Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

THE EMPOWERMENT OF BREAD MICRO-ENTREPRENEURS THROUGH SIMPLE FINANCIAL RECORD-KEEPING IN SUCI VILLAGE Suryadinata, Ningrum; Indriani
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 8 No 2 (2025): PELITA ILMU (DESEMBER 2025)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaku usaha yang melakukan kegiatan produksi di rumah merupakan usaha sederhana yang mampu menopang ekonomi suatu daerah. Usaha rumah tangga dilakukan secara sederhana dengan tempat produksi, pemasaran, dan kegiatan usaha dalam satu tempat. Pemilik usaha rumah tangga memiliki peran domestik yang banyak menghabiskan waktu dirumah bahkan menjadi pengelola keuangan rumah tangga yang berkaitan dengan alokasi penerimaan dan pengeluaran belanja rumah tangga. Berbagai macam usaha dapat diciptakan oleh pelaku usaha salah satunya adalah usaha kuliner. Lokasi yang dipilih pada kegiatan ini adalah Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember dan jenis usaha bidang kuliner yaitu Roti Sobek Bu Yuli. Usaha ini dikelola oleh keluarga Bapak Edi Sudarso dengan kegiatan operasional dan penjualan dilakukan dirumah. Manajemen yang digunakan adalah secara sederhana mulai dari produksi secara manual dan karyawan yang bekerja sesuai pesanan hingga manajemen keuangan hanya dicatat pengeluaran dan pendapatan saja. Pencatatan secara tidak lengkap ini menimbulkan masalah karena kurangnya informasi keuangan pada usaha tersebut yang nantinya akan menimbulkan keraguan terhadap laporan keuangan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan atas pentingnya pencatatan keuangan oleh sebuah usaha meski secara sederhana. Metode yang dilakukan adalah observasi, sosialisasi, pelatihan, monitoring dan evaluasi. Hasilnya ditunjukkan dengan indikator keberhasilan berupa pencatatan keuangan secara lengkap.
Dampak Strategi Kampanye Digital Marketing terhadap Peningkatan Kunjungan pada Taman Botani Sukorambi Jember Ahmad, Alifian Rizzalul; Suryadinata, Ningrum; Aprilia, Jesika Wanda
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i1.11564

Abstract

Taman Botani Sukorambi di Kabupaten Jember merupakan destinasi agrowisata yang memiliki potensi besar melalui konsep edukatif dan alami, namun jumlah kunjungan wisatawan masih berfluktuasi sehingga menunjukkan belum optimalnya strategi promosi yang diterapkan. Dalam konteks perkembangan teknologi digital, strategi kampanye digital marketing menjadi alternatif yang relevan untuk meningkatkan daya saing destinasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing (SMM), Website Marketing (WM), dan User Generated Content (UGC) terhadap Peningkatan Kunjungan Wisatawan (PKW), serta menguji peran UGC sebagai variabel moderasi pada hubungan tersebut di Taman Botani Sukorambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 100 responden yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Website Marketing dan User Generated Content berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Kunjungan Wisatawan, sedangkan Social Media Marketing tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, Social Media Marketing dan Website Marketing berpengaruh signifikan terhadap pembentukan User Generated Content, namun UGC tidak terbukti memoderasi hubungan antara SMM maupun WM terhadap peningkatan kunjungan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi website resmi dan penguatan partisipasi pengunjung dalam menghasilkan konten digital lebih efektif dalam meningkatkan kunjungan dibandingkan promosi media sosial yang bersifat informatif semata. Penelitian ini terbatas pada satu objek wisata dan menggunakan pendekatan cross-sectional, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek kajian pada beberapa destinasi sejenis serta menggunakan pendekatan longitudinal atau menambahkan variabel lain seperti citra destinasi untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.