Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MENGANALISIS PENGARUH MERGER PADA BSI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2023): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v3i1.1769

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dari merger perbankan Syariah adalah salah satu dari solusi perekonomian bangsa, hal itu dikarenakan kegiatan perekonomian yang merupakan tulang punggung penggerak pada stabilitas nasional, kemudian saat ini harus dimulai kegiatan perekonomian nasional yang bergerak menuju perekonomian yang berbasis syariah. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menjadikan terwujudnya merger atau penggabungan 3 (tiga) perbankan syariah yang sudah ada yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS) dan Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS). Seperti yang sedang terjadi di industri perbankan, tentunya merger dilakukan disebabkan karena ada tujuan dan alasan tertentu yang ingin dicapai.
EMAS GANTIKAN DOLAR AS JADI ALAT TUKAR NEGARA ISLAM Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2023): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v3i1.1768

Abstract

Emas sebagai alat tukar atau dikenal juga dengan dinar dan dirham yang terbuat dari perak adalah solusi untuk mengatasi ketidakstabilan mata uang kertas yang dapat menyebabkan inflasi atau krisis ekonomi, sehingga membuat harga-harga barang naik. Beban masyarakat semakin bertambah semakin berat dan juga menyebabkan semakin banyak pengangguran dan meningkatnya kemiskinan, sehingga dibutuhkan banyak oranguntuk mencari sumber pendapatan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berinvestasi sebagian dari mereka aktiva. Ada juga beberapa orang yang memiliki ekonomi kelas menengah ke atas, tentu saja mereka tidak hanya berpikir tentang investasi tetapi juga bagaimana mereka dapat melindungi aset mereka dari efek negatif inflasi dengan lindung nilai. Yang merupakan salah satu instrumen investasi oleh tabungan dinar dan dirham. Karena dinar dan dirham merupakan mata uang alternatif yaitu tahan terhadap inflasi, tidak seperti mata uang kertas lainnya, misalnya rupiah karena dinar dan dirham memiliki nilai tetap sehingga tidak ada kendala dalam proses pertukaran uang.
IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIYYAH DALAM IJTIHAD UMAR BIN KHATTAB Rianda, Cut Nova; Febriani, Asra; Hendrawan, Yoni
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 2, No 2,November (2022): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v2i2,November.1458

Abstract

Penelitian ini berjudul Maqashid Syariaah dalam Metodologi Ijtihad Umar bin Khattab. Fokus penelitian ini adalah pada kajian penerapan maqashid syariah oleh Umar bin Khatab. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengkaji penerapan maqashid syariyyah dari dua ijtihad Umar bin Khattab yakni pengusiran non-muslim dari jazirah Arab dan pemberian subsidi bagi rakyat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbasis kepustakaan dengan metode contentanalysis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, pertama, penyebab Umar bin Khattab mengusir Yahudi dan Nahrani dari Jazirah Arab karena mereka melakukan transaksi riba dalam bisnis yang bisa melumpuhkan perekonomian orang Islam. Hal ini adalah perwujudan Maqashid Syariah dalam menjaga harta. Kedua, Umar bin Khattab memberikan subsidi secara berkelanjutan untuk menjamin kehidupan rakyat. Ini merupakan implementasi Maqashid Syariah dalam menjaga jiwa.
ANALISYS OF RUPIAH EXCHAGE RATE DEPRECIATION TOWARDS DOLAR (US $) Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 2, No 1, Mei (2022): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam & Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v2i1, Mei.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio suku bunga terhadap nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Ke-38 sampel tersebut didasarkan pada data time series tiga bulanan dari tahun 2006 2015. Penelitian ini dilakukan di Bank Indonesia karena tujuannya hanya untuk mencapai dan menjaga kestabilan nilai Rupiah. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier sederhana dengan program Eiews 6.0. Berdasarkan hasil uji simultan (Uji F) diperoleh hasil bahwa bunga berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar. Rasio suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Apakah suku bunga naik 1%, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS akan turun 0,115363%. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS dipengaruhi oleh tingkat suku bunga sebesar 23% dan sisanya sebesar 77% oleh faktor lain yang mempengaruhi variabel suku bunga.
EMAS GANTIKAN DOLAR AS JADI ALAT TUKAR NEGARA ISLAM Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2023): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v3i1.1768

Abstract

Emas sebagai alat tukar atau dikenal juga dengan dinar dan dirham yang terbuat dari perak adalah solusi untuk mengatasi ketidakstabilan mata uang kertas yang dapat menyebabkan inflasi atau krisis ekonomi, sehingga membuat harga-harga barang naik. Beban masyarakat semakin bertambah semakin berat dan juga menyebabkan semakin banyak pengangguran dan meningkatnya kemiskinan, sehingga dibutuhkan banyak oranguntuk mencari sumber pendapatan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berinvestasi sebagian dari mereka aktiva. Ada juga beberapa orang yang memiliki ekonomi kelas menengah ke atas, tentu saja mereka tidak hanya berpikir tentang investasi tetapi juga bagaimana mereka dapat melindungi aset mereka dari efek negatif inflasi dengan lindung nilai. Yang merupakan salah satu instrumen investasi oleh tabungan dinar dan dirham. Karena dinar dan dirham merupakan mata uang alternatif yaitu tahan terhadap inflasi, tidak seperti mata uang kertas lainnya, misalnya rupiah karena dinar dan dirham memiliki nilai tetap sehingga tidak ada kendala dalam proses pertukaran uang.
MENGANALISIS PENGARUH MERGER PADA BSI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2023): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v3i1.1769

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dari merger perbankan Syariah adalah salah satu dari solusi perekonomian bangsa, hal itu dikarenakan kegiatan perekonomian yang merupakan tulang punggung penggerak pada stabilitas nasional, kemudian saat ini harus dimulai kegiatan perekonomian nasional yang bergerak menuju perekonomian yang berbasis syariah. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menjadikan terwujudnya merger atau penggabungan 3 (tiga) perbankan syariah yang sudah ada yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS) dan Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS). Seperti yang sedang terjadi di industri perbankan, tentunya merger dilakukan disebabkan karena ada tujuan dan alasan tertentu yang ingin dicapai.