Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Pakan Ternak: Mesin Cacah Pelet dan Pengembangbiakkan Budidaya Indigofera menuju Pertanian Berkelanjutan Utama, Widya; Sidi, Amor K.; Wihardjaka, Anicetus; Al Viandari, Nourma; Mariyono, M.; Mirmanto, Heru; Warnana, Dwa Desa; Lestari, Wien; Anjasmara, Ira M.; Komara, Eki; Palgunadi, Kadek H.; Indriani, Rista F.; Garini, Sherly A.; Putra, Dhea P. N.; Insani, Alif N. F.; Pratama, Dandi S.
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2198

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Bendosari, Blitar ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pakan ternak melalui teknologi modern. Tantangan utama yang dihadapi adalah penyumbatan mesin pencacah pakan ternak dan kesesuaian media tanam untuk perkecambahan Indigofera. Solusi yang diterapkan mencakup pengembangan mesin pencacah dan pelet pakan ternak, analisis media tanam optimal untuk Indigofera skala laboratorium, dan pelatihan penggunaan mesin serta budidaya Indigofera. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi produksi pakan dan keterampilan petani dalam menggunakan teknologi baru, serta menentukan media tanam terbaik untuk Indigofera. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani Ben Giat Tani sebagai pengguna teknologi dan peneliti dari BRIN yang berkontribusi dalam penelitian media tanam dan uji tanah. Pelatihan dan modul operasional disediakan untuk meningkatkan keterampilan petani. Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan meningkatkan produksi pangan (SDGs 2), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDGs 8), inovasi industri (SDGs 9), konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDGs 12), serta konservasi ekosistem darat (SDGs 15).
Assessing N2O Emissions from Tropical Crop Cultivation in Mineral and Peatland Soils: A Review Suwardi, Suwardi; Darmawan, Darmawan; Djajakirana, Gunawan; Sumawinata, Basuki; Al Viandari, Nourma
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 38, No 2 (2023): October
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v38i2.75235

Abstract

Nitrous oxide (N2O) emissions from agricultural activities contribute significantly to global warming. Understanding the factors influencing N2O emissions is crucial for developing effective mitigation strategies. This review assesses N2O emissions from various crops cultivated in tropical mineral and peatland soils, providing insights into the impact of land use, fertilization practices and rainfall on N2O fluxes. Field measurements of N2O fluxes were conducted in agricultural fields growing corn, peanuts, and cassava in Bogor Regency, West Java Province, as well as in peatland areas with Acacia plantations and natural primary forests in Bengkalis Regency, Riau Province. The study assesses the total N2O fluxes for each crop and land type, revealing significant variations in N2O emissions among different crops and land uses. Peatland areas exhibit higher emissions compared to mineral soils, emphasizing the need for targeted mitigation measures in these ecosystems. The findings highlight the importance of considering the type and age of land use when evaluating N2O emissions. Land management practices, such as fertilizer use and soil disturbance, emerge as critical factors affecting N2O emissions. Improper fertilizer application and excessive soil disturbance can lead to increased N2O emissions, underscoring the necessity for careful N fertilizer management and conservation tillage techniques.