Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Overview of Compliance with the Use of Oral Antidiabetic Drugs in Diabetes Mellitus Patients Ramadhini, Dhita; Lanaya, Dela; Sari, Lana; Zahriah, Zahriah
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 2 No. 3 (2024): December 2024
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/jhse.v2i3.51

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease caused by metabolic disorders of the pancreas and is characterized by an increase in blood sugar>126 mg/dl. In 2023, the number of diabetes mellitus patients redeemed for drug prescriptions at the Pangkalbalam Health Center was 1,697 people. The study aimed to measure compliance with oral antidiabetic drugs in patients with diabetes mellitus at the Pangkalbalam Health Center in Pangkalpinang City in 2024. The method used was descriptive, observational, and quantitative, with a cross-sectional approach. This study used accidental sampling, with a total sample of 96 respondents. The research instrument was a questionnaire, and data were analyzed using the univariate method. The measurement tool was a questionnaire administered to patients with diabetes mellitus at the Pangkalbalam Health Center and analyzed using the univariate method. The compliance level with oral antidiabetic drugs at the Pangkalbalam Health Center, Pangkalpinang City, in 2024 was 59,4%, categorized as moderate compliance. The Community Health Center needs to provide a unique monitoring form for compliance with diabetes mellitus patients.
Edukasi gema cermat penggunaan antibiotik dengan metode CBIA menggunakan Booklet di Desa Petaling Kabupaten Bangka Sari, Lana; Zahriah, Zahriah; Lanaya, Dela; Purba, Ratih Puspita Kusumadewi
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v6i1.452

Abstract

Based on BPS (2022) data, healthcare facilities in Mendo Barat District are very limited. There is only 1 polyclinic, 2 public health centers, and 2 pharmacies, making it difficult for some residents in remote areas to access available healthcare services. This situation encourages the community to engage in self-medication by purchasing antibiotics from general stores rather than seeking treatment at healthcare facilities. In Petaling Village, many people still use antibiotics freely and store them at home because they stop taking antibiotics when they feel better, which can increase cases of resistance. According to research by Sari & Purba (2024) on antibiotic usage knowledge using leaflet media, the difference between pretest and posttest scores in Petaling Village was not very significant, increasing from 54% to 66%. The partners for this activity are Petaling Village, Mendo Barat District, Bangka Regency. The activity was carried out on June 6th, 2024. The method used was a community empowerment education model to improve skills in selecting medications, known as the Active Learning Method (CBIA), utilizing booklets. The study results showed a significant difference in knowledge before and after providing antibiotic education using booklets, with a p-value of 0.001 > 0.05.
Efektivitas Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Siswi Febrianti, Shandy Tarisha; Wiyatami, Monia agni; Sari, Lana
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 13, No 1 (2025): JKP JUNI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i1.1149

Abstract

Latar belakang: Anemia merupakan keadaan hemoglobin dibawah 12gr/dl. Prevalensi anemia di Indonesia menurut data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023 perempuan mempunyai prevalensi anemia lebih tinggi sebesar 18% dibandingkan laki-laki sebesar 14,4%. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa anemia masih menjadi permasalahan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius, khususnya pada siswi yang merupakan kelompok rentan akibat kebutuhan zat besi yang meningkat selama masa pubertas. Pemerintah Indonesia telah menyelenggarakan program suplementasi tablet tambah darah kepada siswi sebagai salah satu langkah pencegahan anemia. Media edukasi berperan dalam meningkatkan pengetahuan konsumsi tablet tambah darah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas leaflet terhadap peningkatkan pengetahuan konsumsi tablet tambah darah pada siswi SMAN 1 Merawang Kabupaten Bangka.Metode: Metode yang digunakan adalah pre-experimental design menggunakan rancangan one group pretest-posttest dengan alat ukur kuesioner. Media intervensi yang digunakan berupa leaflet. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan sampel penelitian berjumlah 84 siswi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Terdapat perbedaan nilai yang signifikan antara pengetahuan sebelum intervensi pemberian leaflet (pretest) dan setelah pemberian leaflet (posttest) dengan nilai p-value 0,001 (< 0,05).Kesimpulan: Media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan konsumsi tablet tambah darah pada siswi kelas XI SMAN 1 Merawang. Kata kunci: Leaflet; Pengetahuan; Tablet Tambah Darah. 
Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka Wiyatami, Monia Agni; Sari, Lana
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1301

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi beban kesehatan masyarakat di Indonesia termasuk Kabupaten Bangka. Meskipun prevalensi TB di Indonesia masih tinggi, namun tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan TB, khususnya dalam meminum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) masih rendah, hal ini disebabkan karena terapi pengobatan OAT yang membutuhkan waktu cukup lama yaitu minimal 6 bulan, sehingga penderita TB paru menjadi jenuh dan cenderung berhenti berobat.Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode non random sampling yaitu total sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur Tingkat kepatuhan berupa kuesioner MARS-5.Hasil: Tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten bangka menunjukkan 100% mempunyai tingkat kepatuhan tinggi.Kesimpulan: Tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di wilayah kerja puskesmas sungailiat kabupaten bangka yang tergolong tinggi mengindikasikan keberhasilan implementasi strategi DOTS.
SISTEM CERDAS DIAGNOSA DINI TUBERKULOSIS MENGGUNAKAN NAIVE BAYES DAN CHATBOT AI Afriansyah, Riki; Saputra, Andika; Ocsirendi, Ocsirendi; Sari, Lana; Lanaya, Dela
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 17, No 1 (2026): Technologia (Januari)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v17i1.21223

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan utama yang ada di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bangka. Keterlambatan diagnosis dan keterbatasan dalam akses konsultasi, turut menjadi hambatan dalam menangani kasus ini. Penelitian ini dilakukan guna mengembangkan sebuah inovasi sistem cerdas diagnosis dini TBC berbasis web yang mengintegrasikan metode Bernoulli Naive Bayes sebagai algoritma, lengkap dengan fitur Chatbot AI sebagai sarana konsultasi. Sistem ini dirancang agar masyarakat dapat melakukan pemeriksaan mandiri secara cepat dan memperoleh informasi awal melalui Chatbot AI yang interaktif. Uji coba model memperlihatkan bahwa sistem berhasil mencapai akurasi 95,24%, dengan tingkat presisi 100%, dan recall 93,33%. Selanjutnya evaluasi kinerja sistem dilakukan melalui metode Blackbox Testing untuk memastikan seluruh fitur berfungsi sesuai dengan rancangan. Dengan hasil tersebut, sistem ini dinilai mampu mendukung proses deteksi dini TBC secara lebih efektif, sekaligus menyediakan layanan konsultasi awal yang mudah diakses oleh masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di Kabupaten Bangka.