Merit system merupakan salah satu pilar utama dalam reformasi birokrasi modern yang menekankan profesionalisme, objektivitas, dan integritas dalam pengelolaan aparatur negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, dinamika, dan tantangan implementasi merit system dalam birokrasi, khususnya dalam konteks Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) melalui analisis berbagai sumber akademik, termasuk jurnal internasional terindeks, buku administrasi publik, laporan kelembagaan, dan regulasi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa merit system berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas birokrasi, memperkuat integritas aparatur, serta menekan praktik-praktik non-merit seperti nepotisme, patronase, dan intervensi politik. Negara-negara yang menerapkan merit system secara konsisten cenderung memiliki kualitas pelayanan publik yang lebih baik dan tingkat korupsi yang lebih rendah. Namun, implementasi merit system di Indonesia masih menghadapi kendala berupa lemahnya kepatuhan instansi pemerintah, budaya birokrasi yang belum sepenuhnya profesional, serta intervensi politik dalam manajemen kepegawaian. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan merit system membutuhkan komitmen politik yang kuat, reformasi kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, serta digitalisasi sistem kepegawaian. Dengan penguatan tersebut, merit system dapat menjadi fondasi strategis dalam mewujudkan birokrasi Indonesia yang profesional, akuntabel, dan melayani.
Copyrights © 2025