Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA AKIBAT KELALAIAN YANG MENYEBABKAN KEBAKARAN LAHAN SERAI WANGI (Studi Penelitian di Gampong Pinang Rugub Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues) Karnawati, Karnawati; Herinawati, Herinawati; Jumadiah, Jumadiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Vol. 7 No. 2 (2024): (April)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimfh.v7i2.16936

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pertanggungjawaban pidana akibat kelalaian yang menyebabkan kebakaran lahan serai wangi di Gampong Pinang Rugup Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues serta untuk mengetahui dan memahami faktor-faktor penyebab terjadinya kebakaran lahan serai wangi di Gampong Pinang Rugup Kecamatan Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues. Manfaat dari penelitian memberikan informasi bagi masyarakat luas tentang pertanggungjawaban seseorang yang melakukan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan secara tidak sengaja. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Metode pegumpulan data melalui penelitian lapangan (field research) dan penelitian pustaka (library research), wawancara responden dengan kepala dan anggota Polisi Hutan, Geuchik dan Kapolres Gayo Lues yang memiliki wewenang untuk melaksanakan pembinaan terhadap pelaku kebakaran lahan serai wangi. Selanjutnya data yang diperoleh baik melalui studi kepustakan maupun hasil wawancara dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak Polhut kecamatan Rikit Gaib dan Kapolres Gayo Lues telah berupaya untuk menangani terjadinya kebakaran lahan serai wangi dengan cara memberikan berbagai cara seperti sosiliasi, patroli, dan kampanye kesadaran, selain itu pihak Polhut Kecamatan Rikit Gaib dan Kapolres Gayo Lues memberikan kesempatan kepada pelaku kebakaran lahan untuk kesadaran atau memahami berapa pentingnya menjaga hutan dari kebakaran lahan serai wangi. Kasus yang terjadi diadili melalui peradilan adat sudah mendapat titik terang dan sudah di terima dari kedua belah pihak akan tetapi dari penyelesaian kasus tersebut belum sesuai dengan undang-undang yang berlaku yakni UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Saran untuk meminimalisir terhadap pelanggaran kebakaran lahan perlu adanya sosialisasi atau bimbingan kepada masyarakat betapa pentingnya keberadaan hutan bagi kehidupan.
Permasalahan dan Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi Keagamaan Kristen di Indonesia Karnawati, Karnawati
Proceeding National Conference of Christian Education and Theology Vol. 2 No. 1 (2024): Christian Education in National Education, 6-7 Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Teologi Simpson Ungaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46445/nccet.v2i1.846

Abstract

Pendidikan Tinggi Keagaamaan Kristen di Indonesia (PTKKI) mengalami situasi yang masih memprihatinkan dalam kaitannya dengan mutu pendidikannya. Hai ini terlihat dari masih banyaknya PTKKI yang nilai akreditasinya C atau Baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi PTKKI dalam mencapai nilai unggul serta mencoba menawarkan strategi peningkatan mutu dan program pengembangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan studi dokumen. Hasil yang diperoleh adalah ditemukan langkah pemecahan praktis dan rencana pengembangan terkait dengan tata pamong, tata kelola dan kerjasama; bidang kemahasiswaan; bidang sumber daya manusia, bidang keuangan, sarana dan prasarana; bidang pendidikan, bidang penelitian, dan bidang pengabdian kepada masyarakat.
Exploring Academic Culture in Indonesian Christian Universities Using Hofstede VSM 2013 Karnawati, Karnawati; Yanto, Heri; Zulaeha, Ida; Mulyono, Sungkowo Edi
Aptisi Transactions On Technopreneurship (ATT) Vol 7 No 3 (2025): November
Publisher : Pandawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/att.v7i3.616

Abstract

This study examines the academic culture in Christian universities in Indonesia through the Value Survey Model (VSM) 2013 Hofstede, analyzing its impact on innovation readiness and technopreneurial development. Using a quantitative approach, data were collected through surveys from faculty members and students across several Christian universities. The study employed Structural Equation Modeling (SEM) to analyze the relationships between Hofstede’s cultural dimensions, including power distance, individualism vs collectivism, masculinity vs femininity, uncertainty avoidance, long-term vs short-term orientation, and indulgence vs restraint. Findings indicate that Christian universities in Indonesia exhibit a collectivist academic culture with high uncertainty avoidance and significant power distance, which influence institutional innovation potential. While long-term orientation and masculinity moderately affect academic behavior, constraints in academic freedom and risk-taking hinder the adoption of digital and entrepreneurial initiatives. This study highlights the role of academic culture in shaping innovation readiness and provides strategic recommendations for fostering a more adaptable and competitive academic environment aligned with global technopreneurship trends.