Roji, Fahrur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Adat Jual Jemmo dalam Perkawinan Perspektif ‘Urf Makmun, Moh.; Roji, Fahrur
Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 5, No 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan merupakan sunnatullah yang umum dan berlaku bagi semua  makhluk  nya,  baik  pada  manusia,  hewan,  maupun  tumbuh- tumbuhan.  Ia  adalah  suatu  cara  yang  dipilih  oleh  Allah  Swt.  Sebagai  jalan bagi  makhluk-Nya  untuk  berkembangt  biak,  dan  melestarikan  hidupnya. Tradisi Jual  Jemmo dalam perkawinan di masyarakat memiliki karakteristik tersendiri  dalam  tujuannya.  Seperti  yang  dilakukan  oleh  masyarakat  Desa Kalisat  yakni  menambahkan  tradisi  jual  jemmo  didalam  pelaksanaan,  yang penulis  batasi  menjadi  dua  permasalahan:  Pertama,  Bagaimana  tradisi  Jual Jemmo dalam perkwainan di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Kedua,  Bagaimana tradisi Jual  Jemmo dalam perkawinan di Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan perspektif „Urf. Adapun metode  yang  digunakan  adalah  field  rieserch  yang  digunakan  untuk mengumpulkan  informasi  melalui  wawancara  terhadap  masyarakat  serta melakukan  observasi  ke  tempat  agar  mengetahui  pelaksanaannya  secara langsung. Penyusun menggunakan teknis analisis deskriptif kualitatif yang berguna  untuk  memberikan  fakta  dan  data  mengenai  tradisi  jual  jemmo yang terjadi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tradisi Jual Jemmo telah terjadi  turun  temurun  di  laksanakan  di  Desa  Kalisat  Kecamatan  Rembang Kabupaten Pasuruan bertujuan agar pelaksaan pernikahan berjalan dengan lancar,  dan  menyambung  tali  persaudaraan  antar  masyarakat madura.Tradisi  ini  tidak  memiliki  unsur  yang  dilarang  dalam  syriat  islam, mempunya kemanfaatan dan tetap diterima di masyrakat sampai saat ini.
Peningkatan Kemampuan Dasar Bahasa Inggris melalui Penguatan Kosakata dan Pelafalan Sederhana Terhadap Siswa Thailand Sya'diyah, Halimatus; Hasan, Hikmal; Azizi, Faiz; Roji, Fahrur; Sholiha, Imroatus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol. 6 No. 3 (2025): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v6i3.2813

Abstract

The limited English proficiency of students at Darul Muhmin Elementary School in Thailand constitutes a major challenge encountered during a three-month community service program conducted by Indonesian university students. The students experienced difficulties in understanding basic vocabulary, simple sentence structures, and were not accustomed to using English in their daily lives. This condition was influenced by limited exposure to English and the lack of varied instructional methods. This community service activity aimed to foster students’ interest in learning English, provide an enjoyable learning experience, and improve their mastery of vocabulary and pronunciation. The method employed in this program was a qualitative descriptive approach using Communicative Language Teaching. The implementation of the program was carried out through three stages: planning, implementation, and evaluation. The instructional strategies included vocabulary reinforcement, the introduction of basic grammar, and the habituation of daily conversation adjusted to the students’ proficiency levels. Learning media utilized in this program consisted of printed images, educational songs, whiteboards, and simple technological tools such as mobile phones and Bluetooth speakers. Evaluation was conducted through direct observation of students’ participation, responses, and their ability to comprehend and use basic English vocabulary. The results indicated an increase in students’ learning enthusiasm, improved basic English comprehension, and enhanced self-confidence in using English. This activity demonstrates that simple teaching methods combined with a communicative and enjoyable approach can effectively enhance basic English proficiency among elementary school students in Thailand with limited access to English learning.