Irmawati, Novi Dwi; Hardivianty, Cynthia; Purbasary, Eleni Kenanga
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 11 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i11.7653

Abstract

Sexual violence is one of the problems that most often occurs in children. Children who have been victims of sexual violence will experience several negative impacts such as emotions, depression, loss of appetite, introversion, insomnia, and inability to focus at school. This community service activity aims to increase parents' knowledge about preventing sexual violence in pre-school children. The method used is lecture and question and answer. Activity procedures include a pre-test, providing material on preventing sexual violence against children, discussion, giving leaflets and post-test. The targets of this community service activity were parents whose children attended TK PUI II Sindang with a total of 23 respondents. Before the counseling was given, more than half (52.2%) of the participants already had good knowledge and after the counseling was given the parents' knowledge increased (100%). There is an increase in knowledge among parents after being given health education. Community service activities need to be carried out on an ongoing basis so that acts of sexual violence against children do not occur.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN PENULARAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) PADA USIA REMAJA DI SMA N 1 LOHBENER KECAMATAN LOHBENER KABUPATEN INDRAMAYU: HEALTH EDUCATION ABOUT PREVENTION OF TRANSMISSION SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS IN TEENAGERS AT SMA N 1 LOHBENER, LOHBENER DISTRICT INDRAMAYU DISTRICT Sholihah, Amalia Rizqi; Kenanga Purbasary, Eleni; Dwi Irmawati, Novi; Kunto Prabowo, Ridho
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.1920

Abstract

Remaja yang pernah melakukan perilaku seksual berisiko secara tidak aman dan bukan dengan pasangan yang tetap sangat berisiko terkena berbagai masalah kesehatan, diantaranya terjadi kehamilan yang tidak diinginkan dan terkena Infeksi Menular Seksual (IMS). Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan penularan Infeksi Menular Seksual (IMS). Metode yang dilakukan dengan pengisian pre test, pemberian materi dan post test. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Agustus. Sebelum diberikan edukasi kesehatan, rata-rata nilai pre test responden adalah 7,7 dan setelah diberikan edukasi kesehatan terjadi peningkatan pada nilai pos test yaitu sekitar 9,11. Kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar infeksi menular seksual pada remaja tidak terjadi.
Gambaran Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan oleh Ibu pada Remaja yang Telah Mengalami Menarche di Sekolah Dasar Negeri Sholihah, Amalia Rizqi
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Oktober 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v15i4.2267

Abstract

Anak perempuan yang akan memasuki masa pubertas dan tidak didukung dengan pendidikan yang memadai dari orang tuanya dikhawatirkan akan membuat remaja putri  merasa cemas bahkan tidak siap ketika akan mengalami menstruasi pertama (menarche). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pelaksanaan pendidikan kesehatan oleh ibu pada remaja yang telah mengalami menarche. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah ibu dari remaja putri yang sudah mengalami menstruasi pertama. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 44 responden. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari 3 sub variabel. Hasil penelitian didapatkan 52,3% ibu tidak memberikan pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi kepada remaja putri; 54,5 % ibu sudah memberikan pendidikan kesehatan tentang menstruasi pertama kepada remaja putri; dan 54,5% responden masih belum memberikan pendidikan kesehatan mengenai perawatan vulva hygiene selama menstruasi kepada remaja putri. Kesimpulan yang didapatkan yaitu masih banyak ibu yang belum memberikan pendidikan kesehatan kepada remaja putri sebelum memasuki masa pubertas, sehingga diharapkan kedepannya ibu menjadi lebih terbuka dalam memberikan pendidikan kesehatan terkait kesehatan reproduksi pada remaja putri.