Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP PENGHAWAAN ALAMI PADA DESAIN SANATORIUM DI KABUPATEN GOWA M, Suhardi; Marwati, Marwati; Nursyam, Nursyam
Nature : National Academic Journal of Architecture Vol 7 No 1 (2020): June
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Science and Technology, Alauddin State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nature.v7i1a9

Abstract

Abstrak_Salah satu prinsip arsitektur berkelanjutan berupa sistem penggunaan energi yang efisien seperti penghawaan yang alam dan kurangnya fasilitas rehabilitasi di Kabupaten Gowa. Sanatorium adalah wadah dengan basis pelaksanaan tindakan medis yang berfungsi sebagai tempat isolasi, perawatan dan rehabilitasi pasien TBC (Tuberculosis). Tujuan penulisan adalah membuat desain sanatorium dengan menggunakan konsep penghawaan alami yang berlokasi di Kabupaten Gowa, Kecamatan  Pattallassang, Desa Timbuseng. Metode pembahasan diawali dengan pengumpulan data yang diolah melalui analisis dan sintesis data yang kemudian diproses menjadi sebuah konsep perancangan sanatorium  meliputi kondisi fisik lokasi, bentuk dan ruang , letak dan bentuk bukaan jendela.  Proses analisis diawali dengan pembahasan kondisi fisik tapak berupa elevasi tanah, orientasi angin, lintasan matahari, suhu pada tapak. Kemudian dilanjutkan dengan pengolahan zona ruang dan bentuk dan diakhiri dengan pembahasan letak bukaan jendela pada bangunan. Hasil desain meliputi letak bangunan yang bermassa yang dipisah ruang terbuka, bentuk bangunan tidak lebar, pengelompokan  ruang yaitu zona perawatan, pengelola, poliklinik dan konsep penerapan penghawaan alami berupa model bukaan jendela terbuka pada zoning perawatanKata Kunci: Penghawaan Alami; Sanatorium; Kabupaten Gowa . Abstract_ One of the principles of sustainable architecture in the form of efficient energy use systems is natural memorization and lack of rehabilitation facilities in the Gowa district. The Sanatorium is a container with an implementation base of preventive action that serves as a place of isolation, maintenance, and rehabilitation of TB patients (Tuberculosis). The purpose of writing is to create a sanatorium design using an original memorizing concept in Gowa District, Pattallassang subdistrict, Timbuseng village. The discussion method begins with the collection of data processed through the analysis and synthesis of data then transformed into a design concept of the Sanatorium covering the physical condition of the location, shape, and space, layout and shape of the window openings. The analysis process begins with discussing the site's physical health in the land elevation, wind orientation, sun trajectory, and tread temperature. Then it is followed by the processing of space zones and shapes and concludes with the discussion of window openings in buildings. The results of the design include a building that has a mass split open space, the form of the building is not comprehensive, the space grouping is the maintenance zone, the organizer, the Polyclinic and the concept of implementation of natural aspiration in the form of the open window opening in the treatment zoningKeywords: Natural Conditioning, Sanatorium, Gowa Districts
PENGARUH BEBAN KERJA DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BANK BRI UNIT LUWU Mellyani, Mellyani; M, Suhardi; Salju, Salju
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 1 (2025): Edisi Januari - April 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i1.5389

Abstract

Di era digitalisasi sebagian karyawan harus bisa memantau pekerjaanya di luar jam kerja. Hal ini terkait dengan banyaknya pekerjaan yang harus dicapai untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Fenomena kinerja yang terjadi pada karyawan Bank BRI Unit Luwu, adalah sebagian karyawan cenderung pulang lebih lambat dari jam kerja normal, yaitu pukul 17.00 Wita. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa pengaruh variabel independen yaitu beban kerja dan motivasi kerja terhadap variabel dependen yaitu kinerja karyawan pada Bank BRI Unit Luwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengkaji satu permasalahan dari fenomena serta melihat kemungkinan kaitan atau hubungan-hubungan antar variabel dalam permasalahan yang ditetapkan. Selain itu, teknik pengumpulan data adalah menggunakan kuesioner. Jumlah populasi dalam penelitian ini 65 orang karyawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis Aplikasi SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Bank BRI Unit Luwu. Selain itu, beban kerja dan motivasi kerja berpengaruh secara positif dan signifikan secara keseluruhan terhadap kinerja karyawan.