Syahri Ramadhan, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA DAN AIR GULA MERAH TERHADAP STATUS DEHIDRASI PEMAIN FUTSAL Syahri Ramadhan, Muhammad; IVANO AVANDI, RAYMOND
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPada dasarnya, seseorang yang melaksanakan aktivitas olaharaga akan mengalami perubahan status hidrasi yang diakibatkan oleh respon fisiolgis tubuh untuk mempertahankan homeostasis. Agar status hidrasi tetap terjaga, seseorang dianjurkan untuk mengonsumsi minuman yang dapat mencegah terjadinya dehidrasi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemberian air kelapa dan air gula merah terhadap status dehidrasi pemain futsal.Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan subjek penelitian sebanyak 18 orang yang dibagi menjadi tiga kelompok yang diberikan perlakuan berbeda-beda. Teknik analisis data yang digunakan adalah mean, standart deviasi, frekuensi, persentase, uji normalitas, paired sample t-test, dan anova.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan pada kelompok yang diberikan minuman air kelapa muda terhadap status hidrasi sebelum dan sesudah melaksanakan aktivitas. Tidak terdapat perubahan yang signifikan pada kelompok yang diberikan minuman air gula merah terhadap status hidrasi sebelum dan sesudah melaksanakan aktivitas. Tidak terdapat perubahan yang signifikan pada kelompok yang diberikan minuman air mineral terhadap status hidrasi sebelum dan sesudah melaksanakan aktivitas.Simpulan dari penelitian ini adalah kelompok yang diberikan perlakukan dengan mengonsumsi air kelapa muda lebih efektif dalam mempertahankan status hidrasi sebelum dan sesudah melaksanakan aktivitas olahraga.
Penerapan Doktrin Res Ipsa Loquitur pada Pemeriksaan Setempat dalam Perkara Pencemaran Lingkungan Nugraha, Muslim; Yani, Ahmad; Syahri Ramadhan, Muhammad; Banjarani, Desia Rakhma; Andreas, Ricco
Simbur Cahaya Volume 32 Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/sc.v32i2.5024

Abstract

Lingkungan hidup merupakan kesatuan dari seluruh objek dan kondisi tempat hidup makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Di antara semua makhluk hidup dan komponennya terdapat hubungan saling ketergantungan satu sama lain, sehingga membentuk suatu keseimbangan dalam kehidupan yang harus senantiasa dijaga. Apabila terjadi gangguan terhadap keseimbangan antara komponen-komponen dalam lingkungan hidup, maka dapat mengakibatkan ketidakseimbangan di dalamnya. Hal ini dapat terjadi akibat peristiwa alam ataupun ulah manusia yang mencemari lingkungan. Jika pencemaran tersebut dilakukan oleh manusia, baik secara sengaja maupun tidak sengaja, maka diperlukan adanya pertanggungjawaban hukum. Permasalahannya, terdapat banyak kesulitan dalam pembuktian kasus-kasus pencemaran lingkungan. Artikel ini akan membahas penerapan Doktrin Res Ipsa Loquitur sebagai upaya untuk mempermudah pembuktian dalam pemeriksaan langsung di lokasi terhadap kasus pencemaran lingkungan, sehingga penegakan hukum menjadi lebih efisien dan tidak terlalu membebani korban pencemaran lingkungan dalam membuktikan kesalahan pelaku pencemaran lingkungan.