Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM PEMERINTAHAN DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN PADA KAMPUNG YERUBOI DISTRIK WARSA KABUPATEN BIAK NUMFOR Asmadianto
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 12 No 1 (2017): Jurnal Ilmu Administrasi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v12i1.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pemerintahan di Kampung Yeruboi. Teknik pengumpulan data yang digunakan seperti; observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya kurang keterbukaan dari Pemerintah kampung, disamping itu terdapat pula kurang adanya pengawasan dari tingkat Distrik terhadap Dana kampung, Partisipasi (kurang adanya kekompakan atau kerja sama dari masyarakat), sehingga Keberhasilan Pembangunan kampung bagi kesejahtaraan masyarakat belum terlaksana dengan baik di kampung Yeruboi.
Peran Leadership Dalam Mewujudkan Tata Pemerintahan Yang Baik (Good Governance) Edyanto; Asmadianto
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 5 No 1 (2025): Journal Governance and Politics (JGP)
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran kepemimpinan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan terselenggaranya prinsip-prinsip good governance dalam layanan publik. Pemerintahan dijalankan berdasarkan kesepakatan-kesepakatan yang terbentuk melalui diskusi yang berlangsung dalam ruang publik. Kedaulatan rakyat sebagai sebuah konsep dasar tentang kekuasaan telah menemukan bentuknya disini. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisis berbagai literatur yang relevan dengan topik Peran Leadership Dalam Mewujudkan Tata Pemerintahan Yang Baik (Good Governance). Sumber data dalam penelitian ini berasal dari literatur sekunder, meliputi jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik desk research, yaitu penelitian yang dilakukan melalui penelusuran dan pengumpulan artikel dari berbagai sumber terbit. Analisis data dilakukan melalui metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 5 peran pemimpin dalam mewujudkan pemerintahan yang baik, yaitu; Peran pengambil keputusan, peran mempengaruhi, peran motivasi, Peran antar pribadi, dan peran informasional. Kata Kunci: Leadership, Good Governance, Pelayanan Publik.
Implementasi Merit System dalam Tata Kelola Birokrasi Edyanto; Asmadianto
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 5 No 2 (2025): Journal Governance and Politics (JGP)
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merit system merupakan salah satu pilar utama dalam reformasi birokrasi modern yang menekankan profesionalisme, objektivitas, dan integritas dalam pengelolaan aparatur negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, dinamika, dan tantangan implementasi merit system dalam birokrasi, khususnya dalam konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) melalui analisis berbagai sumber akademik, termasuk jurnal internasional terindeks, buku administrasi publik, laporan kelembagaan, dan regulasi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa merit system berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas birokrasi, memperkuat integritas aparatur, serta menekan praktik-praktik non-merit seperti nepotisme, patronase, dan intervensi politik. Negara-negara yang menerapkan merit system secara konsisten cenderung memiliki kualitas pelayanan publik yang lebih baik dan tingkat korupsi yang lebih rendah. Namun, implementasi merit system di Indonesia masih menghadapi kendala berupa lemahnya kepatuhan instansi pemerintah, budaya birokrasi yang belum sepenuhnya profesional, serta intervensi politik dalam manajemen kepegawaian. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan merit system membutuhkan komitmen politik yang kuat, reformasi kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta digitalisasi sistem kepegawaian. Dengan penguatan tersebut, merit system dapat menjadi fondasi strategis dalam mewujudkan birokrasi Indonesia yang profesional, akuntabel, dan melayani.