Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

21ST CENTURY SKILLS; THE EFFECT OF PROJECT BASED LEARNING TO FINANCIAL LITERACY ON CHILDREN AGED 5-6 YEARS Hapsari, Debby Tri; Suryono, Yoyon; Amiliya, Reni
EARR (Educational Administration Research and Review) Vol 3, No 2 (2019): DECEMBER 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/earr.v3i2.22370

Abstract

Financial Literacy has a very significant role in determining a person's level of welfare. Financial literacy education must be given from an early age because at this age children are in the golden period so that children can obtain basic financial knowledge and expertise to manage financial resources effectively and wisely by following future needs. At present financial literacy education is still taboo to be taught to young children so that financial literacy education is rarely done either in the family or school environment. To overcome this problem, this study proposes Project Based Learning as an effort to improve the financial literacy abilities of young children, especially children aged 5-6 years. The effectiveness of the Project Based Learning Model was evaluated by designing learning activities carried out through the financial literacy game with the quasi experiment method in 48 children aged 5-6 years. Two variables: Project Based Learning Model and financial literacy. The results showed that there was an increase in financial literacy children aged 5-6 years by 66.67%.
URGENSI MASA GOLDEN AGE BAGI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Amiliya, Reni; Utia Virli Susanti; Basori
Al-Abyadh Vol 7 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI INSTITUT AGAMA ISLAM DINIYYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/al-abyadh.v7i2.1372

Abstract

Masa Golden Age sangat penting bagi perkembangan anak usia dini pada masa yang akan datang. Pada masa ini, anak usia dini haruslah mendapatkan stimulasi agar tumbuh kembang anak dapat berkembang secara optimal. Metode penelitian ini menggunakan literature review. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal terkait pentingnya masa Golden Age bagi anak usia dini yaitu bahwa 50% variabilitas kecerdasan orang dewasa sudah terjadi ketika anak berusia 4 tahun. Peningkatan 30% berikutnya terjadi pada usia 8 tahun, dan 20% sisanya pada pertengahan atau akhir dasawarsa kedua.
Implementasi Video Animasi “Belajar Jujur” dari Nussa dan Rara dalam Pendidikan Nilai Antikorupsi pada Anak Usia Dini Fajriati, Ruliana; Amiliya, Reni; Monica Harvira, Bunga; Elsi Ramadani, Tri
Edusiana: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/edusiana.v3i1.1339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan inovasi pembelajaran nilai antikorupsi melalui cerita interaktif berjudul “Belajar Jujur” pada anak usia dini. Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan dengan pendekatan yang menyenangkan dan sesuai perkembangan anak, yaitu melalui dongeng, diskusi ringan, dan permainan simbolik. Penelitian dilakukan di TK Islam Annur Bastari, dengan subjek lima orang anak usia 5 tahun yang dipilih secara purposive dari kelas B yang berjumlah 15 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, dokumentasi, dan catatan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan cerita interaktif mampu meningkatkan pemahaman anak terhadap perilaku baik dan buruk, terutama dalam konteks kejujuran saat mengerjakan tugas. Data observasi juga menunjukkan bahwa anak-anak terlibat aktif dalam diskusi dan mampu merespons pernyataan guru dengan jawaban yang tepat secara moral. Anak-anak menunjukkan pemahaman yang berkembang melalui simbol, ekspresi verbal, dan tanggapan reflektif. Selain itu, kegiatan ini juga membantu mengembangkan aspek sosial dan emosional anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis cerita interaktif efektif sebagai media penanaman nilai antikorupsi sejak dini dan layak untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan PAUD.