Liem, Silva
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sanitation Behavior and Risk of Stunting: Understanding the Discourse of a Public Service Announcement Liem, Silva; Marta, Rustono Farady; Panggabean, Hana
Jurnal The Messenger Vol. 11 No. 2 (2019): July-December
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v11i2.1317

Abstract

District Health Office of North Lombok Regency is developed a Public Service Announcement (PSA) to dealing with high stunting prevalence, by inform people about poor sanitation behavior and stunting. Using SaniFOAM framework, this study aimed to critically analyzed the sanitation behavior, its setting, narratives, images, conversations conveyed by the PSA and their intertextuality with socio-cultural background of the rural society, to see if it s an effective communication media in advocating public to stop open defecation. Fairclough s Critical Discourse Analysis used to identify what sanitation behavior to change; social norms including potential sanctions or enforcement leading to behavior change; required knowledge, and sources of social support to adopting healthier behavior; and to realize the individual and community attitudes, and values as drivers for the change. The result indicated handwashing was not reminded; believing in shaman allowed them to spread knowledge and motivate improved attitudes toward environmental health.
Dukungan Sosial pada Perempuan Penyintas Kanker yang tidak Menikah : Sebuah Studi Kasus Liem, Silva; Sherly; Meriana, Tju
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2350

Abstract

Dalam perspektif psikologi kesehatan dan konseling, penelitian ini mengkaji dukungan sosial pada perempuan penyintas kanker payudara yang tidak menikah sebagai faktor psikososial penting dalam proses adaptasi terhadap penyakit. Tujuan penelitian adalah memahami secara mendalam peran keluarga dan komunitas dalam mendukung resiliensi, kesejahteraan spiritual, dan religiusitas penyintas dengan prognosis buruk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap satu partisipan perempuan penyintas kanker payudara yang tidak menikah, dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dari komunitas, khususnya teman dan lingkungan religius, memiliki peran yang lebih signifikan dibandingkan dukungan keluarga dalam menjaga daya juang, harapan, dan kestabilan emosional partisipan. Penelitian ini berkontribusi memperkaya literatur psikologi kesehatan dengan menyoroti pengalaman kelompok yang kurang tereksplorasi dalam konteks budaya Indonesia. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial berbasis komunitas bagi penyintas kanker dengan keterbatasan dukungan keluarga.