Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kemampuan Menulis Kalimat Efektif dengan Model Complete Sentence pada Siswa Sekolah Dasar Manurung, Rusda Nita Nelly; Purnama, Putri Agnesia
Kode : Jurnal Bahasa Vol 13, No 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i1.56846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi menulis kalimat efektif setelah siswa belajar melalui model pembelajaran Complete Sentence. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari dua siklus dengan langkah-langkahnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas III dengan jumlah 20 orang yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 12 siswi perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan nilai siswa dengan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan menurut siklus yaitu pada siklus I sebanyak 68,75 atau 42% dan siklus II sebanyak 89 atau 100%. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Complete Sentence dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar terhadap Peningkatan Komunikasi Mahasiswa Stikes As Syifa Kisaran Manurung, Rusda Nita Nelly; Muliani, Siska; Sari, Nanda Puspita
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 4 (2024): Kode: Edisi Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i4.65853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bahasa Indonesia memfasilitasi kemudahan komunikasi, memperkuat persatuan, dan menyediakan akses pendidikan yang adil bagi mahasiswa di lingkungan kampus. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi tinjauan literatur untuk mengkaji dampak penggunaan bahasa Indonesia terhadap peningkatan komunikasi mahasiswa Stikes As Syifa Kisaran. Namun, tantangannya adalah terdapat kekurangan manajemen bahasa Indonesia yang baik dan benar masih ada. Penelitian ini menunjukkan bahwa program pembelajaran bahasa Indonesia semakin intensif dapat meningkatkan kualitas komunikasi dan mengurangi kesalahpahaman. Kesimpulannya, penggunaan bahasa Indonesia merupakan alat penting dalam memperkuat komunikasi antar mahasiswa, meskipun diperlukan upaya perbaikan dan peningkatan.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA FARMASI STIKES AS SYIFA KISARAN Manurung, Rusda Nita Nelly; Rizky, Yayang Putri Amanda; Khairunisa, Zaskia Anggun
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.709

Abstract

Media sosial sebagai sarana untuk berkomunikasi antar manusia dipenjuru dunia, dengan media sosial memungkinkan mereka untuk dengan mudah berbagi informasi, mengakses file, gambar, dan video, mengirim pesan, dan melakukan percakapan secara langsung, hal ini memungkinkan komunikasi yang mudah dan efektif. Studi menunjukkan bahwa media sosial mendukung kegiatan pendidikan dengan memfasilitasi interaksi, kolaborasi, partisipasi aktif, berbagi sumber daya dan berpikir kritis. Penelitian ini menganalisis pengaruh media sosial terhadap perkembangan komunikasi mahasiswa Farmasi STIKes As Syifa Kisaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kolaborasi dan berbagi materi melalui media sosial memiliki korelasi positif dengan prestasi akademik. Temuan ini mengindikasikan bahwa media sosial tidak hanya mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, tetapi juga memfasilitasi pembelajaran aktif, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan kemampuan kolaborasi.
Pelatihan Menulis Surat Lamaran Pekerjaan Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa Kelas XII SMK As Syifa Manurung, Rusda Nita Nelly; Pohan, Atika; Pratiwi, Debby; Tanjung, Wilda Nurfadillah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v1i3.106

Abstract

Pelatihan menulis surat lamaran pekerjaan untuk siswa Sekolah Menengah Kejuruan bertujuan membekali para siswa dengan keterampilan praktis dalam menyusun surat lamaran kerja yang efektif. Pelatihan ini penting untuk membantu siswa memasuki dunia kerja setelah lulus. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya tim pengabdi dalam mewujudkan pengembangan keterampilan masyarakat agar para siswa  tidak mengalami kesulitan membuat lamaran pekerjaan sehingga harapannya setelah melamar akan segera mendapatkan pekerjaan. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 30 siswa kelas XII SMK As Syifa Kisaran pada 10 Maret 2024. Kegiatan ini berlangsung selama ± 5 jam dimulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Metode pelaksanaan kegiatan adalah simulasi dengan memberikan kesempatan kepada para siswa untuk membuat surat lamaran pekerjaan yang didampingi oleh tim pengabdi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa 80% peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan pelatihan menulis surat lamaran. Harapannya, kegiatan pelatihan surat lamaran dapat terus dilakukan kepada siswa tingkat akhir sebagai bekal untuk melamar pekerjaan.
Kemampuan Menulis Kalimat Efektif dengan Model Complete Sentence pada Siswa Sekolah Dasar Manurung, Rusda Nita Nelly; Purnama, Putri Agnesia
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i1.56846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi menulis kalimat efektif setelah siswa belajar melalui model pembelajaran Complete Sentence. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri dari dua siklus dengan langkah-langkahnya yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas III dengan jumlah 20 orang yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 12 siswi perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perolehan nilai siswa dengan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan menurut siklus yaitu pada siklus I sebanyak 68,75 atau 42% dan siklus II sebanyak 89 atau 100%. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Complete Sentence dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PELATIHAN LITERASI DIGITAL MELALUI METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI RA. RAUDHATUL MAHABBAH SERDANG BEDAGAI Manurung, Rusda Nita Nelly; Sahara, Alyani; Putri, Amanda Cayahni
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5418

Abstract

Abstract: Digital literacy training through storytelling for early childhood aims to equip children aged 5-6 with basic skills in using technology safely and wisely, as well as to assist teachers and parents in their support in the digital era. Digital literacy training through storytelling for early childhood combines conventional storytelling with digital media, such as interactive picture books or video stories, to foster an understanding of basic digital concepts. The participants in this PKM were students from RA. Raudhatul Mahabbah Serdang Bedagai Kindergarten. The activity took place on Friday, October 16-17, 2025. The activity lasted for approximately two hours, from 8:00 to 10:00 a.m. WIB, with 50 participants. The media used in this PKM were interactive picture books, video stories, and banners. This community service effort aims to develop community skills so that students have basic skills in using technology safely and wisely, and to assist teachers and parents in supporting them in the digital era. After conducting digital literacy activities through storytelling for early childhood, there was an 80% increase in knowledge among participants. The community service team hopes that after this activity, students will improve their skills and interest in basic technology skills in using technology safely and wisely, and will also help teachers and parents support them in the digital age.Keywords: Digital Literacy, Early Childhood, Storytelling Method Abstrak: Pelatihan literasi digital melalui metode bercerita pada anak usia dini  bertujuan untuk membekali anak usia 5-6 Tahun dengan kemampuan dasar menggunakan teknologi secara aman dan bijak, serta membantu guru dan orang tua dalam pendampingan di era digital. Pelatihan literasi digital melalui metode bercerita pada anak usia dini dilakukan dengan mengombinasikan cerita konvensional dengan media digital, seperti buku cerita bergambar interaktif atau video cerita yang dapat menumbuhkan pemahaman konsep digital dasar. Para peserta yang mengikuti PKM ini adalah para siswa RA. Raudhatul Mahabbah Serdang Bedagai. Kegiatan ini dilakukan pada Jumat, tanggal 16-17 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung selama ± 2 jam dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 Wib, yang diikuti sebayak 50 peserta.Media yang digunakan dalam PKM ini adalah buku cerita bergambar interaktif, video cerita dan banner. Hal ini merupakan upaya pengabdi dalam mewujudkan pengembangan keterampilan masyarakat agar para siswa memiliki kemampuan dasar menggunakan teknologi secara aman dan bijak, serta membantu guru dan orang tua dalam mendampingan orang tua di era digital. Setelah Kegiatan literasi digital melalui metode bercerita pada anak usia dini  dilakukan, terjadi peningkatan pengetahuan 80% pada peserta. Harapan pengabdi setelah terlaksana kegiatan ini, para siswa dapat meningkatkan kemampuan dan minat siswa dalam kemampuan dasar menggunakan teknologi secara aman dan bijak, serta membantu guru dan orang tua dalam mendampingan orang tua di era digital.Kata Kunci : Literasi Digital, Anak Usia Dini, Metode Bercerita
Peran Bahasa Indonesia Dalam Digitalisasi di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Manurung, Rusda Nita Nelly; Ginting, Sri Dinanta Beru; Perangin-angin, Esra
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v7i2.7493

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi peran strategis bahasa Indonesia dalam konteks perubahan teknologi dan transformasi pendidikan di kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah, jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan kebahasaan yang relevan. Analisis isi (content analysis) dilakukan untuk menelaah keterkaitan antara teori fungsionalisme sosiolinguistik, literasi digital, identitas budaya, dan pelestarian bahasa dalam konteks digitalisasi kampus. Hasil kajian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi digital yang efektif dalam forum akademik daring seperti Zoom, Google Classroom, dan media sosial ilmiah. Bahasa Indonesia berperan krusial sebagai media komunikasi, simbol identitas nasional, serta fondasi pembentukan karakter di era digitalisasi kampus. Digitalisasi tidak hanya memperluas ranah penggunaan Bahasa Indonesia dalam interaksi akademik, ilmiah, maupun sosial, tetapi juga menuntut adaptasi terhadap media dan teknologi baru, termasuk penyesuaian gaya bahasa yang sesuai dengan konteks digital. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan pembinaan literasi Bahasa Indonesia berbasis digital agar keaslian dan fungsinya tetap terjaga. Bahasa Indonesia memiliki peran krusial dalam mendukung transformasi digital di perguruan tinggi sebagai media komunikasi ilmiah, perekat identitas nasional, dan pembentuk karakter akademik. Kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memperkuat posisi Bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, namun tetap berakar pada nilai-nilai kebangsaan.