Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DETEKSI FORMALIN PADA IKAN ASIN KEMBUNG DI PASAR KECAMATAN TAMBUSAI UTARA KABUPATEN ROKAN HULU Romaito, Siti; Al Muzafri; Alfiah, Lufita Nur
SUNGKAI Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Sungkai (e-Journal)
Publisher : Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/sungkai.v13i2.3097

Abstract

Keamanan pangan merupakan syarat penting yang harus ada pada pangan yang akan dikomsumsi oleh setiap manusia. Undang-undang nomor 86 tahun 2019 menyatakan bahwa kualitas pangan yang dikomsumsi harus memenuhi beberapa syarat, diantaranya adalah aman, bergizi, dan bermutu. Salah satu pengawet sintetis yang berbahaya dan banyak digunakan pada ikan asin kembung adalah formalin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan formalin pada ikan asin kembung di Pasar Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel ikan asin kembung, test kits FMR (Formalin Main Reagent), dan aquades. Penelitian dilakukan secara survei  dengan mengamati warna, tekstur dan aroma Penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling dalam pengambilan sampelnya Sampel ikan asin kembung diambil dari 6 pasar penjual ikan asin  yang ada di Kecamatan Tambusai Utara. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 12 sampel ikan asin kembung dimana setiap pasar kecamatan tambusai utara diambil 2 sampel ikan asin. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian Jl. Tuanku Tambusai, Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Waktu pelaksanaan pada bulan Juni – Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 10 sampel ikan asin kembung positif mengandung formalin dan 2 sampel ikan asin kembung mendapatkan hasil akhir negatif. ini perlu dilakukan analisis secara kuantitatif jumlah formalin yang terkandung pada ikan asin kembung. diharapkan untuk penelitian selanjutnya meneliti ikan asin kembung yang ada di kecamatan lain.
PENGARUH PUPUK KOMPOS PAKIS KELABANG (Nephrolepis cardifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Alfiah, Lufita Nur; Khusnu Abdillah Siregar; Putri, Sannia
PUCUK : Jurnal Ilmu Tanaman Vol 5 No 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pucuk.v5i1.395

Abstract

Rendahnya produksi tanaman kacang tanah disebabkan oleh berbagai faktor yang mempengaruhinya, Salah satunya adalah kesuburan tanah yang masih rendah dan Penggunaan pupuk kimia dalam jangka panjang sehingga dapat merusak fisik tanah, biologi tanah dan kimia tanah. untuk itu perlu dilakukan upaya perbaikan, salah satunya adalah dengan pemberian kompos pakis kelabang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kompos pakis terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah dan untuk mendapatkan dosis yang optimum dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari satu faktor dengan 4 perlakuan. Masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan sehingga terdapat 12 satuan percobaan. Satu satuan percobaan terdiri dari 6 tanaman dan dijadikan sampel 4 tanaman. Adapun perlakuannya sebagai berikut : P0 = 0 g/polybag kompos pakis kelabang, P1 = 800 g/polybag kompos pakis kelabang, P2 = 1000 g/polybag kompos pakis kelabang, P3 = 1200 g/polybag kompos pakis kelabang.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian berbagai dosis kompos pakis kelabang memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan P3 dengan dosis 1200 g/polybag kompos pakis kelabang memberikan hasil lebih tinggi pada semua pengamatan dibanding perlakuan yang lain.
Analisis Kesejahteraan Masyarakat Petani Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Rokan Hulu Rahayu, Heffi Christya; Nofriser, Nofriser; Alfiah, Lufita Nur; Gunawan, Ikhsan; Estrada, Erik; Fathoni, Ahmad
Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/acqv4k59

Abstract

Socio-economic welfare is a condition and a prosperous socio-economic life system. Welfare can be seen in terms of livelihoods, income, consumption patterns and the geographical situation of an environment or region. Community welfare can be influenced by various factors, both internal and external, so it is necessary to study the influence of these factors. This study was conducted to determine the effect of consumption, income, and health factors on the welfare of oil palm plantation farmers in Rokan Hulu Regency. The method used is simultaneous and partial tests on each variable. The results of this study indicate that (1) simultaneously, the income, consumption, and health variables have a significant effect on the welfare variable, (2) partially, the income variable has a positive and significant effect on the welfare variable, (3) partially the consumption variable has no effect on the welfare variable, and (4) partially the health variable has a positive and significant effect on the welfare variable.
UJI ANTAGONISME CENDAWAN Trichoderma sp TERHADAP Ganoderma Boninense (PATOGEN PADA TANAMAN KELAPA SAWIT) SECARA IN VITRO Putra, Sona Syah; Susanti, Yuliana; Alfiah, Lufita Nur
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.5.1.125-134

Abstract

Stem Root Rot (BPB) is a disease caused by the fungus Ganoderma Boninense. BPB results in low production of oil palm plants. Biological control using the fungus Trichoderma sp is an alternative that is currently being widely researched to control plant diseases. This research aims to determine the potential inhibitory ability of Trichoderma sp on the growth of G. Boninense in vitro. The research method used was double culture with isolates of Trichoderma Asperellum (T1), Trichoderma Asperellum (T2), Trichoderma Harzianum (T3) against G. Boninense. The research results showed that Trichoderma Asperellum (T1) had an inhibitory power of 72.3%, Trichoderma Harzianum (T3) had an inhibitory power of 72.2% and Trichoderma Asperellum (T2) had the highest antagonistic power reaching 92.5%. the three isolates of antagonistic fungi can inhibit the fungus G. Boninense