Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi Eco School dalam menghadirkan karakter peduli lingkungan yang selaras dengan nilai gotong royong Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada satuan pendidikan yang menerapkan program Eco School. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas sekolah, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik, serta studi dokumentasi terhadap kebijakan, program, dan budaya sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai implementasi program. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi implementasi program Eco School dalam membentuk karakter peduli lingkungan yang selaras dengan nilai gotong royong Pancasila. Kajian dilakukan melalui studi literatur menggunakan sumber-sumber jurnal ilmiah mengenai pendidikan lingkungan, pendidikan karakter, dan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eco School merupakan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan kurikulum lingkungan, pembiasaan perilaku berkelanjutan, partisipasi kolektif warga sekolah, serta kolaborasi bersama masyarakat. Nilai gotong royong Pancasila menjadi dasar etis dalam pelaksanaan program, karena menekankan kerja sama, solidaritas, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program Eco School dapat memperkuat kecakapan abad 21 pada peserta didik terutama dalam aspek kolaborasi, problem solving, dan civic responsibility. Nilai gotong royong Pancasila tercermin dalam kerja sama kolektif peserta didik dan guru dalam pengelolaan sampah, kegiatan kebersihan dan penghijauan sekolah, serta kolaborasi dengan orang tua dan komunitas lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan. Strategi tersebut mendorong terbentuknya sikap tanggung jawab bersama, solidaritas sosial, dan kesadaran ekologis peserta didik secara berkelanjutan. Dengan demikian, Eco School tidak hanya berperan dalam meningkatkan kesadaran ekologis, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter dan tanggung jawab kewargaan (civic responsibility) yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan lingkungan yang berorientasi pada pembentukan karakter bangsa.