Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Inflasi Pangan Terhadap Inflasi Umum di Kota Medan Insandi, Arief Muhazir; Ginting, Tampe Tuah Malem
Jurnal Agri Smart Deli Sumatera Vol. 2 No. 2 (2024): Artikel Riset September 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflasi menggambarkan kondisi ketika harga barang dan jasa meningkat secara bertahap dalam suatu periode. Inflasi yang tinggi dan tidak stabil sering dianggap sebagai tanda ketidakstabilan ekonomi, yang mana kenaikan harga barang dan jasa berlangsung secara terus-menerus. Penyebab inflasi pangan bisa sangat beragam, seperti perubahan harga bahan baku pertanian, cuaca ekstrem yang berdampak pada produksi, naiknya biaya produksi, perubahan permintaan pasar, kebijakan perdagangan, atau bahkan spekulasi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga jagung, kedelai, ayam, dan bawang putih terhadap inflasi di Kota Medan dengan menggunakan data bulanan dari tahun 2019 hingga 2023. Menggunakan metode VECM dan uji kausalitas Granger, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan jangka panjang antara harga kedelai dan ayam ras dengan inflasi. Dalam jangka pendek, harga jagung, kedelai, ayam, dan inflasi umum saling mempengaruhi di lag tertentu. Ada juga hubungan kausal satu arah antara harga jagung dan kedelai serta antara harga ayam dan inflasi umum.
Pendampingan mahasiswa baru melalui seminar pengembangan diri: Membangun mindset “Start Strong” pada kegiatan PKKMB Zebua, Adiwima; Insandi, Arief Muhazir
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (In progress)
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/ruangcendekia.v5i1.2146

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan dalam rangka PKKMB di Institut Bisnis dan Komputer Indonesia untuk memperkuat kesiapan mahasiswa baru melalui pembentukan mindset “Start Strong”. Permasalahan awal yang dihadapi peserta adalah kebutuhan adaptasi terhadap budaya akademik, pengelolaan waktu, serta penguatan motivasi dan kepercayaan diri dalam memulai perkuliahan. Pendekatan yang digunakan adalah pendampingan edukatif berbasis seminar pengembangan diri yang bersifat interaktif, meliputi pemaparan materi, diskusi dan tanya jawab, studi kasus singkat, serta refleksi komitmen pribadi. Evaluasi pelaksanaan dilakukan menggunakan angket pre–post dan umpan balik peserta untuk melihat perubahan pemahaman dan kesiapan, didukung observasi partisipasi selama kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai strategi adaptasi kampus, tujuan belajar, serta langkah praktis membangun kebiasaan positif sejak awal perkuliahan. Kegiatan ini menegaskan bahwa seminar pengembangan diri yang dipadukan dengan pendampingan partisipatif efektif sebagai sarana penguatan mindset mahasiswa baru pada fase transisi menuju kehidupan kampus.
Analisis Literatur tentang Peran Generasi Muda dalam Pengembangan Agribisnis Modern Tampe Tuah Malem Ginting; Arief Muhazir Insandi
Indonesian Journal of Sustainable Agriculture and Environmental Sciences (IJSAES) Vol. 1 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Sustainable Agriculture and Environmental Sciences (IJSAE
Publisher : CV. Truly Science Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65896/ijsaes.v1i1.3

Abstract

Background: The low participation of young people presents a serious challenge in ensuring the sustainability of this sector. Many young individuals are reluctant to engage in agribusiness because they perceive it as unpromising, lacking prestige, and full of risks. Aim: This study aims to identify the strategic role of youth in the development of modern agribusiness, as well as to analyze the challenges and opportunities that can be leveraged to increase their participation in the sector. Methods: The study uses a literature review method by examining various scientific journals, government policies, and reports related to agribusiness and youth participation in the agricultural sector. This approach seeks to summarize relevant findings and provide a comprehensive conceptual understanding. Results: The results show that young people have significant potential to advance agribusiness through the use of digital technology, product innovation, and entrepreneurial spirit. However, the challenges they face include limited access to land, capital, training, and a lack of targeted policy support. Several government policies, such as Presidential Regulation No. 2 of 2022, have attempted to address these challenges through youth entrepreneurship programs in the agricultural sector. Conclusion: Young people can become key drivers of modern agribusiness transformation in Indonesia if supported by appropriate policies, access to resources, and a conducive entrepreneurial ecosystem. Collaborative efforts from various stakeholders are needed to create an inclusive space for participation, making agriculture an attractive, profitable, and sustainable sector for the nation's future.