Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PROBELMATIKA PADA PENDIDIKAN DAN PENDIDIKAN ISLAM SERTA UPAYA PENCEGAHAN MELALUI KEBIJAKAN Mohammad Nurul Huda; Slamet
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 13 No. 1 (2024): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/tadibi.v13i1.788

Abstract

Pendidikan di Indonesia memegang peran krusial dalam pembentukan individu berpengetahuan, bermoral, dan kompetitif. Namun, berbagai problematika melingkupi sistem pendidikan, baik dalam pendidikan umum maupun Islam. Pendidikan umum dihadapkan pada tantangan seperti kesenjangan akses, rendahnya kualitas guru, kurikulum yang kurang relevan, dan keterbatasan teknologi. Hasil survei PISA 2018 menempatkan kemampuan siswa Indonesia dalam membaca, matematika, dan sains di bawah rata-rata global. Demikian pula, ketimpangan akses pendidikan masih terjadi, terutama di daerah terpencil seperti Papua. Pendidikan Islam menghadapi tantangan spesifik terkait kualitas madrasah dan pesantren yang seringkali tertinggal dalam hal fasilitas, kurikulum, dan akses teknologi. Kurikulum yang cenderung berfokus pada ilmu agama tradisional kurang mendukung kebutuhan globalisasi yang menuntut integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum. Selain itu, rendahnya kesejahteraan dan kualitas guru di lembaga pendidikan Islam memperburuk problem ini. Sebagian besar guru belum memiliki kompetensi pedagogik yang memadai, ditambah minimnya pelatihan profesional. Penelitian ini menyoroti perlunya reformasi pendidikan secara komprehensif, termasuk pembaruan kurikulum yang adaptif, peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, dan peningkatan akses terhadap teknologi pendidikan. Pendidikan Islam dihadapkan pada kebutuhan untuk mempertahankan identitasnya sembari beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa kebijakan pendidikan inklusif dan distribusi anggaran yang merata dapat menjadi solusi untuk mengatasi ketimpangan pendidikan. Dalam era digital, literasi teknologi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya saing lulusan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa banyak lembaga pendidikan Islam belum mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Reformasi kebijakan yang berbasis data dan inovasi diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di semua lini, baik umum maupun Islam. Tulisan ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku, hasil penelitian dan jurnal. Tulisan ini diharapkan bisa memberikan manfaat tentang problematika pada pendidikan dan pendidikan islam serta upaya pencegahan melalui kebijakan.
INOVASI PENDIDIKAN ISLAM: TRANSFORMASI PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM (PTKI) MENUJU UNIVERSITAS BERDAYA SAING GLOBAL Nanang Noerpatria; Mohammad Nurul Huda
Ta'dibi : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 13 No. 2 (2025): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/tadibi.v13i2.815

Abstract

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang kompeten dalam ilmu agama Islam serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Inovasi dalam PTKI menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi pendidikan Islam dalam era modern. Makalah ini membahas berbagai aspek inovasi dalam PTKI, termasuk pengembangan kurikulum, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta transformasi kelembagaan dari Sekolah Tinggi Islam (STI) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Perjalanan inovasi PTKI mencakup perubahan kelembagaan dari STI menjadi UII, kemudian PTAIN, IAIN, hingga UIN. Transformasi ini ditujukan untuk mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Selain itu, inovasi dalam metode pembelajaran, seperti pemanfaatan e-learning, pembelajaran aktif, serta penguatan kurikulum berbasis kompetensi juga menjadi bagian dari perkembangan PTKI. Lebih lanjut, inovasi dalam tata kelola pendidikan tinggi Islam terlihat dari peralihan status UIN menjadi Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (PT BLU) dan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH). Status ini memberikan PTKI lebih banyak fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan akademik, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang untuk mencapai status World Class University (WCU). Tulisan ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research) atau juga disebut studi pustaka, karena penulis mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah dari berbagai sumber, sumber data utama adalah dari buku, hasil penelitian dan jurnal. Tulisan ini diharapkan bisa memberikan manfaat tentang inovasi perguruan tinggi keagamaan islam (PTKI) di Indonesia.
Inovasi Pestisida Nabati Berbasis Daun Pepaya untuk Meningkatkan Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Sememu Kabupaten Lumajang Desfianto Akbar Perkasa; Syachillah Samy Qadriyyah; Niken Ayu Arthafany; Septi Rahayu; Aisya Rahani Salputri; Destri Aulia Wulandari; Muflikhatun Nikmah; Ariva Nawiriyah Putri; Defi Nugraheni; Ricky Kurniawan; Diana Lulita; Roihan Firdaus; Mohammad Nurul Huda
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v3i3.247

Abstract

The agricultural sector plays a strategic role in ensuring national food security, particularly in rural areas where the majority of the population depends on agricultural production. Sememu Village, an agricultural-based community with rice and tobacco as its primary commodities, has faced recurring pest attacks in recent years. Conventional pest control methods in the area have primarily relied on chemical pesticides. However, excessive and prolonged use of these chemicals has resulted in serious problems, including pest resistance, environmental contamination, and potential health risks to farmers and consumers. This study aims to improve farmers’ knowledge and practical skills by introducing an alternative, eco-friendly approach through a training program on the production of botanical pesticides derived from papaya leaves (Carica papaya L.). Papaya leaves are known to contain bioactive compounds such as papain, chymopapain, alkaloids, terpenoids, and flavonoids, which exhibit natural insecticidal properties. The training activities consisted of initial observation, presentation of scientific and practical materials, hands-on practice in the preparation of botanical pesticides, and field testing on rice and tobacco plants. The findings demonstrated that the use of papaya leaf-based pesticides effectively reduced pest feeding activity and increased pest mortality rates, thereby minimizing crop damage. Importantly, this approach did not cause harmful effects on the surrounding ecosystem. The program highlights the potential of botanical pesticides as a sustainable solution for integrated pest management in agricultural villages, contributing both to environmental conservation and farmers’ welfare.