Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS CEMARAN MIKROBA DAN FORMALIN PADA IKAN SELAR (SELAROIDES SP) ASIN DI BEBERAPA PASAR TRADISIONAL DI KOTA MAKASSAR Noprianti, Asri; Lahming, Lahming; Patang, Patang
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2019): September Suplemen
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v5i2.9709

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan formalin dan cemaran mikroba pada ikan asin selar di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode survei. Ada empat pasar yang akan digunakan, yaitu Pasar Terong, Pasar Pa? Baeng-Baeng, Pasar Maricaya dan Pasar Sentral dengan parameter pengamatan yaitu Formalin, Salmonella, dan staphylococcus aureus. Data yang diperoleh akan disajikan dalam bentuk tabel dan pembahasan dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ikan selar asin yang dijual dibeberapa pasar di Kota Makassar mengandung formalin atau bahan pengawet. Selanjutnya Pengujian mikroba pada Ikan selar asin berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), menunjukkan bahwa ikan selar asin tidak tercemar bakteri Salmonella, dan S.aureus Kata Kunci: Ikan Selar Asin, Cemaran Mikroba,Formalin
PEMETAAN SEKOLAH DI DINAS PENDIDIKAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Noprianti, Asri; Shela, Melda; Narsi, Puja Rahayu; Zalva, Amanda
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 1 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i1.3887

Abstract

Pemetaan sekolah merupakan langkah strategis yang diambil oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kuantan Singingi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan aksesibilitas bagi masyarakat. Masalah yang dihadapi adalah kesulitan staf yang mengelolah Data sekolah secara manual dan masyarakat kesulitan untuk mengetahui informasi mengenai sekolah-sekolah di Kabupateen Kuantan Singing. Metode pengabdian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, pengumpulan data, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data terkait kondisi dan kebutuhan sekolah. Tim pengabdian melakukan kunjungan ke setiap sekolah untuk mengumpulkan data terkait infrastruktur,data lokasi sekolah, jumlah siswa dan fasilitas sekolah. Hasil dari pemetaan menunjukkan bahwa terdapat beberapa sekolah yang berlokasi di daerah terpencil yang sulit dijangkau.Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa pemetaan sekolah tidak hanya memberikan data yang bermanfaat untuk perencanaan pendidikan tetapi juga menjadi alat penting dalam merumuskan kebijakan yang tepat. Rekomendasi untuk tindak lanjut mencakup perlunya kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan pemerintah daerah untuk mengimplementasikan perbaikan berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan.