Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

METODE PERHITUNGAN BUNGA PADA BANK KONVENSIONAL Nurita, Cut; Fika Puspita, Dela; Hendrawan, Yoni
AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 2 No. 1 (2024): AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/iqtishad.v2i1.3386

Abstract

Bunga (Interest/fa’idah) adalah tambahan yang dikenakan dalam transaksi pinjaman uang (al-qardh) yang diperhitungkan dari pokok pinjaman tanpa mempertimbangkan pemanfaatan/hasil pokok tersebut, berdasarkan tempo waktu, diperhitungkan secara pasti di muka, dan pada umumnya berdasarkan persentase. Tulisan ini mengkaji tentang sistem metode bunga yang diterapkan oleh bank konvensional. Artikel ini membahas tentang pengertian bunga bank, sistem metode bunga, macam-macam bunga bank, faktor-faktor yang mempengaruhi suku bunga, komponen-komponen dalam menentukan suku bunga kredit, serta metode pembebanan bunga. Dapat disimpulkan bahwa bunga bank dapat diartikan sebagai balas jasa yang diberikan oleh bank berdasarkan prinsip konvensional kepada nasabah yang mem beli atau yang menjual produknya. Bunga dari bank juga dapat diartikan sebagai harga yang harus dibayar kepada nasabah (yang memiliki simpanan) dan harga yang harus dibayar oleh nasabah kepada bank (nasabah yang memperoleh pinjaman).
Pelaksanaan Praktik Lapangan Mahasiswa STAIN Meulaboh di Kantor Urusan Agama Kecamatan Panga Erick, Benni; Azhari, Muhammad; Hendrawan, Yoni; Nasrullah, Nasrullah
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v1i2.71

Abstract

Tugas akhir jurnal pengabdian membahas implementasi pengalaman lapangan mahasiswa STAIN Meulaboh di Kantor Urusan Agama Kecamatan Panga. Kesimpulannya adalah bahwa PPL adalah kebutuhan dasar yang harus dimiliki mahasiswa untuk tumbuh dan siap menghadapi tantangan di seluruh dunia, terutama di dunia kerja. Kepercayaan diri dan pengalaman mahasiswa dapat dibangun melalui praktik lapangan. Selama PPL, mahasiswa tidak hanya harus mahir dalam administrasi dan teknik, tetapi juga harus membantu menjalankan pelayanan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Panga dengan lebih baik, seperti mengelola administrasi dan dokumentasi dengan baik. Selain itu, tujuan dari kegiatan PPL ini adalah untuk membiasakan mahasiswa dengan lingkungan kerja dan perangkat penunjang kerja, seperti softwere dan hardwere, serta kemajuan teknologi lainnya. Secara keseluruhan, pengabdian ini tidak hanya dapat membantu mahasiswa memperoleh keterampilan yang lebih baik, tetapi juga menunjukkan bahwa kampus selalu bekerja sama untuk memberikan layanan yang lebih baik dengan mempekerjakan mahasiswa magang di Kantor Urusan Agama Kecamatan Panga. Selain itu, hasil pengabdian ini dapat memungkinkan penyebaran kegiatan serupa yang lebih baik di level pendidikan tinggi lainnya. Ini akan memberi mahasiswa kesempatan untuk mengaktualisasikan kemampuan dan keterampilan mereka dalam melaksanakan pelayanan yang mudah dan efektif.
Inovasi Lokal Masyarakat Desa Sawang 1 Dalam Pemanfaatan Sumber Pendapatan dari Pasir Laut Hendrawan, Yoni; Erick, Benni; Adila, Monica; Ayu, Putri; Ardiana, Wirda; Yongna, Icha; Fitri, Rozatul; Munanda, Faddil; Zulfarhan, Zulfarhan; Abadi, Khairul; Tanzila, Ridha
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v1i3.83

Abstract

Inovasi merupakan suatu proses ide untuk mengimplementasikan suatu gagasan dengan unsur kebaharuan dan kemanfaatan, tulisan ini menggambarkan seperti apa keadaan perekonomian masyarakat Desa Sawang I, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan dalam mengumpulkan pasir dari pesisir pantai ke daratan. Penelitina ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik mengumpulkan data, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian konsep inovasi lokal masyarakat Desa Sawang I dalam mengumpulkan pasir ke daratan dapat menjadi salah satu sumber pendapatan perekonomian masyarakat. Adapun kendala dalam proses pengambilan pasir diantaranya gelombang besar, air Laut yang pasang, dan cuaca yang tidak mendukung, hujan deras, panas yang terik, serta badai
Penerapan Ekonomi Syariah dalam Optimalisasi Hasil Panen Padi untuk Meningkatkan Taraf Hidup Masyarakat di Desa Suak Seuke Hendrawan, Yoni; Azhar, Zahroel; Mukhsinin, Iqbal; Taufiq, Taufiq; Heriyanto, Heriyanto; Nazaruddin, Saiful; Rosdiana, Rosdiana; Mainan, Cut; Muhajir, Ali; Asril, Asril
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v2i2.312

Abstract

Program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mahasiswa STAIN Meulaboh ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Desa Suak Seuke, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat melalui penerapan prinsip ekonomi syariah dalam pengelolaan dan pemasaran hasil panen padi. Permasalahan utama yang dihadapi petani di desa ini adalah, rendahnya pemahaman tentang sistem jual beli berbasis syariah, serta kurangnya akses ke pasar yang lebih luas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada petani dalam menerapkan akad jual beli syariah, sistem bagi hasil, serta manajemen keuangan berbasis syariah. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai ekonomi syariah dapat meningkatkan pemahaman petani terhadap transaksi yang lebih adil dan transparan. Selain itu, pembentukan kelompok tani syariah dan pengenalan akses permodalan berbasis syariah turut membantu petani dalam meningkatkan pendapatan mereka. Dengan adanya program ini, diharapkan ekonomi syariah dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat serta menciptakan sistem pertanian yang lebih mandiri dan sejahtera.
IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIYYAH DALAM IJTIHAD UMAR BIN KHATTAB Rianda, Cut Nova; Febriani, Asra; Hendrawan, Yoni
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 2, No 2,November (2022): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v2i2,November.1458

Abstract

Penelitian ini berjudul Maqashid Syariaah dalam Metodologi Ijtihad Umar bin Khattab. Fokus penelitian ini adalah pada kajian penerapan maqashid syariah oleh Umar bin Khatab. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengkaji penerapan maqashid syariyyah dari dua ijtihad Umar bin Khattab yakni pengusiran non-muslim dari jazirah Arab dan pemberian subsidi bagi rakyat. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbasis kepustakaan dengan metode contentanalysis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, pertama, penyebab Umar bin Khattab mengusir Yahudi dan Nahrani dari Jazirah Arab karena mereka melakukan transaksi riba dalam bisnis yang bisa melumpuhkan perekonomian orang Islam. Hal ini adalah perwujudan Maqashid Syariah dalam menjaga harta. Kedua, Umar bin Khattab memberikan subsidi secara berkelanjutan untuk menjamin kehidupan rakyat. Ini merupakan implementasi Maqashid Syariah dalam menjaga jiwa.
PENERAPAN AKAD TIJARAH DAN AKAD TABARRU SERTA IMPLEMENTASINYA PADA KOPERASI SYARIAH BAITUL MAL WA TAMWIL KOTO BARU ACEH BARAT Hendrawan, Yoni
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 2, No 2,November (2022): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v2i2,November.1467

Abstract

Koperasi Syariah merupakan suatu badan usaha yang mana dalam kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana kepada anggodxta yang memakai prinsip syariah dengan landasan hukum dijalankan dalam melaksanakan transaksinya yang mengacu kepada Al-Quran dan Al-Hadits. Penelitian ini akan mengkaji mendalam tentang penerapan akad tijarah dan akad tabarru serta implementasinya pada koperasi syariah (Studi kasus Koperasi Syariah Baitul Mal Wa Tamwil Koto Baru Aceh Barat). Jenis penelitian ini menggunakan studi lapangan dan studi literatur. Survey dan wawancara non-terstruktur merupakan pengumpulan data penelitian ini. Metode pengumpulan data menggunakan snowball sampling. Kesimpulan penelitian adalah penghimpunan dana pada transaksi yang digunakan oleh pihak koperasi syariah kepada anggota terdapat dalam bentuk akad tijarah yakni dalam bentuk akad Mudharabah. Sedangkan penyaluran dana kepada anggota kebanyakan memakai akad tabarru yakni dalam bentuk akad qardh.
Pengembangan Sistem Pembayaran Berbasis Blockchain dalam Perbankan Syariah: Peluang, Tantangan, dan Perspektif Regulasi Harahap, Khairunnisa; Hendrawan, Yoni
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 9 No 2 (2025): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v9i2.31707

Abstract

The digital transformation in the Islamic financial sector requires the development of more efficient, secure, and transparent payment systems. This study aims to explore the opportunities and challenges of blockchain-based Islamic payment systems and proposes a conceptual framework for developing secure and sharia-compliant digital payment systems. Using a conceptual literature review method and qualitative content analysis of academic sources and regulatory documents, this study finds that blockchain can enhance the efficiency and transparency of Islamic payment systems but requires dual auditing (shariah and technical) and adaptive regulations. This article introduces the “Sharia-Compliant Blockchain Payment Framework”, an original model that integrates Islamic principles from the design stage of digital payment systems. This study represents one of the first conceptual efforts to propose a sharia-compliant blockchain-based payment system framework, contributing to the advancement of Islamic economic law in the digital era.
Meningkatkan Pembelajaran Agama Melalui Kegiatan Pesantren Kilat di Desa Suak Seumaseh Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat Hendrawan, Yoni; Iqbal, Muhammad; Rosa, Virda; Bahrizal, Bahrizal; Kamelya, Vitrah; Ansari, Putri; Sari, Rita; Maidar, Maidar; Julimas, Alovin Leo; Alam, Tahjul
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v2i3.428

Abstract

Pembelajaran agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Namun, masih terdapat berbagai kendala dalam penyampaian materi keagamaan, seperti kurangnya tenaga pengajar dan metode pembelajaran yang kurang menarik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman agama Islam melalui kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIN Meulaboh di Desa Suak Seumaseh, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Kegiatan pesantren kilat ini meliputi ceramah keislaman, praktik ibadah, mentoring Al-Qur’an, serta berbagai kegiatan interaktif guna meningkatkan pemahaman agama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan praktik keagamaan peserta, terutama dalam aspek ibadah dan akhlak. Selain itu, program ini juga memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan mengajar dan berinteraksi dengan masyarakat. Kesimpulannya, kegiatan pesantren kilat ini efektif dalam meningkatkan pembelajaran agama dan diharapkan dapat terus berlanjut dengan dukungan masyarakat serta lembaga pendidikan Islam setempat.
Customer Perception of the Use Application Sharia Pawnshops Reviewed from Age Groups: A Study at the Meulaboh Branch of Sharia Pawnshops Irayana, Rizka; Rinaldi, Mikhral; Hendrawan, Yoni
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 5 (2025): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (November - De
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i5.5364

Abstract

This study aims to analyze customer perceptions of the use of the Sharia Pawnshop application, focusing on the differences between the young age group (18-35 years) and the elderly age group (over 50 years) at the Sharia Pawnshop Branch in Meulaboh. The digital transformation in Sharia financial services has changed the way the community accesses services; however, the adoption of this digital application shows significant differences based on age. The research method used is descriptive qualitative, with data collection through semi-structured interviews and direct observation of 23 customers. The results indicate that younger customers tend to be more positive and active in using the application, utilizing features such as online pawn booking and installment payments. In contrast, elderly customers show high resistance, attributed to limited technological knowledge and concerns about data security. Support from staff in the digitalization process has proven to be crucial in bridging the existing digital divide. This study emphasizes the need for an educational and inclusive approach in digital transformation so that all age groups can benefit from Sharia financial services in the digital era. The findings are expected to provide strategic recommendations for the Sharia Pawnshop in designing more adaptive and inclusive services.
IMPLEMENTATION OF THE WAKALAH WAL MURABAHAH CONTRACT AT PT PNM MEKAAR MEULABOH BASED ON DSN-MUI FATWA NO. 04/DSN-MUI/IV/2000 Anggraini, Reska Aji; Hendrawan, Yoni; Ananda, M. Aditya; Rizki, Darlin
istinbath Vol. 24 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/ijhi.v24i2.1065

Abstract

This study aims to analyse the implementation of the wakalah wal murabahah contract in the Islamic microfinance program of PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar, Meulaboh Branch, located in Pasi Mesjid Village, West Aceh, with reference to the provisions of the National Sharia Board Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000. The Mekaar program empowers underprivileged women through group-based, collateral-free business capital financing, accompanied by business mentoring. This research adopts a qualitative case study approach, employing observation, in-depth interviews, and document analysis of the financing contracts. The findings reveal that financing through the wakalah wal murabahah scheme generally increases income and fosters microenterprise independence. However, several practices were inconsistent with Sharia principles, including executing the murabahah contract before the goods were legally owned by the institution and disbursing cash without a clear separation between the wakalah and murabahah stages. Such practices risk transforming the contract into a disguised qardh (loan), thereby contravening the principles of fiqh al-mu'amalah. These findings highlight the importance of separating contract stages into their respective pillars (arkan) and conditions (shurut), ensuring the institution's legitimate ownership of goods prior to the murabahah contract, issuing invoices in the institution’s name, and providing continuous Sharia education for staff and clients. The study recommends that PT PNM Mekaar enhance its Sharia compliance mechanisms by ensuring clear separation between wakalah and murabahah stages, issuing invoices in the institution’s name, and providing continuous Sharia education for both officers and clients. These measures are expected to improve transparency, fairness, and adherence to DSN-MUI Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000.