Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB KUDETA TERHADAP KEKUASAAN MOAMMAR KHADAFI DI LIBYA Corry M, Jenni Irene; Septiani, Karina; Diki, Maulana
PERSPEKTIF Vol 9, No 2 (2020): PERSPEKTIF Juli
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v9i2.3654

Abstract

In the concept of the internal conflict, Michael Brown explained there are political factors, economic, social, cultural and structural contribute to conflict within a country. The fourth order assist researchers in analyzing the causes of the coup against Moammar Gaddafi in Libya. During the 42-year reign of Moammar Gaddaf, the Libyan people have political issues such as curbs on political activity, political institutional discrimination, exclusive state ideology, significant internal political groups and the role of the political elite that interfere with the freedom of the people. Then economic issues such as economic discrimination, unemployment, and corruption in the Gaddafi?s family that give rise to high social inequalities. Coupled with the structural and socio-cultural factors such as discrimination against minorities, gender, and state institutions are not effective as inhibitors of the country's development. Gaddafi uses his own thoughts in undergoing government, by creating the Green Book rules as guidelines for political, economic, and social. Began when the Arab Spring swept Tunisian and Egyptian people who successfully staged a coup against their leader, there arises a sense of longing for the same freedom. Then triggered by the arrest of human rights campaigner who conducted the country's security forces in February 2011 and the blocking of internet sites in the emergence of large demonstrations - demanding the release of their scale and the overthrow of Moammar Gaddafi in the Libyan leadership. 
Faktor - Faktor Penyebab Kudeta Terhadap Kekuasaan Moammar Khadafi di Libya M, Jenni Irene Corry; Septiani, Karina; Diki, Maulana
PERSPEKTIF Vol 9, No 2 (2020): PERSPEKTIF Juli
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v9i2.3654

Abstract

In the concept of the internal conflict, Michael Brown explained there are political factors, economic, social, cultural and structural contribute to conflict within a country. The fourth order assist researchers in analyzing the causes of the coup against Moammar Gaddafi in Libya. During the 42-year reign of Moammar Gaddaf, the Libyan people have political issues such as curbs on political activity, political institutional discrimination, exclusive state ideology, significant internal political groups and the role of the political elite that interfere with the freedom of the people. Then economic issues such as economic discrimination, unemployment, and corruption in the Gaddafi’s family that give rise to high social inequalities. Coupled with the structural and socio-cultural factors such as discrimination against minorities, gender, and state institutions are not effective as inhibitors of the country's development. Gaddafi uses his own thoughts in undergoing government, by creating the Green Book rules as guidelines for political, economic, and social. Began when the Arab Spring swept Tunisian and Egyptian people who successfully staged a coup against their leader, there arises a sense of longing for the same freedom. Then triggered by the arrest of human rights campaigner who conducted the country's security forces in February 2011 and the blocking of internet sites in the emergence of large demonstrations - demanding the release of their scale and the overthrow of Moammar Gaddafi in the Libyan leadership. 
Konsep Relevansi Teori Akuntansi Manajemen Perilaku dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di Perusahaan XYZ Septiani, Karina; Fitriani, Neng Erni; Setiawan, Nadia Putri; Rahmasari, Siti; Riyadi, Muhammad Ikbal; Firdaus, Muhammad Padil; Maulana, Adhitia; Anwar, Saeful
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i8.14912

Abstract

Kinerja karyawan yang optimal menjadi kunci keberhasilan perusahaan di pasar yang kompetitif. Teori akuntansi manajemen perilaku, yang memfokuskan pada bagaimana informasi akuntansi mempengaruhi perilaku karyawan, dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja tersebut. Penelitian ini mengeksplorasi relevansi teori akuntansi manajemen perilaku dalam konteks perusahaan XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana penerapan konsep-konsep dari teori akuntansi manajemen perilaku dapat meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan XYZ. Secara spesifik, penelitian ini ingin mengidentifikasi aspek-aspek dari teori tersebut yang memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis literatur. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dari berbagai jurnal akademik dan artikel yang relevan dengan teori akuntansi manajemen perilaku. Literatur yang dianalisis mencakup teori-teori dasar, studi kasus, dan artikel penelitian terkait. Analisis dilakukan untuk menemukan tema-tema utama dan pola-pola yang muncul dapat diterapkan pada konteks perusahaan XYZ. Temuan dari analisis literatur menunjukkan bahwa penerapan konsep-konsep teori akuntansi manajemen perilaku, seperti sistem pengukuran kinerja yang jelas, umpan balik yang efektif, dan insentif berbasis kinerja, dapat secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan. Literatur juga mengidentifikasi bahwa faktor-faktor seperti keterlibatan manajerial dan komunikasi yang transparan memainkan peran penting dalam keberhasilan penerapan teori ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan XYZ dapat memperoleh manfaat substansial dari penerapan prinsip-prinsip akuntansi manajemen perilaku untuk mendorong kinerja karyawan yang paling unggul.
Optimalisasi Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Lingkungan Sekolah Melalui Implementasi Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia Maulana, Ahmad Rifans; Ibrahim, Arif Luqman; Anjani, Evi Tri; Septiani, Karina; Seftia, Pera Pujiawati
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 10 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i10.15224

Abstract

Manajemen sumber daya manusia (SDM) sangat penting bagi kejayaan dalam organisasi karena mengelola sumber daya manusia secara efektif dan efisien.Elemen kunci dari HRM adalah sistem informasi manajemen yang mendukung proses manajemen sumber daya manusia (HR). Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia (SIM HR) merupakan solusi yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menjamin efisiensi dan efektivitas yang tinggi dalam pengelolaan sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan dalam implementasi sistem informasi.Manajemen Sumber Daya Manusia  SMA Negri 1 Galaksi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian kepustakaan. Data ini diperoleh dengan menganalisis buku, literatur, dan jurnal terkait SIM HR. Hasilnya menunjukkan bahwa banyak organisasi, termasuk SMA Negeri 1 Gaaksi, terus menghadapi tantangan pengelolaan sumber daya manusia, khususnya terkait dengan proses pengumpulan data siswa yang tradisional. Salah satu solusi yang diusulkan adalah pengembangan sistem informasi manajemen kemahasiswaan terpadu yang mencakup seluruh aspek terkait kemahasiswaan. Pengujian black box dan pengujian penerimaan pengguna (UAT) dilakukan untuk mengevaluasi keberhasilan sistem. Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan yang tinggi. Penerapan SIM HR memerlukan langkah-langkah instalasi, konfigurasi, migrasi data, dan pelatihan karyawan agar dapat menggunakan sistem secara efektif.
Jakarta di Bawah Kepemimpinan “Gubernur Sampah” Soemarno Sosroatmodjo (1960-1966) Septiani, Karina; Kurniawati, Kurniawati; Marta , Nur’aeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pola kepemimpinan Soemarno Sosroatmodjo. Sosok bersahaja yang terpilih sebagai Gubernur Jakarta yang pertama. Nama Soemarno tidak banyak diperbincangkan oleh khalayak, tetapi peninggalannya seperti Pasar Senen, Pasar Cikini, Kawasan Cempaka Putih, Pulo Mas serta Tebet menjadi warisan yang dapat kita nikmati hingga saat ini di Ibu Kota Jakarta. Adapun, kebijakan yang menjadi ciri khas pada era Soemarno adalah kebijakan yang berkaitan dengan sampah yang nantinya saling berkaitan dengan kebijakannya dalam menangani banjir. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif analisis historis. Teori yang peneliti gunakan adalah Politik Kota. Sehingga dalam penelitiannya, peneliti juga membandingkan pola kepemimpinan pemangku kebijakan sebelum Soemarno serta didukung dengan permasalahan yang Jakarta alami. Titik berat peneliti adalah bagaimana Soemarno dengan latar belakangnya sebagai dokter tentara membuat kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan umum masyarakat Jakarta. Hal ini selaras dengan poin penting dalam politik perkotaan bahwa sebuah kota akan berkembang sesuai dengan bagaimana rancangan progam kerja pemimpinnya. Hasil penelitian ini menunjukan kebijakan Soemarno dinilai berhasil untuk membuat progam kerja yang dikhususkan untuk masyarakat Jakarta. Hal ini bisa dibuktikan dengan seimbangnya pembangunan infrastruktural monumental dan pembangunan untuk kepentingan masyarakat Jakarta pada tahun 1960-an. Penelitian ini dinilai krusial karena diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pemangku kebijakan Jakarta dalam menangani permasalahan banjir.