Sari, I. Rani Mellya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN MANAJEMEN USAHA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PARA PELAKU UMKM DI PEKON LUGUSARI Rahmalia, Dian; Endaryanto, Teguh; Rosanti, Novi; Sari, I. Rani Mellya
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6272

Abstract

Peningkatan kapasitas sumber daya di Pekon Lugusari perlu dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan terbentuknya Desa AgroEduTourism yang Sejahtera Mandiri.  Untuk itu pengabdian lanjutan kepada masyarakat yang bersumber dari pembiayaan DIPA FP ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu yaitu peningkatan terkait kapasitas para pelaku UMKM sebagai salah satu lembaga penunjang pada kawasan agroedutouris. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, pendampingan dan pembinaan dengan sasaran yaitu pelaku UMKM di Pekon Lugusari Kabupaten Pringsewu. Pekon Lugusari dipilih secara sengaja karena terdiri dari lima dusun yang masing-masing memiliki pitensi yang dapat dimanfaatkan untuk membentuk kawasan Agroedutourism, sehingga perlu dikelola dan dikembangkan dengan baik dan nantinya akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Kegiatan PkM yang dilakukan dimulai dari melakukan identifikasi permasalahan, yang dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Sasaran PkM telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif dan antusias. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan peserta ssasaran terkait tentang pengelolaan usaha meningkat. Diharapkan peserta sasaran dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dan dapat meningkatkannya menjadi lebih baik lagi sehingga memberikan pengaruh pada keberhasilan usaha yang dilakukannya.
Strategi Transformasi Agropreneur Muda dalam Perspektif Pertanian Berkelanjutan Sari, I. Rani Mellya; Syafani, Tyas Sekartiara
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.21681

Abstract

The regeneration of farmers in Indonesia remains slow, with young farmers (<35 years) accounting for only 12.87 percent, while the proportion of elderly farmers continues to increase. This condition reflects the low interest and motivation of young generations to engage in agricultural entrepreneurship. The transformation of young agropreneurs is therefore essential to strengthen farmer regeneration and the competitiveness of farming enterprises amid the challenges of climate change, commodity price fluctuations, and the dynamics of digital markets. This study aims to formulate a strategic model for transforming young agropreneurs oriented toward sustainable agriculture. The research was conducted in South Lampung Regency involving 30 young farmer respondents. A descriptive quantitative and qualitative approach was applied through surveys, in-depth interviews, field observations, and Focus Group Discussions (FGDs). SWOT analysis was employed to identify strengths, weaknesses, opportunities, and threats in the transformation process of young agropreneurs. The findings indicate that young agropreneurs occupy an adaptive diversification strategy position, characterized by stronger internal capabilities than weaknesses. The formulated model emphasizes digital capacity enhancement, product innovation, and institutional collaboration to expand market access and strengthen farm resilience. The model is oriented toward three dimensions of sustainability: economic (efficiency and value addition), social (network and capacity strengthening among young farmers), and environmental (climate adaptation through eco-friendly technologies). This study highlights the importance of synergy among policies, institutions, and human resource development to accelerate the transformation of young agropreneurs toward an innovative, resilient, and sustainable agricultural system.