Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Factors Associated with the Incidence of Complications in Patients with Acute Post Streptococcal Glomerulonephritis muzalipah, muzalipah; Muljanto, Selli; Rahman, Galih
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 11 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v2i11.306

Abstract

Post-streptococcal acute glomerulonephritis (PSAGN) is a form of glomerulonephritis that occurs after group A ?-hemolytic Streptococcus infection and is one of the leading causes of renal impairment in children. Although the prognosis is generally good, some patients develop serious complications, such as emergent hypertension, acute renal failure (AKI), congestive heart failure (CHF), and encephalopathy. This study aims to analyze the factors associated with the incidence of complications in PSAGN patients at RSUD Ulin Banjarmasin. This study used a cross-sectional retrospective design with data from the medical records of PSAGN patients treated between January 2022 and September 2024. The results showed that emergency hypertension was significantly associated with edema and high serum creatinine levels. CHF was more common in patients with low albumin levels, while encephalopathy was found to correlate with excess nutritional status, proteinuria, and crisis hypertension. This study underscores the importance of close monitoring of PSAGN patients to detect early risk factors for complications and provide appropriate interventions to reduce morbidity.
Hubungan Jumlah Trombosit dan Kadar Hematokrit dengan Severitas Infeksi Dengue Prasetyo, Okky; Hartoyo, Edi; Sanyoto, Didik Dwi; Marhaeni, Wulandewi; Muljanto, Selli
Sari Pediatri Vol 27, No 5 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.5.2026.329-37

Abstract

Latar belakang. Infeksi dengue masih menjadi masalah kesehatan utama dengan angka kejadian yang terus meningkat, terutama pada -anak. Pemeriksaan hematologi sederhana seperti kadar hematokrit dan jumlah trombosit berpotensi digunakan sebagai indikator awal severitas dengue. Tujuan. Menilai hubungan kadar hematokrit dan jumlah trombosit dengan severitas infeksi dengue, serta membandingkan sensitivitas dan spesifisitas keduanya sebagai prediktor dini severe dengue. Metode. Penelitian observasional analitik retrospektif dilakukan pada 119 pasien anak dengan infeksi dengue di RSUD Ulin Banjarmasin periode Januari 2023–Desember 2024. Analisis data menggunakan uji Chi-square, Spearman, serta kurva ROC. Hasil: Hemokonsentrasi ditemukan pada 33,6% pasien dan menunjukkan hubungan signifikan dengan severitas dengue (p=0,009; r=0,233). Hematokrit memiliki sensitivitas 100%, spesifisitas 69%, dan area di bawah kurva/AUC 0,762. Trombositopenia ditemukan pada 77,3% pasien dan juga berhubungan signifikan (p=0,019; r=0,227), dengan sensitivitas 100%, spesifisitas 12,2%, dan AUC 0,799. Hemokonsentrasi terbukti sebagai indikator dini kebocoran plasma, sedangkan trombositopenia efektif sebagai parameter eksklusi severe dengue, tetapi tidak cukup spesifik bila digunakan secara tunggal. Kesimpulan. Hematokrit dan trombosit berhubungan dengan tingkat keparahan infeksi dengue pada anak. Pemeriksaan hematologi sederhana ini dapat menjadi alat skrining dini untuk mengidentifikasi risiko severe dengue, sehingga membantu klinisi dalam menentukan tatalaksana lebih cepat dan tepat.