Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

8. Pemodelan dan Simulasi Fragmentasi Bom Menggunakan Metode Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH) Handoko; Muhammad, Fachri; Jengkar, Sapta
Jurnal TNI Angkatan Udara Vol 1 No 2 (2022): Jurnal TNI Angkatan Udara Triwulan Kedua
Publisher : Staf Komunikasi dan Elektronika, TNI Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62828/jpb.v1i2.26

Abstract

Unguided bomb merupakan amunisi udara yang sering digunakan untuk keperluan latihan dan pertempuran. Typical top level requirement dari desain bom tersebut antara lain target requirement dan safety requirement. Salah satu bagian penting dalam target requirement yang perlu dipertimbangkan dalam suatu desain bom live adalah kemampuan daya hancur. Kemampuan daya hancur bom live ditentukan oleh fragmentasi yang dihasilkan bom untuk menghancurkan sasaran, sehingga misi penghancuran dapat terlaksana dengan efektif dan mematikan. Untuk memperoleh fragmentasi yang mampu menghancurkan sasaran baik saat misi maupun latihan ditentukan oleh dua aspek yaitu daya ledak dari isian bom/main charge dan impak fragmentasi struktur bom itu sendiri. Untuk memprediksi fragmentasi yang diperoleh dari bom live, perlu dilakukan analisis fragmentasi dari struktur bom yang di desain. Simulasi fragmentasi dilakukan menggunakan finite element method untuk memperoleh kecepatan awal fragmentasi, bentuk fragmentasi dan sebarannya sebagai prediksi awal. Dalam studi kaliini, analisis dilakukan secara numerik pada bom MK-82 dimana struktur bodi bom/kulit dibuat menggunakan bahan steel, isian explosive menggunakan Trinitrotoluena (TNT) dan initial detonation dimulai dari bagian depan (nose) bom. Analisis dilakukan menggunakan Software ABAQUS dimana metode yang digunakan adalah Smoothed Particle Hydrodynamics (SPH) secara Explicit. Variasi dan bentuk element/mesh dilakukan untuk membandingkan dan memperoleh hasil yang mendekati dengan kondisi sebenarnya. Hasil simulasi menunjukan bahwa bentuk elemen tetrahedron berukuran 0,0085 menghasilkan bentuk dan sebaran fragmentasi yang merata sepanjang penampang struktur bodi/kulit bom MK-82 dan menghasilkan kecepatan fragmentasi berkisar 682-958 m/s.
Tinjauan Yuridis Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta Terhadap Pemblokiran  Situs Streaming Film Ilegal Muhammad, Fachri; Permana, Raditya; Habibaty, Diana Mutia
Mavisha: Law and Society Journal Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Legal Community Associations

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tazksw66

Abstract

This research uses normative research methods and library research through a statute approach. The statute approach refers to Law Number 28 of 2014 concerning Copyright. Film is a creative work that is protected, therefore violating this by pirating films and distributing them over the internet is an illegal act. This can harm the creators or copyright holders, both in terms of moral rights and economic rights. Law enforcement against perpetrators of piracy who distribute films through illegal streaming sites can result in penalties such as imprisonment or fines if the creators or copyright holders file a lawsuit or report. On the other hand, if there are no prosecutions or reports regarding this violation, the government, based on Article 56, has the right to take preventive measures in the form of blocking. The reason the government implements blocking as a form of legal protection for copyright is outlined in Article 1, which states that copyright is the exclusive right of the creator that arises automatically based on the declarative principle once a creation is manifested in a tangible form. The research results indicate that Law Number 28 of 2014 concerning Copyright has regulated violations committed by illegal movie streaming sites in the form of prevention through closure or access blocking. The government's role in preventing the circulation of pirated films through the blocking of illegal streaming sites is not enough, considering that these illegal streaming sites are still accessible to users.   Penelitian ini meggunakan metode penelitian normatif dan kepustakaan (library research) melalui pendekatan Perundang-undangan (statute approach), Pendekatan perundang-undangan mengacu kepada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Film merupakan karya cipta yang dilindungi oleh sebab itu pelanggaran dengan membajak film dan menyebarkannya melalui internet merupakan perbuatan yang dilarang, hal ini dapat merugikan pencipta atau pemengang hak cipta baik itu hak secara moral maupun hak ekonomi. Penegakan hukum bagi para pelaku pembajakan yang menyebarkan film melalui situs-situs streaming film ilegal dapat dikenakan sanksi berupa pidana atau denda apabila pihak dari pencipta atau pemengang hak cipta melakukan penuntun atau pelaporan. Sebaliknya jika tidak ada penuntutan atau pelaporan mengenai pelanggaran ini maka pemerintah bardasarkan pasal 56 berhak melakukan pencegahan berupa pemblokiran. Hasil penelitian menunjukan bahwa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta telah mengatur tentang pelanggaran yang dilakukan oleh situs-situs streaming film ilegal dalam bentuk pencegahan berupa penutupan atau pemblokiran akses. Peran pemerintah dalam mencegah peredaran film bajakan melalui pemblokiran situs-situs streaming film ilegal ini belum cukup, melihat situs-situs streaming film ilegal masih dapat diakses oleh penggunanya.
MOTIVASI ANAK MASUK SEKOLAH DI PONDOK PESANTREN KECAMATAN PANGKALAN KERINCI KABUPATEN PELALAWAN Muhammad, Fachri; Hidir, Achmad; Kadarisman, Yoskar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3467-3472

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang motivasi anak masuk sekolah pondok pesantren di Pangkalan Kerinci. Tujuan penelitian ini mengetahui motivasi anak masuk sekolah di pondok pesantren Hidayatul Maarifiyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori yang digunakan teori Tindakan Sosial dari Talcott Parsons. Informan pada penelitian ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 5 anak yang merupakan siswa MTs dan 5 orangtua anak yang berasal dari luar daerah Riau. Hasil dari penelitian ini motivasi anak bertindak dalam memilih sekolah pesantren lebih dipengaruhi oleh kondisi. Hal ini terjadi karena situasi dan kondisi tertentu yang akhirnya anak memilih sekolah di pondok pesantren Hidayatul Maarifiyah.
The Role of Civil Society (Nahdlatul Ulama, Ansharullah, and Khudamul Ahmadiyah) in Resolving the Conflict between Sunni Muslims and Ahmadis in Sindang Barang, Bogor City Muhammad, Fachri; Bakir Ihsan, Ahmad
Social Sciences and Humanities Reviews Vol. 1 No. 3 (2025): Social Sciences and Humanities Reviews
Publisher : CV. DYOQU PUBLISHING MANAGEMENT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64780/sshr.v1i3.87

Abstract

Background: Religious conflicts between Sunni Muslims and Ahmadis in Indonesia have been ongoing for a long time and often lead to tension and discrimination. Sindang Barang, Bogor City, is an area of interest for study because it has been able to minimize conflicts through the involvement of various parties, particularly civil society organizations. Aims: This study aims to explain the role of civil society, particularly Nahdlatul Ulama, Ansharullah, and Khudamul Ahmadiyah, in resolving the Sunni-Ahmadiyah conflict in Sindang Barang. In addition, this study also analyzes the factors that support the creation of social harmony in the region. Methods: The study employs a qualitative approach using descriptive-analytical methods. Data was collected through in-depth interviews with NU leaders, Ahmadiyah leaders, GP Ansor members, and local residents, supplemented by documentation and literature review. Data analysis was conducted through data reduction, presentation, and drawing conclusions by referring to civil society theory (Muhammad A.S. Hikam), direct relations and family theory (Clifford Geertz), and conflict resolution theory (Amin Abdullah). Result: The results of the study indicate that conflict resolution in Sindang Barang was successful due to the active role of civil society in establishing dialogue, organizing joint social activities, and strengthening direct ties and kinship among residents. The principle of Love for All, Hatred for None upheld by the Ahmadiyya community also strengthened social acceptance and tolerance among the Sunni community. Conclusion: This study concludes that civil society involvement plays a crucial role in maintaining religious harmony amid differences in beliefs. These findings show that civil society-based conflict resolution can be an effective alternative model for reducing potential intolerance in Indonesia, while complementing the limitations of the state's role in protecting the civil rights of minority groups.