Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Modifikasi Rangka Baja Jembatan Sembayat Baru Menggunakan Sistem Rangka Baja Throught Warren Truss Sumaidi; Rumintang, Anna
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 5 No. 2: Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v5i2.19

Abstract

ABSTRAK Perencanaan struktur jembatan perlu mempertimbangkan desain yang tepat agar material yang digunakan menjadi efektif. Jembatan Sembayat Baru di Kabupaten Gresik yang didesain menggunakan jembatan rangka baja basic truss sepanjang 60 m dimana terdapat kerusakan pada rangka sehingga menjadi tidak efektif karena jembatan tersebut merupakan jembatan nasional yang arus lalu lintasnya padat. Pertimbangan jembatan rangka baja sistem trought warren truss merupakan keputusan yang tepat. Dalam perencanaan ini, jembatan Sembayat Baru didesain dengan tetap menggunakan rangka baja, namun dirubah profil dan sistemnya yaitu dari basic truss menjadi trought warren truss. Dasar perencanaan jembatan mengacu pada peraturan BMS 1992 dan SNI 1729-2015. Analisis perhitungan struktur utama dan sekunder menggunakan bantuan software SAP 2000. Dari hasil perencanaan, didapat profil struktur rangka utama yaitu menggunakan profil 400x400x21x21 untuk rangka atas dan bawah, profil WF 400x300x10x16 sebagai rangka vertikal dan profil WF 400x400x18x18 sebagai rangka diagonal. Perhitungan kontrol batang tarik dan tekan menunjukkan kesimpulan bahwa jembatan masih mampu menahan beban layan.
Perbandingan Daktilitas dengan Analisa Pushover pada Struktur Rangka Baja Model Eccentrically Braced Frame tipe K (EBF) dan Eccentrically Braced Frame tipe Y (EBF) Melalui Program SAP2000 Larasati, Ardila Mulyani; Sumaidi; Rumintang, Anna
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 2: Oktober 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i2.44

Abstract

Eccentrically Braced Frames merupakan sebuah sistem struktur baja penahan gempa untuk bangunan gedung, dimana sistem ini pada salah satu dari ujung pengaku terhubung pada balok terdapat segmen terpisah yang disebut dengan link. Kinerja link yang efektif dapat menyerap beban lateral, sehingga penyerapan ini diharapkan terjadi pada saat struktur mulai mengalami deformasi akibat dari gempa, dengan mempertahankan komponen-komponen struktur lain seperti balok, kolom, dan bracing berada dalam kondisi elastik. Dengan sering terjadinya gempa bumi, maka pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia memang harus memperhitungkan kekuatan bangunan terhadap gempa. Berdasarkan konsep dengan desain bangunan tahan gempa yang berlaku sekarang, struktur bangunan tahan gempa harus terbuat dari sistem struktur yang berperilaku daktail. Di antara beberapa material utama konstruksi, baja adalah material yang paling daktail. Baja mempunyai keunggulan dalam perancangan bangunan tahan gempa seperti tegangan lelehnya yang tinggi, regangan maksimumnya besar dan modulus elastisitas tinggi. Dalam analisa ini membandingkan dua sistem rangka Eccentrically Braced Frame (EBF) interved K dan Eccentrically Braced Frame (EBF) interved Y. Dari hasil analisa pushover menunjukan bahwa model EBF pada kedua system tersebut didapat Daktilitas struktur yang tidak beda jauh. Namun dalam segi kekakuan, system EBF K dinilai lebih kaku dan lebih daktil daripada EBF Y.
Analisis Perbandingan Gaya Dalam Aksial Pada Tower Base Transceiver Station (Bts) Kaki 4 Antara Bracing Tipe V Dengan Bracing Tipe X Sumaidi; Rumintang, Anna; Estikhamah, Fithri
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 8 No. 1: April 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v8i1.57

Abstract

Tulisan ini  untuk membandingkan tower Base Transceiver Station( BTS) kaki 4 antara bracing jenis v dengan bracing jenis x ditinjau dari segi kekuatan serta segi biaya dengan memakai aplikasi SAP2000. Bersamaan dengan berkembangnya teknologi, kemauan warga terhadap teknologi telekomunikasi yang bagus terus menjadi bertambah. Penulis melaksanakan analisis pada tower dengan bracing jenis v danbracing jenis x dengan memakai software SAP 2000. Digunakan tower BTS dengan ketinggian 25 m, lebar 6 m, panjang 6 m, besar masing- masing segmen 2, 5 m. Setelah itu menganalisis kekuatan memakai software SAP2000 bersumber pada standar TIA/ EIA 1991 dengan displacement tidak melebihi H/ 200. Setelah selesai menjalankan program software SAP2000, maka akan  didapatkan hasil output berat sendiri bangunan yang dapat digunakan sebagai perbandingan dari segi biaya. Analisis bracing jenis v menunjukkan displacement sebesar 0, 4 mm dengan berat sendiri bangunan 123, 686 KN. Analisis bracing jenis x menunjukkan displacement sebesar 0, 6 mm dengan berat sendiri bangunan 143, 440 KN. Dari analisis yang dilakukan dapat direkomendasikan bahwa sebaiknya tower BTS memakai bracing jenis v daripada memakai bracing jenis x.