Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN GIZI MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN GIZI REMAJA Anugrah, Riva Mustika; Wening, Dyah Kartika; Anisya, Yolan Fatkhis
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 10 No 24 (2018): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v10i24.36

Abstract

Background: One of caused of nutritional problems in adolescents are poor nutritional knowledge. Balanced Nutrition Guidelines for adolescents need to be delivered with interesting media to easy understood and applied in daily life. The snakeladder media with students as a piece is expected to improve nutrition knowledge in adolescents. Objective: it aimed the effect of snakes and ladders on nutritional knowledge of adolescent Method :This study included experimental research with one grouppre-post design, the selection of subjects with stratified random sampling and obtained 186 students of SMAN 2 Ungaran dan SMAN 2 Tuntang in class X and XII students. Assessment of nutritional status of students with BMI/U. Knowledge measurement with questionnaires before and after snakes and ladders. The effect of the snake ladder game on students' nutritional knowledge was tested using paired t-test. Results: The average knowledge of nutrition of students before the intervention was 75.78±8.95 and increased to 90.37±6.3. There is an increase in nutrition knowledge of adolescents after playing snakes and ladders (p <0.005). Conclusion :Nutrition education with snack ladder improve knowledge of student Abstrak : Latar Belakang : Penyebab terjadinya masalah gizi pada remaja salah satunya adalah kurangnya pengetahuan gizi. Pedoman Gizi seimbang pada remaja perlu disampaikan dengan sebuah media yang menarik supaya mudah dipahami dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Media ular tangga dengan siswa sebagai bidaknya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan gizi pada remaja. Tujuan : mengetahui pengaruh permainan ular tangga terhadap pengetahuan gizi remaja Metode : Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental dengan one group pre-post design, pemilihan subjek dengan stratified random sampling dan didapatkan 186 siswa SMA Negeri 2 Ungaran dan SMA Negeri 2 Tuntang pada siswa kelas X dan XII. Penilaian status gizi siswadengan IMT/U. Pengukuran pengetahuan dengan kuesioner sebelum dan sesudah permainan ular tangga. Pengaruh permainan ular tangga terhadap pengetahuan gizi siswa diuji dengan menggunakan paired t-test. Hasil: Rata-rata pengetahuan gizi siswa sebelum intervensi yaitu 75,78±8,95 dan meningkat menjadi 90,37±6,3. Terdapat peningkatan pengetahuan gizi remaja setelah melakukan permainan ular tangga ( p<0,005). Simpulan : Permainan ular tangga meningkatkan pengetahuan gizi pada remaja
ESTIMASI TINGGI BADAN MENGGUNAKAN DEMISPAN “MUST EQUATION” PADA LANSIA DI KABUPATEN SEMARANG Anisya, Yolan Fatkhis; Mulyasari, Indri
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol 12 No 27 (2020): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v12i27.59

Abstract

Background: Accurate elderly height is relative difficult to measure due to posture problems existence. Demispanmeasurements can be used as an alternative measurementof height in the elderly. Objective: To analyze the difference between estimated height using MUST Equation and actual height in elderly. Method: The study design wasanalytic with a cross-sectional approach. The study was conducted at Posbindu the working area of Ungaran Health Center in April and June 2019 with samples determined using incidental sampling techniques of 50 respondents. Data taken includes height and demispan.Demispan was measured on the right arm.Demispan data is then used to estimate height using fourformulas (A, B, C, D) from MUST Equation. Data analysis used the Bland-Altman test to analyzegood agreement between twomeasurement methods. Results: The mean height of the respondents was 149.07±7.1cm. The mean demispan of respondents was 72.40±3.6cm.The results of the calculation use fourMUST Equation formulaalternative (A), men, height (cm) = 71 + (1.2 x demispan) and women, height (cm) = 67 + (1,2 x demispan) has the smallest difference among four other formulas (5.76±3.1cm). Limit Of Agreement from the estimated height (A) formula that is -0.39 to 11.91, estimated height (B) is -0.44 to 14.01, estimated height (C) is 1.08 to with 13.19 and estimated height (D) is 1.41 to 15.46. Conclusion: There is the difference between estimated height using MUST Equation and actual height in elderly. Abstrak : Latar Belakang: Pengukuran tinggi badan lansia sangat sulit dilakukan mengingat adanya masalah postur tubuh. Pengukuran demispan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pengukuran tinggi badan pada lansia. Tujuan: Menganalisis perbedaan estimasi tinggi badan menggunakan demispan MUST Equation dengan tinggi badan aktual pada lansia. Metode Penelitian: Desain penelitian menggunakan analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Posbindu wilayah kerja Puskesmas Ungaran pada bulan April dan Juni 2019 dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik incidental sampling sejumlah 50 responden. Data yang diambil meliputi tinggi badan dan demispan. Demispan diukur di lengan kanan. Data demispan kemudian digunakan untuk memperkirakan tinggi badan menggunakan 4 rumus (A,B,C,D) dari MUST Equation. Analisis data menggunakan uji Bland-Altman untuk mengetahui kesepakatan yang baik antara 2 metode pengukuran. Hasil: Rerata tinggi badan responden 149,07±7,1 cm. Rerata demispan responden 72,40±3,6 cm. Hasil dari perhitungan menggunakan 4 rumus MUST Equation, estimasi tinggi badan (A) yaitu laki-laki, Tinggi Badan (cm) = 71 + (1,2 x demispan) dan perempuan, Tinggi Badan (cm) = 67 + (1,2 x demispan) memiliki selisih paling kecil dari tinggi badan aktual dengan mean difference 5,76±3,1 cm. Limit Of Agreement dari rumus estimasi tinggi badan (A) yaitu -0,39 sampai dengan 11,91, estimasi tinggi badan (B) yaitu -0,44 sampai dengan 14,01, estimasi tinggi badan (C) yaitu 1,08 sampai dengan 13,19 dan estimasi tinggi badan (D) yaitu 1,41 sampai dengan 15,46. Simpulan: Ada perbedaan estimasi tinggi badan menggunakan demispan MUST Equation dengan tinggi badan aktual pada lansia.