Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect of 5K2S Implementation to the Opportunities of Increasing Productivity and Workplace Improvement in PT. Andesen Jaya Plastik Rachmatullah, Rachmatullah; Kasih, Tota Pirdo; Purba, Hardi Humiras
ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications Vol 6, No 4 (2015): ComTech
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/comtech.v6i4.2197

Abstract

The success of Japanese companies in improving productivity is because they have a culture and a high work ethic to the application of KAIZEN management system. One such application is the Cultural 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). In the Astra group, 5S is known as 5K2S (Order, neatness, cleanliness, sustainability Discipline, Safety, and Service). This study aims to assess the success of the application of the system 5K2S of PT. Andesen Jaya Plastik relating to opportunities for productivity. The method used isquantitative method with a descriptive study. The type of data used is primary and secondary data. While the techniques used in collecting the data are interviews, questionnaires, and literature studies. The number ofrespondents was 31 employees. Analysis of the data used is descriptive and multiple linear regression analysis. The real success rate reachs 82.24% at the stage of familiarization (effective) and they have not yet advanced tothe next stage (prevention). The response of employees is between the Agree and Strongly Agree that is 4.11 point. The correlation between 5K2S to the opportunity of significant Productivity Improvement is Seiri/Order,Seiso/neatness, and Seiketsu/Sustainability.
Pengaruh Penggunaan Cairan Pendingin (Coolant) dan Perbedaan Waktu pada Proses Bubut terhadap Kekasaran Permukaan Baja AISI 4140 Meri Rahmi; Rachmatullah; Khotibul Umam
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 13 No 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.126 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan cairan pendingin (coolant) pada proses bubut terhadap kekasaran permukaan material. Material spesimen dalam penelitian ini adalah baja AISI 4140. Variabel penting lainnya adalah waktu proses bubut di pagi dan sore hari. Hal ini terkait dengan pembagian shift kerja yang ada di industri manufaktur. Kondisi ini dapat mempengaruhi kekasaran permukaan akibat perbedaan waktu pada saat proses bubut. Kekasaran permukaan hasil proses bubut diambil dari 20 partisipan diukur menggunakan roughness surface tester. Terdapat empat skenario dalam pengambilan data yaitu, proses bubut pagi dengan coolant (1), proses bubut pagi tanpa coolant (2), proses bubut sore dengan coolant (3) dan proses bubut pagi tanpa coolant (4). Hasil roughness surface tester menunjukkan bahwa proses bubut dengan menggunakan coolant menghasilkan permukaan lebih halus dibandingkan tanpa coolant yaitu berkisar pada nilai dengan rata-rata Ra 1.67 - 2.23. Nilai ini masuk kategori permukaan halus. Perbedaan waktu proses bubut tidak signifikan mempengaruhi nilai kekasaran permukaan. Dapat disimpulkan bahwa kekasaran permukaan pada material AISI 4140 lebih baik menggunakancoolant daripada tanpa menggunakan coolant. Selain itu, proses bubut yang dilakukan pada pagi hari lebih baik daripada dilakukan pada sore hari. Hal ini terkait pada kondisi fisiologis operator mesin bubut lebih fokus dalam melakukan pekerjaan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengelolaan Sampah di Pasar Basah Mall Mandonga Kota Kendari Rachmatullah, Rachmatullah; Rafiuddin, Ari Tjahyadi; Yasmin, Laode Muhamad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i1.812

Abstract

Survei pendahuluan yang dilakukan di Pasar Basah Mall Mandonga Kota Kendari, ditemukan banyak sampah yang berserakan dan tidak terkumpul ditempatnya. Walaupun ada petugas kebersihan yang berjumalah 16 orang, namun masalah sampah yang berserakan belum teratasi. Banyaknya jumlah pedagang dibandingkan jumlah petugas kebersihan, masalah sampah tidak teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan sampah di Pasar Basah Mall Mandonga Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 703 orang, dengan teknik penarikan sampel secara accidental sampling yaitu 84 responden. Metode analisis menggunakan uji Statistik Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan lemah antara pengetahuan dengan pengelolaan sampah (phi = 0,386), ada hubungan lemah antara sikap dengan pengelolaan sampah (phi = 0,330), ada hubungan lemah antara tindakan dengan pengelolaan sampah (phi = 0,304) di Pasar Basah Mall Mandonga Kota Kendari. Diharapkan bagi petugas kesehatan melakukan penyuluhan dan penyebarluasan informasi tentang pengelolaan sampah yang baik untuk menambah pengetahuan dan kesadaran pedagang dalam pengelolaan sampah. Bagi pengelola pasar perlu memberikan pengarahan kepada pedagang untuk menjaga sarana prasarana yang telah disediakan, agar pengelolaan sampah dapat ditangani dengan baik.