Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Komunikasi Pembangunan Partisipatif untuk Pengembangan Pariwisata dan Keberdayaan Masyarakat Jaya, Muhammad Nur; Rery, Samdar; Nur, Nur Fahmi
Jurnal Penyuluhan Vol. 21 No. 02 (2025): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Department of Communication and Community Development Sciences and PAPPI (Perhimpunan Ahli Penyuluhan Pembangunan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25015/21202555878

Abstract

Pemberdayaan penting dilakukan oleh stokeholder untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat olehnya itu keberdayaan dapat dicapai oleh para pengelola pariwisata Papua. Pengelola Pariwisata mampu berdaya secara sosial, budaya, ekonomi, politik, Pendidikan dan lingkungan apabilah ada kesadaran diri sendiri untuk maju dan berdaya disamping didorong oleh pemerintah dan dunia usaha. Keberdayaan dalam hal ini diwujudkan melalui peran pengelola pariwisata, pemerintah dan dunia usaha melalui komunikasi pembangunan partisipatif dan pengembangan pariwisata. Pengembangan pariwasata ada banyak hal yang harus dikerjakan diantaranya pengembangan sarana prasarana dan objek wisata. Untuk pengembangan pariwisata melalui model komunikasi pembangunan partisipatif. Urgensi: sebagai sumber devisa daerah, membanguan pariwisata partisipatif, sumber daya manusia inovatif, kompotetif dan kreatif. Penelitian ini menggunakan paradigma positivistik dengan metode survey. Populasi adalah seluruh pengelola usaha wisata di Kota dan Kabupaten Jayapura, memilih sampel secara purposive. Analisis data penelitian dilakukan dengan pendekatan deskreptif dan infrensial. Tujuan: menganalisis pengaruh implementasi komunikasi pembangunan partisipatif terhadap pengembangan pariwisata dan keberdayaan masyarakat. Hasil: Pengaruh implementasi komunikasi pembangunan partisipatif sifatnya positif, signifikan dan langsung terhadap pengembangan pariwisata dan keberdayaan masyarakat.
Integrasi Kearifan Lokal melalui Strategi Komuniasi Pengembangan Pariwisata di Perbatasan RI-PNG Samdar Rery; Muhammad Nur Jaya; Indah Sulistiani
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v5i1.5534

Abstract

The tourism industry is one of the sources of regional foreign exchange that is enough to increase the region's original income, the RI-PNG border area in Jayapura City has many tourism locations, but tourism development is not a serious concern for the tourism office and the management of tourist attractions. Tourism development is still minimal and has not been integrated with local wisdom that can improve the community's economy. The purpose of this study is to describe the development of tourism through the integration of local wisdom with a communication approach in improving the community's economy, analyzing the process of integrating local wisdom in tourism development through local wisdom products. This research method uses a qualitative approach with Miles and Huberman model data analysis techniques, namely data collection, reduction, display, and conclusion drawing/verifying. The results of this study show that (1) communication of local wisdom development has not been done well in tourism development, especially participatory communication in increasing the empowerment of local communities through local wisdom products. (2) The use of communication media to encourage the progress of tourism has not been maximally carried out in promoting local wisdom resources.
HUKUM HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA DALAM PEMBANGUNAN MELALUI KOMUNIKASI PUBLIK YANG TRANSPARAN, PARTISIPATIF, DAN AKUNTABEL: The Law on Citizens’ Rights and Obligations in Development through Transparent, Participatory, and Accountable Public Communication Muhammad Yusuf; Anita Apriani; Imam Alfian Kadir; Samdar Rery; Rifqi Anan Pratama; Adimas Reza Prayudi Manggabarani; Yohana Sanyi; Christabell Meredith Kopeu
JBMP: Jurnal Bhakti Muhammadiyah Papua Vol. 1 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/byj90n45

Abstract

Rendahnya kesadaran hukum bagi masyarakat, terutama di daerah terpencil di Papua khususnya terkait hak dan kewajiban warga negara dalam pembangunan, masih menjadi persoalan nyata di Pulau Kosong, Kota Jayapura. Banyak warga belum memahami hak dasar seperti pendidikan dan perlindungan hukum, sementara kewajiban seperti membayar pajak dan menjaga ketertiban sering diabaikan. Berangkat dari masalah tersebut, dilakukan kegiatan penyuluhan hukum berbasis regulasi pendidikan dan pembangunan, merujuk pada UU No. 20 Tahun 2003, UU No. 12 Tahun 2012, serta Permendikbud No. 3 Tahun 2020. Metode partisipatif berupa ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus digunakan agar masyarakat aktif terlibat. Hasil pre-test menunjukkan pemahaman hanya 35%, meningkat menjadi 82% pada post-test. Outcome kegiatan berupa tumbuhnya kesadaran hukum kolektif, dengan impact diharapkan lahirnya masyarakat yang taat hukum, berpartisipasi aktif, dan mampu memperjuangkan haknya secara seimbang.