Sukarta, I Made
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Sukarta, I Made
Journal of Education Action Reseach Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v4i4.28650

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatan hasil belajar Bahasa Inggris siswa dengan  menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif  Tipe STAD siswa kelas X. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan rancangan deskriptif analitis . Penelitian ini dilaksanakan di Kelas X AP 1  yang kemampuan siswanya dalam pemahaman materi mata pelajaran Bahasa Inggris cukup rendah. Model pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil    belajar, dan Model analisis datanya adalah deskriptif  untuk data kuantitatif. Prosedur penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu; Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, Refleksi.  Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut: untuk data awal rata-rata 59,50, data siklus I terjadi peningkatan yaitu 68,00, dan rata-rata pada siklus II meningkat menjadi 76,50. Ketuntasan belajar pada data awal 23,33 %, Ketuntasan belajar pada siklus I adalah 66,67%, dan ketuntasan belajar pada silus II mencapai 100%. Jadi,   pelaksanaan pembelajaran bahasa inggris dengan menerapkan  Model  Pembelajaran Kooperatif Learning tipe STAD pada siswa kelas X AP 1 Semester 2, dapat meningkatkan  hasil belajar bahasa inggris secara
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Sukarta, I Made
Journal of Education Action Reseach Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v4i4.28650

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatan hasil belajar Bahasa Inggris siswa dengan  menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif  Tipe STAD siswa kelas X. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan rancangan deskriptif analitis . Penelitian ini dilaksanakan di Kelas X AP 1  yang kemampuan siswanya dalam pemahaman materi mata pelajaran Bahasa Inggris cukup rendah. Model pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil    belajar, dan Model analisis datanya adalah deskriptif  untuk data kuantitatif. Prosedur penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu; Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, Refleksi.  Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat dijabarkan sebagai berikut: untuk data awal rata-rata 59,50, data siklus I terjadi peningkatan yaitu 68,00, dan rata-rata pada siklus II meningkat menjadi 76,50. Ketuntasan belajar pada data awal 23,33 %, Ketuntasan belajar pada siklus I adalah 66,67%, dan ketuntasan belajar pada silus II mencapai 100%. Jadi,   pelaksanaan pembelajaran bahasa inggris dengan menerapkan  Model  Pembelajaran Kooperatif Learning tipe STAD pada siswa kelas X AP 1 Semester 2, dapat meningkatkan  hasil belajar bahasa inggris secara
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III: STUDI KORELASIONAL DI PUSKESMAS BALLAPARANG MAKASSAR Hamriani, Hamriani; Subriah, Subriah; Sukarta, I Made
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i3.10524

Abstract

Physiological, hormonal, and psychological adjustments during late pregnancy may increase women’s vulnerability to anxiety. Persistent anxiety during this period can adversely affect maternal well-being and fetal development, highlighting the need for supportive factors that help maintain maternal psychological stability. Husband support is considered one of the essential resources during pregnancy, as spouses often serve as the closest companions for pregnant women. This study aimed to examine the association between husband support and anxiety levels among third-trimester pregnant women at Ballaparang Public Health Center, Makassar. A quantitative observational analytic study with a cross-sectional design was conducted. The study involved 31 respondents recruited through accidental sampling. Data were collected using questionnaires assessing husband support and maternal anxiety, then analyzed with the Spearman rho test at a 5% significance level. The findings indicated that husband support scores ranged from 42 to 72, with a mean of 54.37 ± 8.25. Statistical analysis demonstrated a correlation coefficient of -0.386 and a p-value of 0.031, indicating a statistically significant inverse relationship between husband support and maternal anxiety. Greater husband involvement was associated with lower anxiety levels among pregnant women in the third trimester. Emotional, informational, appraisal, and instrumental support from husbands were found to contribute to improved maternal psychological readiness before childbirth. Strengthening husband participation in antenatal services is recommended to support maternal mental health outcomes. ABSTRAK Perubahan fisiologis, hormonal, dan psikologis selama akhir masa kehamilan dapat meningkatkan kerentanan ibu terhadap kecemasan. Kondisi kecemasan yang berlangsung terus-menerus berisiko memengaruhi kesehatan ibu serta perkembangan janin, sehingga diperlukan faktor pendukung yang mampu menjaga stabilitas psikologis ibu hamil. Salah satu bentuk dukungan yang dinilai penting berasal dari suami sebagai pendamping utama selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara dukungan suami dan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Ballaparang Kota Makassar. Penelitian menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 31 responden dipilih melalui teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui instrumen kuesioner mengenai dukungan suami dan tingkat kecemasan ibu hamil, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman rho pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan skor dukungan suami berada pada rentang 42–72 dengan rerata 54,37 ± 8,25. Analisis statistik memperoleh koefisien korelasi sebesar -0,386 dan nilai p = 0,031, yang menunjukkan adanya hubungan negatif bermakna antara kedua variabel. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa peningkatan dukungan suami berkaitan dengan penurunan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Dukungan dalam bentuk emosional, pemberian informasi, penghargaan, dan bantuan instrumental berkontribusi terhadap kesiapan psikologis ibu menjelang persalinan. Keterlibatan aktif suami direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam pelayanan antenatal guna mendukung kesehatan mental maternal.