Zahrah, Ninda Alza Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psychological Well-Being pada Mahasiswa Santri Ditinjau dari Dukungan Sosial & Stress Akademik Zahrah, Ninda Alza Nur; sukirno, Rita Setyani Hadi
Jurnal Psikologi Integratif Vol. 10 No. 2 (2022): Psikologi Integratif
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpsi.v10i2.2526

Abstract

Santri students are individuals who simultaneously study at universities and Islamic boarding schools. Students are vulnerable to experiencing academic stress caused by the burden of responsibility to carry out knowledge in two places and demands for academic achievement. The purpose of this study is to ascertain how social support and academic stress relate to the psychological well-being of santri students. Three research instruments and a quantitative methodology were employed in this study. In this study, 200 santri students from Special Region of Yogyakarta served as the sample. Employing Pearson product moment correlation analysis approaches for quantitative analysis. According to the study's findings, social support and academic stress significantly influence psychological well-being, with a combined effective contribution of 47,4%. Academic stress was negatively connected with psychological well-being (p=0,001) and favorably correlated with social support (p=0,001), with an effective contribution of 25,7% for each independent variable, according to an analysis of each independent variable. Mahasiswa santri adalah individu yang secara sekaligus menuntut ilmu di perguruan tinggi dan pondok pesantren. Mahasiswa rentan mengalami stres akademik yang disebabkan oleh beban tanggung jawab untuk mengemban ilmu di dua tempat dan tuntutan prestasi akademik. Ketersediaan dukungan sosial yang dimiliki juga dapat mempengaruhi tinggi-rendahnya tingkat psychological well-being mahasiswa santri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan psychological well-being mahasiswa santri ditinjau dari dukungan sosial dan stress akademik. Metode kuantitatif digunakan sebagai metode penelitian. Terdapat 200 mahasiswa santri di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi sampel sampel penelitian. Instrument yang digunakan ada 3 skala. Kemudian teknik analisis korelasi pearson product moment digunakan sebagai analasis data penelitian. Menurut output penelitian, dukungan sosial dan stres akademik memiliki dampak yang cukup besar terhadap psychological well-being, dengan sumbangan efektif sebesar 47,4%. Analisis masing-masing variabel independen menunjukkan bahwa stres akademik berhubungan negatif dengan kesejahteraan psikologis (p=0,001), dengan sumbangan efektif sebesar 25,7%. Sedangkan dukungan sosial berkorelasi positif dengannya (p=0,001), dengan kontribusi efektif sebesar 22,2%, menurut analisis masing-masing variabel independen.
Cognitive Behavioral Play Therapy untuk mengatasi perilaku school refusal pada anak Zahrah, Ninda Alza Nur; Anwar, Zainul
Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Vol. 12 No. 4 (2024): Procedia : Studi Kasus dan Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/procedia.v12i4.36595

Abstract

School refusal by children can occur due to the child’s ability to deal with various situations, both social and academic interactions. If the emotional burden is not handled, school refusal behavior can develop into a more complex and prolonged problem. This study aims to test the effectiveness of Cognitive Behavioral Play Therapy in overcoming school refusal behavior in children. The subject in this study was an eight-year-old girl. The assessment methods used were interviews, observations, graphic tests and Color Progressive Matrices (CPM). Cognitive Behavioral Play Therapy which was carried out for nine sessions helped the subject express anxiety about not going to school and find solutions to the problem. The success of this intervention was supported by the subject’s commitment to carrying out the tasks given and support from the subject’s parents and homeroom teacher.Penolakan sekolah pada anak dapat terjadi karena kemampuan anak dalam menghadapi berbagai situasi, baik interaksi sosial maupun akademik. Apabila beban emosional tersebut tidak ditangani, perilaku penolakan sekolah dapat berkembang menjadi masalah yang lebih kompleks dan berkepanjangan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Cognitive Behavioral Play Therapy dalam mengatasi perilaku penolakan sekolah pada anak. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak perempuan berusia delapan tahun. Metode asesmen yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes grafis dan Color Progressive Matrices (CPM). Cognitive Behavioral Play Therapy yang dilakukan selama sembilan sesi membantu subjek dalam mengekspresikan kecemasan tidak masuk sekolah dan menemukan solusi atas masalah tersebut. Keberhasilan intervensi ini didukung oleh komitmen subjek dalam melaksanakan tugas yang diberikan serta dukungan dari orang tua dan wali kelas subjek.