Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Revealing Trader's Sustainability in The Lok Baintan’s Floating Market Sirajudin; Triyuwono, Iwan; Subekti, Imam
The International Journal of Accounting and Business Society Vol. 30 No. 3 (2022): The International Journal of Accounting and Business Society
Publisher : Accounting Department,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ijabs.2022.30.3.667

Abstract

Purpose — This paper revealed the trader’s sustainability in Lok Baintan’s floating market using an interpretive paradigm and the religionist phenomenological approach. Design/methodology/approach—A religionist phenomenology approach (which developed Husserl’s transcendental with a religionist paradigm) was used to conduct in-depth interviews and site observation. Some relevant literature was also used to sharpen the maps of findings.  Findings—The result states that Lok Baintan’s floating market is sustainable and supported by religious values. These values became a basic value for traders to survive in. Those traders believe that everything has its own fortune and has been arranged by God. This belief made them keep enlivening and trading along the river in Lok Baintan’s floating market. Practical implications — The belief that God has arranged all beings' fortunes has led traders to give up on the conditions of nature’s environment where they lived. This made them survive and enliven the Lok Baintan’s Floating Market. Originality/value — This paper argues that religious values and beliefs have influenced Banjarese (local people) to keep their simple lives lasting until now.  This is the key to sustainability in the Lok Baintan Floating Market.
Politik Hukum Penindakan Terhadap Pecandu Korban Penyalahgunaan Narkotika Nur Mutmainnah; Eka Turkiani; Sirajudin; Erham
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3457

Abstract

Penyalahgunaan narkotika masih menjadi permasalahan hukum dan sosial yang serius di Indonesia, khususnya terkait dengan penindakan terhadap pecandu yang merupakan korban penyalahgunaan narkotika. Kebijakan hukum pidana selama ini cenderung mengedepankan pendekatan represif melalui pemenjaraan, yang sering kali tidak menyentuh akar permasalahan ketergantungan narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik hukum penindakan terhadap pecandu korban penyalahgunaan narkotika dalam sistem hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan studi kepustakaan terhadap peraturan hukum serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif hukum narkotika Indonesia telah mengakui pecandu sebagai korban yang berhak memperoleh rehabilitasi medis dan sosial. Namun, dalam praktiknya masih terdapat ketidakkonsistenan penerapan akibat dualisme kebijakan pidana, keterbatasan fasilitas rehabilitasi, dan perbedaan persepsi aparat penegak hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kebijakan rehabilitasi dan penerapan pendekatan restorative justice merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sistem penindakan narkotika yang lebih humanis dan berkeadilan.
Perlindungan Hukum Nasabah Dalam Transaksi Perbankan Syariah: Perlindungan Hukum Nasabah Dalam Transaksi Perbankan Syariah Herman; Eka Turkiani; Ahmaddin; Iswanto; Sirajudin; Zufriadi Adil Setiawan; Ibnu Hajar; Iksan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i2.5517

Abstract

Penelitian ini menganalisis perlindungan hukum nasabah dalam transaksi perbankan syariah dengan studi kasus pada Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank NTB Syariah. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya penggunaan layanan perbankan syariah yang menuntut adanya jaminan perlindungan hukum bagi nasabah agar setiap transaksi berjalan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan hukum yang berlaku. Permasalahan penelitian ini meliputi bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap nasabah dalam transaksi perbankan syariah serta kendala yang dihadapi dalam penerapannya pada BSI dan Bank NTB Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi perlindungan hukum serta mengidentifikasi hambatan dalam penerapannya terhadap nasabah perbankan syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui kajian terhadap bahan hukum primer dan sekunder yang berkaitan dengan regulasi perbankan syariah dan perlindungan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum nasabah telah diatur dengan mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan kepatuhan terhadap syariah, namun dalam praktiknya belum berjalan optimal, terutama dalam hal pemahaman nasabah dan mekanisme penyelesaian sengketa. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan implementasi perlindungan hukum serta peningkatan literasi dan pengawasan agar tercapai kepastian hukum dan perlindungan nasabah secara maksimal