Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK PENGANGGURAN BERPENGARUH TERHADAP INDIVIDUAL Rianda, Cut Nova
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 12, No. 1 (Juni 2020)
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v12i01.358

Abstract

Unemployment in the individual tends mostly come from the workforce with senior high school level both general or vocational, and Bachelor degree compared with the level of junior and elementary education. This is due to the lack of synchronization between educational planning as well as available employment from the higher level of education owned by the workforce will be higher also aspirasinya to get a more appropriate position or employmentopportunities. The purpose of this study was to investigate the effect both simultaneously and partially the minimum wage, economic growth, investment, and the proportion of working age population to uneducated unemployed regency or individual. This study uses multiple linear regression analysis and using secondary data. Based on the test results, simultaneously minimum wage, economic growth, investment, and proportion of working age population simultaneously affect the educated unemployed regency or individual. Partially the minimum wage, economic growth, and investment have a negative and significant effect and the proportion of the working age population has a positive and significant impact on the unemployed educated regency or individual.
MENGANALISIS PENGARUH MERGER PADA BSI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2023): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v3i1.1769

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dari merger perbankan Syariah adalah salah satu dari solusi perekonomian bangsa, hal itu dikarenakan kegiatan perekonomian yang merupakan tulang punggung penggerak pada stabilitas nasional, kemudian saat ini harus dimulai kegiatan perekonomian nasional yang bergerak menuju perekonomian yang berbasis syariah. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menjadikan terwujudnya merger atau penggabungan 3 (tiga) perbankan syariah yang sudah ada yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS) dan Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS). Seperti yang sedang terjadi di industri perbankan, tentunya merger dilakukan disebabkan karena ada tujuan dan alasan tertentu yang ingin dicapai.
EMAS GANTIKAN DOLAR AS JADI ALAT TUKAR NEGARA ISLAM Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2023): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v3i1.1768

Abstract

Emas sebagai alat tukar atau dikenal juga dengan dinar dan dirham yang terbuat dari perak adalah solusi untuk mengatasi ketidakstabilan mata uang kertas yang dapat menyebabkan inflasi atau krisis ekonomi, sehingga membuat harga-harga barang naik. Beban masyarakat semakin bertambah semakin berat dan juga menyebabkan semakin banyak pengangguran dan meningkatnya kemiskinan, sehingga dibutuhkan banyak oranguntuk mencari sumber pendapatan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berinvestasi sebagian dari mereka aktiva. Ada juga beberapa orang yang memiliki ekonomi kelas menengah ke atas, tentu saja mereka tidak hanya berpikir tentang investasi tetapi juga bagaimana mereka dapat melindungi aset mereka dari efek negatif inflasi dengan lindung nilai. Yang merupakan salah satu instrumen investasi oleh tabungan dinar dan dirham. Karena dinar dan dirham merupakan mata uang alternatif yaitu tahan terhadap inflasi, tidak seperti mata uang kertas lainnya, misalnya rupiah karena dinar dan dirham memiliki nilai tetap sehingga tidak ada kendala dalam proses pertukaran uang.
ANALISIS DAMPAK RESESI EKONOMI BAGI MASYARAKAT Rianda, Cut Nova
AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/iqtishad.v1i1.2211

Abstract

Menurut National Bureaus Of Economic Research (NBER) Amerika Serikat, resesi adalah penurunan signifikan dalam aktivitas ekonomi yang tersebar diseluruh ekonomi yang terbesar lebih dari beberapa bulan, biasanya terlihat dalam PDB Rill, pendapatan Rill, lapangan kerja, produksi industri, dan penjualan grosir-eceran. Adapun penyebab terjadinya resesi ekonomi yaitu adanya guncangan ekonomi secara tiba-tiba, adanya utang yang berlebihan, adanya gelembung aset investasi berlebihan di pasar saham atau real estate, terlalu banyak inflasi, terlalu banyak deflasi, dan adanya perubahan teknologi penemuan baru guna meningkatkan produktivitas dan membantu perekonomian dalam jangka panjang. Resesi dapat mengakibatkan penurunan secara simultan pada seluruh aktivitas ekonomi seperti lapangan kerja, investasi, dan keuntungan perusahaan. Resesi ekonomi yang dulu pernah terjadi pada tahun 1997 diperkirakan terjadi lagi di tahun 2023 ini sehingga hal ini menjadi penyebab gejolak negatif di pasar saham global, khususnya Indonesia. Penelitian ini merupakan kajian literasi dengan menggunakan penelitian-penelitian sebelumnya terkait dengan dampak resesi ekonomi bagi masyarakat di Indonesia, informasi terbaru dari sumber-sumber yang relevan, dan berbagai laporan tentang topik yang sedang diteliti. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa resesi berdampak negatif bagi masayarakat yang mengakibatkan kesenjangan antara miskin dan kaya, jumlah angka pengangguran meningkat, pengeluaran pemerintah semakin besar dan semakin banyak perusahaan mengPHK karyawannya.
Prinsip dan Konsep Dasar Bank Rianda, Cut Nova
KIRANA : Social Science Journal Vol. 1 No. 2 (2024): KIRANA : Social Science Journal
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/kirana.v1i2.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prinsip dan konsep fundamental perbankan Syariah, yang merupakan aspek penting dari keuangan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menggunakan tinjauan pustaka dan wawancara ahli untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa perbankan Syariah didasarkan pada prinsip keadilan, kewajaran, dan transparansi, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan sosial dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menyoroti pentingnya kepatuhan Syariah, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan dalam perbankan Syariah. Hasil penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang landasan konseptual perbankan Syariah dan memberikan wawasan bagi para pembuat kebijakan, praktisi, dan peneliti di bidang keuangan Islam.
IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIYYAH DALAM IJTIHAD UMAR BIN KHATTAB Rianda, Cut Nova; Febriani, Asra; Hendrawan, Yoni
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 2, No 2,November (2022): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v2i2,November.1458

Abstract

Penelitian ini berjudul Maqashid Syariaah dalam Metodologi Ijtihad Umar bin Khattab. Fokus penelitian ini adalah pada kajian penerapan maqashid syariah oleh Umar bin Khatab. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengkaji penerapan maqashid syariyyah dari dua ijtihad Umar bin Khattab yakni pengusiran non-muslim dari jazirah Arab dan pemberian subsidi bagi rakyat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbasis kepustakaan dengan metode contentanalysis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, pertama, penyebab Umar bin Khattab mengusir Yahudi dan Nahrani dari Jazirah Arab karena mereka melakukan transaksi riba dalam bisnis yang bisa melumpuhkan perekonomian orang Islam. Hal ini adalah perwujudan Maqashid Syariah dalam menjaga harta. Kedua, Umar bin Khattab memberikan subsidi secara berkelanjutan untuk menjamin kehidupan rakyat. Ini merupakan implementasi Maqashid Syariah dalam menjaga jiwa.
ANALISYS OF RUPIAH EXCHAGE RATE DEPRECIATION TOWARDS DOLAR (US $) Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 2, No 1, Mei (2022): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam & Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v2i1, Mei.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio suku bunga terhadap nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Ke-38 sampel tersebut didasarkan pada data time series tiga bulanan dari tahun 2006 2015. Penelitian ini dilakukan di Bank Indonesia karena tujuannya hanya untuk mencapai dan menjaga kestabilan nilai Rupiah. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier sederhana dengan program Eiews 6.0. Berdasarkan hasil uji simultan (Uji F) diperoleh hasil bahwa bunga berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar. Rasio suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Apakah suku bunga naik 1%, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS akan turun 0,115363%. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS dipengaruhi oleh tingkat suku bunga sebesar 23% dan sisanya sebesar 77% oleh faktor lain yang mempengaruhi variabel suku bunga.
EMAS GANTIKAN DOLAR AS JADI ALAT TUKAR NEGARA ISLAM Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2023): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v3i1.1768

Abstract

Emas sebagai alat tukar atau dikenal juga dengan dinar dan dirham yang terbuat dari perak adalah solusi untuk mengatasi ketidakstabilan mata uang kertas yang dapat menyebabkan inflasi atau krisis ekonomi, sehingga membuat harga-harga barang naik. Beban masyarakat semakin bertambah semakin berat dan juga menyebabkan semakin banyak pengangguran dan meningkatnya kemiskinan, sehingga dibutuhkan banyak oranguntuk mencari sumber pendapatan lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berinvestasi sebagian dari mereka aktiva. Ada juga beberapa orang yang memiliki ekonomi kelas menengah ke atas, tentu saja mereka tidak hanya berpikir tentang investasi tetapi juga bagaimana mereka dapat melindungi aset mereka dari efek negatif inflasi dengan lindung nilai. Yang merupakan salah satu instrumen investasi oleh tabungan dinar dan dirham. Karena dinar dan dirham merupakan mata uang alternatif yaitu tahan terhadap inflasi, tidak seperti mata uang kertas lainnya, misalnya rupiah karena dinar dan dirham memiliki nilai tetap sehingga tidak ada kendala dalam proses pertukaran uang.
MENGANALISIS PENGARUH MERGER PADA BSI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Rianda, Cut Nova
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2023): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v3i1.1769

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dari merger perbankan Syariah adalah salah satu dari solusi perekonomian bangsa, hal itu dikarenakan kegiatan perekonomian yang merupakan tulang punggung penggerak pada stabilitas nasional, kemudian saat ini harus dimulai kegiatan perekonomian nasional yang bergerak menuju perekonomian yang berbasis syariah. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia menjadikan terwujudnya merger atau penggabungan 3 (tiga) perbankan syariah yang sudah ada yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS) dan Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS). Seperti yang sedang terjadi di industri perbankan, tentunya merger dilakukan disebabkan karena ada tujuan dan alasan tertentu yang ingin dicapai.