Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS KEDELAI (Glycine max (L.) Merill) (Studi Kasus : Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang) Fadilah Khoirunnisyah; Luhut Sihombing; Siti Khadijah Hidayati Nasution
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.182 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan input kedelai di daerah penelitian, untuk mengetahui kondisi subsistem produksi kedelai di daerah penelitian, untuk mengetahui teknologi panen dan pasca panen kedelai di daerah penelitian, untuk mengetahui saluran pemasaran kedelai di daerah penelitian dan untuk mengetahui apa saja lembaga pendukung dalam sistem agribisnis kedelai di daerah penelitian. Penentuan daerah dilakukan secara purposive atau sengaja yaitu di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang. Penentuan sampel petani menggunakan metode Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 89 petani, penentuan sampel pedagang perantara kedelai menggunakan metode snowball sampling dengan jumlah sampel sebanyak 5 agen dan 5 pedagang pengecer. Metode yang digunakan untuk mengetahui ketersediaan input adalah metode deskriptif, untuk mengetahui kondisi produksi kedelai adalah metode deskriptif dan kemungkinan atas harga kedelai. Untuk mengetahui teknologi panen dan pasca panen kedelai dengan metode deskriptif, untuk mengetahui saluran pemasaran kedelai dengan metode analisis share margin dan efisiensi pemasaran menggunakan empat metode yaitu metode Shepherd, metode Acharya dan Aggarwal, metode Composite Index dan metode Efficiency Index.Hasil peneltian menunjukkan bahwa input (lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk, pestisida dan alat mesin pertanian) tersedia di daerah penelitian. Produksi kedelai berjalan dengan baik secara teknis dan kemungkinan atas harga kedelai menunjukkan bahwa produksi kedelai memiliki keuntungan maksimum.Teknologi panen dan pasca panen yang digunakan para petani sampel sederhana.Saluran pemasaran kedelai menunjukkan terdapat margin harga yang tinggi dimana margin harga pada saluran I sebesar Rp 2.987,-/kg dan saluran II sebesar Rp 1.787,-/kg, saluran II merupakan saluran paling efisien di daerah penelitian. Kata Kunci: Sistem Agribisnis, Share Margin, Efisiensi Pemasaran
DEVELOPMENT TRAINING EMPLOYERS' GROUP BAMBOO Siti Khadijah Hidayati Nasution; Sinar Indra Kesuma; Suzanna Fitriany Sitepu
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2017): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.366 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v2i1.2097

Abstract

Bamboo craft employers' group (Mr. Gunawan and Irwansyah), both located in the Village of West Rambung, District of South Binjai, Binjai. Both drying bamboo by using sunlight so that the quality is low if production during bad weather or rain, employers also do not yet know how to control the quality of the end product of bamboo, not knowing about the Patent/IPR, has not been able to make bookkeeping, and difficulty getting bamboo. Therefore, a team of lecturer from the Department of Agribusiness and Agroecotechnologi USU nurture small businesses through service activities: manufacture Oven Dryer, technology training drying bamboo by using Oven Dryer, training Quality Circles, training on Patent and IPR, making training books, and training Aquaculture Bamboo. The result: the entrepreneur has been able to use the oven dryer to dry the bamboo, to understand how to control the quality of the final product bamboo, know about the patent and intellectual property rights, are able to make bookkeeping, and know the techniques of bamboo cultivation right and can produce bamboo production / productivity and a high quality and sustainable. With the completion of this activity, both partners can develop their business and ultimately increase revenue. Outputs training: Oven Dryer, appropriate technology module bamboo drying, and appropriate technology module bamboo cultivation.
ANALISIS PERAMALAN AGRIBISNIS PANGAN DI KABUPATEN SIMALUNGUN PROVINSI SUMATERA UTARA Rahmanta, Rahmanta; Siti Khadijah Hidayati Nasution; Edi Warsito
Jurnal Pertanian Agros Vol 27 No 2 (2025): EDISI APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v27i2.78

Abstract

North Sumatra Province is one of the food crop production centers in Indonesia, including Simalungun Regency. Fluctuations in food crop production from year to year experience ups and downs making food production forecasting quite important. This research aims to analyze food production forecasting, namely rice, corn, and cassava in 2023-2033 using the Eviews 13 software application. The research method used is the ARIMA method, then the best ARIMA method is used for forecasting food production in Simalungun Regency in the future. The data used in this research is secondary data from 1996 to 2022 obtained from the Central Bureau of Statistics and the Food Crops and Horticulture Office. The results showed that Simalungun Regency in 2023-2033 experienced an increase in rice and cassava production, while corn experienced a decrease.