Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PERANAN SARAK OPAT DALAM PEMERINTAHAN DI MASYARAKAT GAYO DESA ATU KAPUR KECAMATAN PANTAN CUACA Abadi, Cukup; Sinaga, Kariaman; Siregar, Fandy Alfiansyah
Jurnal Publik Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jpr.v10i2.4243

Abstract

Dalam perundang-undangan dimasyarakat Aceh, Qanun terhadap suatu aturan hukum atau untuk penamaan sutau adat telah lama di pakai dan telah menjadi bagian dari kultur adat dan budaya Aceh. Qanun Nomor 9 Tahun 2002 Tentang Hukum Adat Gayo, dalam ketentuan umum pasal 1 poin (F) menegaskan bahwa Sarak Opat merupakan suatu organisasi atau lembaga musyawarah masyarakat menurut adat Gayo yang terdiri dari Reje, Imem, Petue dan Rakyat Genap Mupakat. Adapun maksud dan tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Sarak Opat dalam pemerintahan serta kelemahan-kelemahan yang ditemukan Sarak Opat dalam menjalankan pemerintahan. Metode penelitian yng digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan keadaan yang akan diamati di lapangan dengan lebih spesifik, transparan, dan mendalam. Lembaga Sarak Opat memiliki peran yang sangat penting dalam melaksanakan sistem pemerintahan terlihat dari cara Lembaga Sarak Opat menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat dengan menerapkan hukum adat dan norma-norma adat namun tetap berdasarkan hukum Aceh (Qanun). Sarak Opat juga selalu berupaya menjangkau masyarakat desa Atu Kapur untuk selalu bermusyawarah dan bergotong-royong dalam memajukan pemerintahan daerah khususnya di desa Atu Kapur. Kelemahan yang dialami oleh Sarak Opat dalam melaksanakan pemerintahan daerah adalah mereka menemukan berbagai perubahan dalam tatanan hidup masyarakat masa kini yang mulai didominasi oleh kemajuan zaman dan menyebabkan sebagian masyarakat tidak mengerti dengan betul peranan dari Sarak Opat tersebut dalam masyarakat. Ditemukan pula kelemahan bahwa sebagian masyarakat masih memiliki sikap dan perbuatan yang tidak sesuai dengan hukum adat dan norma-norma adat meskipun mereka telah mengetahui hukum adat tersebut.
DINAMIKA KEBIJAKAN PUBLIK DALAM MEWUJUDKAN PENGEMBANGAN WILAYAH YANG BERKELANJUTAN Sinaga, Kariaman
Jurnal Publik Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jpr.v10i2.4244

Abstract

Kebijakan pengembangan wilayah dapat dilihat mulai awal perencanaan (ex-ante), evaluasi pelaksanaan kebijakan (on-going), maupun evaluasi atas pelaksanaan kegiatan kebijakan public (ex-post)) sehingga kebijakan dalam pengembangan wilayah dapat menghasilkan perbaikan-perbaikan untuk meningkatkan hasil kebijakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kabijakan pengembangan wilayah juga tidak terlepas dari konsep good governance yang meliputi: konsistensi, transparansi, akuntabilitas, keadilan, partisipatif, efektivitas, dan efisiensi. Penulisan dilakukan melalui hasil analisis melalui sumber-sumber atau referensi yang terkait dengan kebijakan publik. Pembahasan tentang kebijakan publik memiliki cakupan yang sangat luas sehingga memerlukan batasan dalam pembahasan sesuai dengan konteks pengembangan wilayah melalui kebijakan di level nasional maupun di level daerah. Dinamika kebijakan publik merupakan fenomena yang berkembang pada suatu wilayah atau daerah sesuai dengan situasi dan kondisi yang suatu wilayah. Berbagai faktor dapat mempengaruhi pelaksanaan kebijakan publik dalam rangka pengembangan wilayah yang berkelanjutan yang dapat dilihat melalui dinamika kebijakan yang berkembang. Dalam pelaksanaannya kebijakan pengembangan wilayah yang dilakukan masih menunjukkan kurangnya penerapan keberlanjutan. Penilaian atas kurangnya keberlanjutan dapat dilihat berdasarkan pada pelaksanaan pembangunan yang belum melibatkan pihak-pihak yang harus dilibatkan dalam pelaksanaan keputusan kebijakan pengembangan wilayah. Dengan tidak terlibatnya pihak pemerintah, pihak swasta, dan pihak masyarakat maka dapat dipastikan tidak adanya kebersamaan, konsistensi, dan kesinambungan suatu program. Hasil dari pengembangan wilayah juga dapat dilihat berdasarkan wilayah tertentu yang memiliki otonomi dan kualitas pelaksanaan keputusan kebijakan yang berbeda.
IMPLEMENTASI LAYANAN E-PARKING DALAM MENAMBAH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA MEDAN Ananda, Bella Silvia; Sinaga, Kariaman; Siregar, Fandi Alfiansyah
Jurnal Publik Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jpr.v11i1.4938

Abstract

THE ROLE OF THE GOVERNMENT IN COMMUNITY EMPOWERMENT THROUGH WASTE BANK MANAGEMENT Saragi, Siswati; Sinaga, Kariaman; Purba, Budiman
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 1, No 2 (2020): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/english.v1i2.724

Abstract

Garbage is a big problem in Medan City. Therefore, this study aims to find out how the role of government in empowering the community through waste management. In this study, data collection techniques were carried out through interviews, observation, and literature study. The analysis technique used is an interactive qualitative. Qualitative data analysis is carried out interactively and continues continuously until it is complete so that the data is already saturated. The results showed that the government did not have a special program for the development of this garbage bank. When the government has not optimally developed future development plans, the community will also feel pessimistic and unsure of the existence of this garbage bank. The community is less interested in getting involved in this garbage bank. The community felt that the training they had received was only knowledge and did not have a great opportunity to be developed. This relates to the statement that one of the obstacles in implementing community empowerment is the rejection of the community itself because the community does not have confidence.
Pelatihan Cara Pembuatan Database Untuk Pengarsipan Di Desa Sei Mencirim Sunggal Aulia Rahmah, Sabrina; Yasir, Amru; Sinaga, Kariaman; Rahman Syahputra, Edy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v1i2.25

Abstract

One of the tasks in the tri dharma of higher education for a lecturer is to carry out community service activities. The purpose of this community service activity is to provide knowledge to the community directly through the training held. One of the training objects given to employees in Sei Mencirim Sunggal Village. The training provided is about creating and managing databases to make it easier to archive letters in the village. The database is an information system that functions to input and process data in a commercialized manner that can be used at any time by users of the system.
PELATIHAN PERACIKAN KOPI UNTUK MENINGKATKAN MINAT WIRAUSAHA MASYARAKAT DESA RUGEMUK KABUPATEN DELI SERDANG Saragi, Siswati; Sinaga, Kariaman; Purba, Budiman; Batoebara, Maria Ulfa
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v1i1.535

Abstract

Pemerintah Indonesia dalam beberapa dekade ini sangat gencar memperbaharui sektor wisata baik dari segi sarana maupun pra sarananya. Dari sudut sosial, kegiatan pariwisata akan memperluas kesempatan tenaga kerja baik dari kegiatan pembangunan sarana dan prasarana maupun dari berbagai sektor usaha. Desa Rugemuk,sebagaimana hal nya dengan wilayah pesisir pantai lainnya memiliki jumlah penduduk yang mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan. Berdasarkan pengamatan dan beberapa bahan literatur, peningkatan kualitas  ekonomi masyarakat sudah dilakukan melalui beberapa upaya penyuluhan kepada masyarakat. Namun kendalanya adalah pemodalan dan ketrampilan yang belum jelas. Karena permasalahan tersebut tidak terjawab akhirnya masyarakat enggan membuka.  Maka dipandang perlu untuk memberikan pelatihan berwirausaha bagi masyarakat setempat dengan memanfaatkan potensi alam berupa wisata pantai. Wisata pantai identik dengan kuliner, Oleh karena itu, maka perlu dilakukan pelatihan yang berhubungan dengan kuliner, dalam hal ini meracik kopi yang akan dapat digunakan sebagai dasar dalam membuka usaha dibidang makanan dan minuman di pantai. Dari hasil pelaksanaan terlihat bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan mulai dari awal hingga akhir dan sangat penting dilakukan secara berkelanjutan sehingga masyarakat semakin termotivasi untuk berwirausaha di bidang kuliner
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATAN PEMASARAN WISATA KULINER HALAL PADA ERA NEW NORMAL Sinaga, Kariaman; Nasution, M. Amri; Yasir, Amru; Hasoloan, Aswan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1043

Abstract

Kelurahan Parapat Girsang Sipangan Bolon yang berada di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon merupakan salah satu bagian penting dari Kawasan Pariwisata Danau Toba. Meskipun telah menjadi bagian dalam pengembangan pariwisata nasional namun tetap membutuhkan peran komunitas atau partisipasi dari komunitas masyarakat. Komunitas yang dimaksud salah satunya adalah Persatuan Hotel dan Restaurant yang ada di Kelurahan Parapat Girsang Sipangan Bolon yang dapat membantu program pengembangan pariwisata yang dijalankan baik secara lokal dengan meningkatkan promosi usaha rumah makan dan hotel melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pentingnya pengembangan pariwisata diperkuat dengan adanya kesepakatan perdagangan bebas negara-negara Asia-Pasifik yang telah berjalan sehingga menuntut kesiapan yang lebih baik dari sumber daya manusia dengan dukungan teknologi informasi. Kesiapan secara sumber daya manusia menjadi salah satu perhatian dari pengabdian yang dilakukan dengan melakukan sosialisasi serta penguatan melalui materi-materi terkait pengembangan usaha rumah makan dan hotel yang ada di Kelurahan Parapat. Termasuk pemberian materi tentang manajemen pemasaran dan pemanfaatan tekhnologi informasi. Dalam pelaksanaannya keberhasilan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan sangat terkait dengan berbagai pihak atau pemangku kepentingan sehingga keberhasilan pelaksanaannya sangat ditentukan oleh kualitas dan kuantitas kinerja yang berjalan. Pelaksanaan pengabdian yang dilaksanakan telah memberikan luaran berupa pemanfaatan teknologi dalam mendukung pemasaran rumah makan dan hotel juga melakukan labelisasi halal melalui kerjasama dengan pihak terkait. Lembaga Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Girsang Sipangan Bolon serta perwakilan dari hotel dan restoran yang ada di Kelurahan Parapat telah melakukan komitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata dengan memanfaatkan penggunaan teknologi informasi
MENSTIMULASI SEMANGAT BERWIRAUSAHA DENGAN MEMANFAATKAN TOGA BAGI ANGGOTA PKK DESA JAHARUN B KECAMATAN GALANG Pane, Ayu Sartika; Sinaga, Kariaman; Shara, Yuni
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1833

Abstract

Kelompok kerja PKK yang berperan penting dalam pemberdayaan masyarakat yaitu Pokja III yang membidangi program pangan, sandang, perumahan dan tatalaksana rumah tangga. Pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Jaharun B Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang dalam memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) diharapkan dapat menjadi alternatif peningkatan pendapatan keluarga dan sebagai multivitamin tambahan di masa pandemi covid-19. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menstimulasi masyarakat dalam meningkatkan semangat berwirausaha dengan memanfaatkan TOGA dan meningkatkan keterampilan dalam pengolahan tanaman TOGA sehingga dapat menambah pendapatan keluarga. Melalui metode ceramah, demostrasi, observasi serta diskusi tim akan memberikan arahan tentang budidaya TOGA dengan metode Bag Culture, manajemen pengelolaan usaha dan keuangan serta pendampingan pengurusan izin usaha bagaimana menerapkannya dan mengimplementasikannya. Hasil pengabdian ini berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota PKK dalam budidaya TOGA serta mengolahnya menjadi minuman herbal dan peningkatan pemahaman anggota PKK dalam memulai bisnis agar dapat memperhitungkan pendapatan dan pengeluaran untuk kedisiplinan pembukuan usaha yang sangat berperan dalam keberhasilan dan keberlangsungan suatu usaha. Selain itu juga pendampingan kepengurusan izin juga sangat membantu anggota PKK yang memiliki usaha dan yang belum untuk mendaftarkan usahanya secara mudah dengan sistem Online Single Submission (OSS).
EVALUASI KONSENSUS KETERTIBAN TERNAK DEMI KENYAMANAN MASYARAKAT DI DESA SENGON SARI KECAMATAN AEK KUASAN KABUPATEN ASAHAN PROVINSI SUMATERA UTARA Santoso, Pendi; Yatimin, Yatimin; Sinaga, Kariaman
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i3.7088

Abstract

ANALISIS PARTISIPASI PUBLIK MENUJU DEMOKRASI BERKUALITAS PADA PEMILIHAN UMUM INDONESIA TAHUN 2024 Sinaga, Kariaman
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 17, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v17i3.3591

Abstract