Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMA Ayang Kinasih; Erni Mariana
Jurnal Riset Intervensi Pendidikan (JRIP) Vol 1 No 1 (2019): Januari
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Rekarta Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.495 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik bahan ajar fisika dengan pendekatan keterampilan proses sains pada materi usaha dan energi, (2) mendapatkan bahan ajar fisika dengan pendekatan keterampilan proses sains pada materi usaha dan energi yang telah memenuhi kriteria kelayakan, (3) meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan bahan ajar fisika dengan pendekatan keterampilan proses sains pada materi usaha dan energi. Model yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model 4-D dengan tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Modul diujicobakan di kelas X SMA Program Ilmu Alam. Kemampuan berpikir kreatif siswa dianalisis dengan uji parametrik dua sampel berpasangan menggunakan software PASW Statistic 18. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata 102 > cut off  78 yang berarti kemampuan berpikir kreatif siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan bahan ajar fisika dengan pendekatan keterampilan proses sains pada materi usaha dan energi mengalami peningkatan.
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS X SMA Ayang Kinasih; Widha Sunarno; Sukarmin Sukarmin
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v7i1.19782

Abstract

Karakteristik ilmu fisika adalah ilmu yang di dalamnya terdapat prinsip, hukum, dan konsep. Proses untuk mendapatkan prinsip, hukum, dan konsep diperlukan metode ilmiah. Pengembangan bahan ajar yang relevan berdasarkan metode ilmiah diperlukan agar pembelajaran menjadi lebih bermakna sehingga dapat memaksimalkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan cara penyusunan  modul fisika melalui pendekatan keterampilan proses sains hasil pengembangan 2) menganalisis kelayakan modul fisika melalui pendekatan keterampilan proses sains yang dikembangkan 3) efektivitas modul fisika dengan pendekatan keterampilan proses sains untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa kelas X SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) termodifikasi dari Thiagarajan (1974), Pengembangan dilakukan dengan mengacu pada model 4-D dengan tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Instrumen yang digunakan adalah angket, lembar observasi, dan tes. Uji lapangan operasional menggunakan one group pretest-posttest design. Analisis data yang digunakan pada tahap define adalah analisis data deskriptif, pada tahap design dengan analisis KD, pada tahap develop untuk data hasil validasi modul menggunakan nilai cut off yang dikonversi menjadi kategori kualitas dengan pedoman skor skala 4 dan data kemampuan berpikir kreatif (hasil belajar kognitif) menggunakan uji t berpasangan dan dihitung dengan n-gain ternormalisasi, dan pada tahap disseminate menggunakan nilai cut off yang dikonversi menjadi kategori kualitas dengan pedoman skor skala 4. Berdasarkan analisa data diperoleh hasil penelitian dan pengembangan sebagai berikut: 1) modul Pembelajaran fisika dengan pendekatan keterampilan proses sains pada materi listrik dinamis dikembangkan berdasarkan komponen pembelajaran melalui pendekatan keterampilan proses sains dengan format kriteria modul yang diadaptasi dari pendapat Vembriarto dan merujuk pada standar yang telah ditetapkan BSNP tentang standar pengembangan modul dan buku teks pelajaran dengan model pengembangan modul menggunakan model 4-D meliputi define, design, develop, and disseminate, 2) kelayakan modul fisika dengan pendekatan keterampilan proses sains setelah dilakukan uji coba produk awal, uji coba lapangan terbatas, uji lapangan operasional, dan diseminasi didapatkan rata-rata persentase sebesar 77,87% yang dikategorikan “Baik”, 3) efektivitas modul fisika dengan pendekatan keterampilan proses sains pada materi listrik dinamis dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif (hasil belajar kognitif) siswa dengan nilai N-Gain sebesar 0,7 dikategorikan “Sedang”.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi pada Mata Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kusuma Wardany; Erni Mariana; Ayang Kinasih; M. Khoirudin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1789

Abstract

Karena penggunaan media pembelajaran IPA yang hanya konvensional, siswa menjadi kurang bersemangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui bagaimana perencanaan dan pelaksanaan pengembangan media pembelajaran video animasi meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa IPA, (2) mengetahui bagaimana pelaksanaan pengembangan media pembelajaran video animasi meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa IPA, dan (3) mengetahui hasil evaluasi pengembangan media pembelajaran video animasi meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa IPA. Sebagai hasil dari penilaian yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan guru mata pelajaran IPA, nilai ahli media adalah 80%, ahli materi adalah 92%, dan guru mata pelajaran IPA adalah 94%. Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan media pembelajaran di SMP N 1 Kotagajah untuk meningkatkan motivasi siswa dan meningkatkan hasil belajar mereka adalah "berhasil" dan "layak". Hasil penelitian ini didasarkan pada nilai ahli media 80%, ahli materi 20%, dan ahli materi 20%. Penelitian ini menggunakan wawancara, angket, dan soal tes untuk mengukur hasil belajar. Analisis data menggunakan T-test, uji normalitas, dan uji homogenitas.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi pada Mata Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kusuma Wardany; Erni Mariana; Ayang Kinasih; M. Khoirudin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1789

Abstract

Karena penggunaan media pembelajaran IPA yang hanya konvensional, siswa menjadi kurang bersemangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui bagaimana perencanaan dan pelaksanaan pengembangan media pembelajaran video animasi meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa IPA, (2) mengetahui bagaimana pelaksanaan pengembangan media pembelajaran video animasi meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa IPA, dan (3) mengetahui hasil evaluasi pengembangan media pembelajaran video animasi meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa IPA. Sebagai hasil dari penilaian yang dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan guru mata pelajaran IPA, nilai ahli media adalah 80%, ahli materi adalah 92%, dan guru mata pelajaran IPA adalah 94%. Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan media pembelajaran di SMP N 1 Kotagajah untuk meningkatkan motivasi siswa dan meningkatkan hasil belajar mereka adalah "berhasil" dan "layak". Hasil penelitian ini didasarkan pada nilai ahli media 80%, ahli materi 20%, dan ahli materi 20%. Penelitian ini menggunakan wawancara, angket, dan soal tes untuk mengukur hasil belajar. Analisis data menggunakan T-test, uji normalitas, dan uji homogenitas.