Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Breastfeeding Knowledge and Colostrum Provision at South Tapanuli Regional Hospital Siregar, Rya Anastasya; Batubara, Novita Sari; Heriansyah, Rizka; Lubis, Tapi Endang Fauziah
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 1 (2024): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i1.949

Abstract

Colostrum is needed by newborns as an early nutrient that affects the development and growth of babies, besides colostrum also plays a role in the initial formation of the baby's immune system. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of breastfeeding mothers and the provision of first breast milk (colostrum) in the midwifery room at the South Tapanuli District Hospital in 2022. The sample in this study amounted to 45 people with total sampling technique. Data analysis used univariate and bivariate. The results showed that there was a significant relationship between knowledge of breastfeeding mothers and the provision of first breast milk (colostrum) in the obstetrics room of the South Tapanuli District Hospital as indicated by the Spearman correlation test value, the value of = 0.000 was obtained. The results of this study are to increase the knowledge of breastfeeding mothers about the first breastfeeding (colostrum).
Pendampingan Peer Edukator Suami dalam Upaya Mendukung Keberhasilan ASI Eksklusif di Puskesmas Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan Batubara, Novita Sari; Heriansyah, Rizka; Lubis, Tapi Endang Fauziah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2025): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jpmik.v6i1.6357

Abstract

Pemberian ASI (Air Susu Ibu) merupakan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Bayi berusia 0-6 bulan haruslah diberikan hanya ASI saja, informasi terkait cakupan ASI eksklusif didapati sangat rendah. Beberapa data menyebutkan hal ini diakibatkan oleh kurangnya dukungan orang terdekat mengenai pemberian ASI eksklusif. Dukungan orang sekitar atau orang terdekat khususnya suami menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan menyusui. Pemberdayaan keluarga melalui peer edukator suami sangat dibutuhkan untuk membantu keberhasilan pemberian ASI ekslusif. Sehingga dibutuhkan kegiatan pendampingan peer educator suami dengan memberikan penyuluhan, pelatihan mengenai ASI eksklusif. Metode pendampingan yang dilakukan yaitu metode partisipatif dengan melakukan pendekatan terhadap suami serta tokoh masyarakat setempat untuk mendapatkan perizinan dan dukungan dalam melakukan program pemberdayaan keluarga melalui peer eduk ator suami dalam upaya mendukung keberhasilan pemberian ASI Eksklusif di wilayah binaan. Jenis kegiatan ini berupa serangkaian kegiatan pendampingan berupa penyuluhan dan pemberian edukasi kepada suami untuk menambah pengetahuan dalam memberikan dukungan untuk keberhasilan pemberian ASI Eksklusif. Tempat atau lokasi kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan dengan kelompok sasaran adalah warga lingkungan sekitar. Hasil kegiatan pendampingan berdampak baik khusunya bagi para suami atau keluarga dimana suami dapat mengetahui manfaat, cara pemberian yang diharapkan dapat memberikan dukungan sepenuhnya dalam pemberian ASI Eksklusif
Health Education on Vaginal Discharge in Adolescents in Pargarutan Jae Village in 2025 Siregar, Rya Anastasya; Harahap, Maryam Latifah; Siregar, Rahmah Juliani; Heriansyah, Rizka; Endang, Tapi; Batubara, Novita Sari
International Journal of Community Service (IJCS) Vol. 4 No. 1 (2025): January-June
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijcs.v4i1.1055

Abstract

Vaginal discharge is a reproductive health issue among adolescents, particularly among women. Vaginal discharge in adolescents requires special attention. If left untreated, it can lead to serious health problems. Vaginal discharge is normal. It occurs before menstruation. It is within normal limits as long as it is clear or translucent, odorless, non-itchy, and not excessive in quantity. The purpose of this community service program is to provide knowledge about vaginal discharge to adolescent girls. The sample consisted of 18 adolescent girls in Pargarutan Jae Village, Padangsidimpuan. The results of this community service program indicate that health education regarding vaginal discharge for adolescent girls can have a positive impact on their personal hygiene, as seen before and after the education. The conclusion is that education about vaginal discharge is essential for adolescent girls to maintain personal hygiene and prevent cervical cancer.
HUBUNGAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU DI PUSKESMAS DANAU MARSABUT KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2019 Heriansyah, Rizka; Rangkuti, Nur Aliyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i1.100

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah eritrosit di bawah nilai normal. Hb merupakan zat yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh termasuk ke tubuh janin yang di kandung oleh Ibu, sehingga jika terjadi anemia pada Ibu hamil, maka proses pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh tersebut mengalami gangguan. Jenis penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dengan tujuan untuk mengetahui hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemia Ibu di Puskesmas Danau Marsabut Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2019. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar check-list. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 45 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki jarak kehamilan < 2 tahun yaitu sebanyak 26 orang responden (57,8%) dan minoritas responden memiliki jarak kehamilan ≥ 2 tahun yaitu sebanyak 19 orang responden (42,2%). Mayoritas responden mengalami kejadian anemia yaitu sebanyak 24 responden (53,3%) dan minoritas responden tidak mengalami kejadian anemia yaitu sebanyak 21 responden (46,7%). Hasil uji Exact-Fisher diperoleh nilai p=0.000 (p
Breastfeeding Knowledge and Colostrum Provision at South Tapanuli Regional Hospital Siregar, Rya Anastasya; Batubara, Novita Sari; Heriansyah, Rizka; Lubis, Tapi Endang Fauziah
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 4 No. 1 (2024): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v4i1.949

Abstract

Colostrum is needed by newborns as an early nutrient that affects the development and growth of babies, besides colostrum also plays a role in the initial formation of the baby's immune system. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge of breastfeeding mothers and the provision of first breast milk (colostrum) in the midwifery room at the South Tapanuli District Hospital in 2022. The sample in this study amounted to 45 people with total sampling technique. Data analysis used univariate and bivariate. The results showed that there was a significant relationship between knowledge of breastfeeding mothers and the provision of first breast milk (colostrum) in the obstetrics room of the South Tapanuli District Hospital as indicated by the Spearman correlation test value, the value of = 0.000 was obtained. The results of this study are to increase the knowledge of breastfeeding mothers about the first breastfeeding (colostrum).
PENYULUHAN TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI WANITA DI SMAN 5 PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2020 Batubara, Rini Amalia; Heriansyah, Rizka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.568

Abstract

Pernikahan usia anak atau lebih dikenal dengan istilah pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi diberbagai tempat di tanah air, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Baik kalangan menengah keatas maupun menengah kebawah. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini agar masyarakat dan remaja di SMAN 5 Padangsidimpuan. mendapat informasi tentang dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi wanita dan tidak mudah melakukan pernikahan di usia dini. Kegiatan ini telah dilaksankan pada hari Kamis tanggal 19 November 2020. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kepada masyarakat dan remaja tentang materi dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi wanita di SMAN 5 Padangsidimpuan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan leaflet. Hasil pengabdian masyarakat ini diterima antusias oleh peserta yang terlihat dari banyaknya pasangan yang bertanya seputar materi yang telah diberikan. Disarankan kegiatan penyuluhan dilaksanakan berkala dengan frekuensi lebih sering dan jangkauan penyebaran informasinya juga dapat diperluas kepada keluarga secara umum agar setiap orang, keluarga dan masyarakat lebih mengetahui, memahami tentang tentang dampak pernikahan dini khususnya terhadap kesehatan reproduksi wanita sehingga pengetahuan masyarakat khususnya remaja lebih baik.
Motivasi Suami Terhadap Istri yang Mengalami Abortus Di Rsud Kota Padangsidimpuan Heriansyah, Rizka; Dewi, Sri Sartika Sari
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 4 No 2 (2019): Vol.4 No.2 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is a very happy event for married couples, because pregnancy signifies that there will be an increase in family members, but the lack of support or motivation of a husband to his wife can be a cause for abortion. This is because the husband's support is an effort to pacify the wife's psychology in pregnancy, as well as the husband's motivation for the wife in dealing with abortion, it is important for the wife to experience an abortion and serves as a preventive strategy to reduce stress. This study aims to determine the motivation of husbands towards wives who experience abortion in Padangsidimpuan City Hospital. The population in this study were all husbands who experienced abortion, a sample of 30 people was taken by the method of consecutive sampling. The results showed the majority of husband's motivation with a good category of 27 people (90, 0%), enough knowledge of 3 people (10, 0% ). This illustrates that the motivation of the husband is in the good category where this situation is very influential with the motivation given by the husband to his wife. From the results of this study it is hoped that health workers will further improve the counseling and management of special prenatal class programs for mothers and their partners and carry out care involving the participation of the husband. From the results of this study are expected to improve information in conducting midwifery services about the need for motivation of husbands towards wives who experience abortion.
Perilaku Ibu dalam Melakukan Perawatan Luka Sectio Caesarea di RS Inanta Kota Padangsidimpuan Heriansyah, Rizka; Pebrianthy, Lola
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 4 No 1 (2019): Vol.4 No.1 Juni 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The more complete the facilities and facilities provided by sectio caesarea are approved, the number of mothers who choose sectio caesarea to deliver their babies. This study discusses the post sectio caesarean mothers for the treatment of caesarean sectio injuries in Inanta Public Hospital Padangsidimpuan in 2018. This research method is descriptive with a large sample of 35 people. The study was conducted in August to December 2018. The instrument in this study consisted of a questionnaire of knowledge, attitudes and actions, each of which contained 10 questions. The results showed that most post sectio caesarean mothers have sufficient knowledge, namely 24 people (68.8%) and some who have good knowledge, 11 people (31.4%) and no mothers who have less knowledge. Based on attitude, post sectio caesarean mothers have a positive attitude of 35 people (100%). Based on the action, post sectio caesarare mothers performed wound care well with 35 people (100%). From the results of this study, it is expected to be beneficial for post sectio caesarean mothers, researchers, and hospitals to increase post sectio caesarean mothers for surgical wound care and increase the level of risk of sectio caesarean wound infection
HUBUNGAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA IBU DI PUSKESMAS DANAU MARSABUT KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2019 Heriansyah, Rizka; Rangkuti, Nur Aliyah
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 5 No 1 (2020): Vol. 5 No. 1 Juni 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v5i1.242

Abstract

Anemia merupakan suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah eritrosit di bawah nilai normal. Hb merupakan zat yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh termasuk ke tubuh janin yang di kandung oleh Ibu, sehingga jika terjadi anemia pada Ibu hamil, maka proses pengangkutan oksigen ke seluruh tubuh tersebut mengalami gangguan. Jenis penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dengan tujuan untuk mengetahui hubungan jarak kehamilan dengan kejadian anemia Ibu di Puskesmas Danau Marsabut Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2019. Alat pengumpul data yang digunakan adalah lembar check-list. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 45 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki jarak kehamilan < 2 tahun yaitu sebanyak 26 orang responden (57,8%) dan minoritas responden memiliki jarak kehamilan ≥ 2 tahun yaitu sebanyak 19 orang responden (42,2%). Mayoritas responden mengalami kejadian anemia yaitu sebanyak 24 responden (53,3%) dan minoritas responden tidak mengalami kejadian anemia yaitu sebanyak 21 responden (46,7%). Hasil uji Exact-Fisher diperoleh nilai p=0.000 (p<0.05), maka ada hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia di Puskesmas Danau Marsabut tahun 2019. Disarankan kepada para Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Danau Marsabut agar merencanakan dan mengatur jarak kehamilan guna mencegah kejadian anemia pada saat hamil.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA PERNIKAHAN USIA DINI DI DESA BANDAR TARUTUNG KECAMATAN SANGKUNUR KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2020 Heriansyah, Rizka
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v6i2.527

Abstract

Pernikahan usia anak atau lebih dikenal dengan istilah pernikahan di bawah umur merupakan salah satu fenomena sosial yang banyak terjadi diberbagai tempat di tanah air, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan terjadinya pernikahan usia dini di Desa Bandar Tarutung Kecamatan Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian dilakukan di Desa Bandar terhadap, 170 yaitu remaja putri (15-19 tahun) dengan sampel 63 remaja putri. Analisa data yang digunakan adalah Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan umur dimana nilai p value 0,026, pendidikan dimana nilai p value 0,017 penghasilan orangtua dimana nilai p value 0,033, keadaan sebelum menikah dengan pernikahan usia dini, dimana nilai p value 0,036, kebiasaan/ kepercayaan tentang pernikahan dengan pernikahan dini, dimana nilai p value 0,020 pengetahuan dimana nilai p value 0,030 dengan pernikahan usia dini. Hasil penelitian ini merekomendasikan pemerintah agar merevisi UU No. 1 Tahun 1974, usia pernikahan minimal pria adalah 19 tahun dan perempuan adalah 16 tahun. Menjadi usia ideal pernikahan menurut DP3APPKB adalah 25 tahun untuk pria dan 21 tahun untuk perempuan.