Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peran Dinas Sosial Dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Penanggulangan Kemiskinan di Desa Sidiangkat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Mohd iqbal Abdul Muin; Siti Abidah Lubis
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v8i1.7528

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bentuk kegiatan Dinas Sosial dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH), untuk mengetahui hambatan pemerintah melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH), danuntuk mengetahui solusi pemerintah dalam melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui Program Keluarga Harapan (PKH).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan mengumpulkan data lapangan dengan menggunakan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah Dinas Sosial dan masyarakat yang mendapat bantuan melalui Program Keluarga Harapan.Berdasarkan hasil penelitian, kehadiran dan peran Dinas Sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sidiangkat berjalan sesuai dengan tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada kelompok masyarakat yang sangat miskin dengan memberikan pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, dan pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat yang miskin.Dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pemerintah mengalami beberapa hambatan dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Keluarga Harapan diantaranya adalah pendataan kependudukan masyarakat miskin yang tidak lengkap sehingga menjadi kendala bagi pihak PKH dalam meratakan pemberian penerima bantuan PKH, kurangnya pemahaman masyarakat mengenai Program Keluarga Harapan
The Impact of Halal Tourism on the Economy of Communities Around Tourism Objects Reza Abdilla Sandy; Mohd Iqbal Abdul Muin
LAA MAISYIR: Jurnal Ekonomi Islam Vol.10 No.1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lamaisyir.v10i1.38944

Abstract

Halal tourism as a tourism concept according to Islamic sharia which offers religious facilities that attract tourists. Halal tourism has the potential to increase economic growth. This study uses a quantitative approach. The sampling technique used nonprobability sampling with a sample of 30 respondents. The results of the study show that halal tourism has a significant effect on the economy in the community around the Lotus Lake tourist attraction, Tinggi Raja Village, Asahan Regency. Based on an Islamic perspective, the impact of halal tourism on the economy can be seen from economic activity by trading and the community also getting halal jobs. Tourist destinations have also provided facilities according to Islamic law, such as Qibla directions at inns, information on the nearest mosque, places of worship for tourists and Muslim employees, paying attention to halal living with the availability of halal food and drinks provided at tourist spots, separate ablution areas for men and women, supporting facilities for performing prayers, and separate places for men and women and making it easier to purify.
DYNAMICS OF TRADITIONAL MARKETS: ADAPTATION AND INNOVATION OF TRADERS IN INCREASING COMPETITIVENESS IN THE MARKET IKAN LAMA MEDAN Hattaradzani, Shafiki; Muin, Mohd. Iqbal Abdul
Jurnal Apresiasi Ekonomi Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Institut Teknologi dan Ilmu Sosial Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31846/jae.v12i3.829

Abstract

The Market Ikan Lama Medan, founded in 1890 by Tjong A Fie, this tax has undergone significant changes, initially specifically as a fish trading place, now developing into a trading center for textiles and other similar goods. This research focuses on the phenomenon being experienced by traders in traditional markets where they face difficulties in adapting to digital technology, and adapting their way of trading to the policies that arise as a result of these developments. This exploration requires a qualitative phenomenological approach to understand the adaptation and innovation of traders in traditional markets. The results show that traditional traders focus on product ordering efficiency and convenient service for customers. They also build good relationships with customers to increase sales, offering discounts and special services. Traders also improvise with modern technology, but still rely on direct interaction with customers through bargaining to set appropriate prices.Keywords: Traditional markets, trader innovation, technology adaptation, customer service
The Role of Public Relations in Enhancing Public Trust as Muzakki towards the City of Medan's BAZNAS Munthe, Putri Oktapiani; Muin, Mohd. Iqbal Abdul A.
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 7, No 2 (2023): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v7i2.8682

Abstract

This research delves into the pivotal role of Public Relations (PR) in bolstering public trust among prospective muzakki (donors) towards Baznas of Medan City, an official and reputable zakat collection institution. A prevalent concern in the community revolves around determining the rightful recipients of zakat. Should it be directly distributed by muzakki to the mustahiq (those eligible to receive zakat), or should it be channeled through Baznas as the zakat collector? Utilizing a qualitative, descriptive approach, this study is conducted at Baznas of Medan City, situated at Jl. Prajurit No.95, Glugur Darat I, Kec. Medan Tim., Medan City, North Sumatra 20236. Data is collected through observations and interviews with Baznas representatives. The primary objectives of this research are to explore: 1) Baznas' strategies in empowering public relations as the forefront of Baznas in Medan City. 2) The support and management activities provided by Baznas of Medan City in the social and humanitarian sectors to enhance the community's quality and trust as muzakki. 3) The empowerment initiatives that involve direct supervision of zakat management for potential muzakki, which serve as evaluations for Baznas towards its muzakki engagement.
Pemanfaatan Ikan Kembung Sebagai Bahan Baku Otak-Otak untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Desa Indrayaman Prayogi, Agung; Sagala, Ismaniar Hasanah; Sari, Linda; Basyir, Muhammad Khalidin; Muin, Mohd Iqbal Abdul; Panggabean, Trisatin; Siagian, Yudi Maulana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18018

Abstract

Setiap orang menginginkan kehidupan yang sejahtera untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan memenuhi kebutuhan ekonominya akan pangan, sandang, dan papan. Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai tujuan masyarakat. Salah satu cara untuk mencapai hal tersebut dengan menciptakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan daya saing UMKM di desa Indrayaman dengan memanfaatkan ikan kembung sebagai bahan baku otak-otak. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan minat masyarakat desa Indrayaman terhadap konsumsi ikan kembung dan kontribusi positif terhadap pendapatan UMKM setempat. Meskipun masih terdapat tantangan dalam hal standarisasi produk, kegiatan ini berhasil mempromosikan potensi ekonomi lokal dan meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat ikan bagi kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan daya saing UMKM dan pengembangan produk pangan lokal. Program ini juga memberikan pelatihan diversifikasi produk perikanan, yang berdampak pada peningkatan penjualan lokal.
Medan Nikah Clinic's Da'wah Strategy Against the Marriage Is Scary Trend: A Phenomenological Study among Young Muslims Azizah, Siti; Muin, Mohd Iqbal Abdul
Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 15, No 1 (2025): Madania
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jiik.v15i1.36537

Abstract

The “Marriage Is Scary” trend reflects doubts, fears or concerns about married life that are often publicized through personal or reflective content on social media. The concerns often expressed stem from infidelity, domestic violence, marital unpreparedness, gender inequality, and poor conflict management leading to divorce. This study aims to analyze the da'wah strategy implemented by Medan's Nikah Clinic in dealing with the marriage is scary trend. The research uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, in-depth interviews with six program alumni, and documentation of activities at Nikah Clinic Medan, located in Medan City, North Sumatra. The data analysis technique was conducted by Miles and Huberman which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that Medan Nikah Clinic implemented a holistic education-based da'wah strategy, including: (1) organizing pre-marital lectures based on the integration of religious values and psychology; (2) involving professional da'i with interpersonal communication competencies; (3) establishing discussion forums and confidence-based matchmaking consultations; (4) outbound programs for character strengthening and partner cooperation; and (5) optimizing digital media for adaptive da'wah. This strategy is effective in building the mental, emotional, and spiritual readiness of prospective couples, which is reflected in the participants' narratives of increased self-confidence and decreased anxiety about marriage. This research contributes to enriching the study of da'wah strategies based on contemporary social phenomena and provides practical implications for the development of pre-marital education programs for the younger generation.
Implementasi Fikih Keluarga dalam Pengembangan Masyarakat Islam di Komplek Perumahan Dosen Politeknik Negeri Medan Pitriani; Iqbal Abdul Muin, Mohd
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.5176

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi fikih keluarga dalam pengembangan masyarakat Islam di Komplek Perumahan Dosen Politeknik Negeri Medan. Fikih keluarga memiliki peran penting dalam membentuk keluarga Muslim yang harmonis, terutama dalam aspek pengetahuan mengenai konsep fikih keluarga dan implementasi pengetahuan tersebut dalam pembentukan keluarga harmonis. Penerapan fikih keluarga yang baik dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan moral dan spiritual. Selain itu, pemahaman yang mendalam tentang fikih keluarga membantu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan rumah tangga sejalan dengan tuntunan syariat islam. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk menganalisis implementasi fikih keluarga dalam pengembangan masyarakat Islam di Komplek Perumahan Dosen Politeknik Negeri Medan. Fikih keluarga mempunyai peran penting dalam membentuk keluarga muslim yang harmonis agar dapat menjalani kehidupan sesuai dengan syari’at Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tujuh informan, yang terdiri dari orang tua, anak, serta tokoh lingkungan di komplek perumahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan di wilayah penelitian tersebut belum mengetahui tentang fikih keluarga, tetapi berdasarkan hasil wawancara, mereka telah mengimplementasikan fikih keluarga yang merupakan faktor terbentuknya keluarga harmonis tetapi tetap ada tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan fikih keluarga tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kesibukan orang tua, lingkungan, dan perkembangan teknologi merupakan faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Strategi pendidikan yang paling banyak digunakan oleh orang tua adalah metode keteladanan (uswatun hasanah), metode nasehat dan metode pembiasaan, di mana orang tua mendidik anak mereka dalam ibadah, sosial, dan akhlak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya fikih keluarga dalam membentuk generasi Muslim yang berkualitas.
Peran Pengajian Al Hidayah Dalam Membangun Interaksi Sosial Di Desa Paya Gambar Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Annisa Tanjung, Fitri; Abdul Muin , Mohd. Iqbal
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v8i2.4363

Abstract

Social interaction is a basic human need as a social being. In Paya Gambar Village, Al Hidayah religious studies are not only a place for religious learning, but also to strengthen social relations and strengthen Islamic brotherhood. Although the majority of the community is Muslim, many still do not have a good understanding of religion, so religious studies play a role as a strategy to increase religious insight. The purpose of this study is to understand how Al-Hidayah religious studies contribute to the development of social interaction in the community and maintain friendships that strengthen relationships between residents. The method in this study uses a qualitative approach with descriptive methodology. Data were obtained through interviews, observations, and documentation collection. Data analysis was carried out by means of reduction, presentation, and drawing conclusions. To ensure the validity of the data, the researcher used source triangulation. The results of this study indicate that the religious studies facilitate members to get to know each other better, both in aspects of worship and daily life, and deepen religious knowledge. This activity also encourages a sense of togetherness, helps in solving small problems, and provides support when facing difficult economic situations or disasters. Thus, Al-Hidayah religious studies have proven to play an important role as a foundation for strengthening social relations among the residents of Paya Gambar Village, while also functioning as a means of communication and networking in various aspects of social life, religion, and other activities in society.
Implementasi Fikih Keluarga dalam Pengembangan Masyarakat Islam di Komplek Perumahan Dosen Politeknik Negeri Medan Pitriani; Mohd Iqbal Abdul Muin
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni - Juli 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i4.5176

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi fikih keluarga dalam pengembangan masyarakat Islam di Komplek Perumahan Dosen Politeknik Negeri Medan. Fikih keluarga memiliki peran penting dalam membentuk keluarga Muslim yang harmonis, terutama dalam aspek pengetahuan mengenai konsep fikih keluarga dan implementasi pengetahuan tersebut dalam pembentukan keluarga harmonis. Penerapan fikih keluarga yang baik dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan moral dan spiritual. Selain itu, pemahaman yang mendalam tentang fikih keluarga membantu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan rumah tangga sejalan dengan tuntunan syariat islam. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk menganalisis implementasi fikih keluarga dalam pengembangan masyarakat Islam di Komplek Perumahan Dosen Politeknik Negeri Medan. Fikih keluarga mempunyai peran penting dalam membentuk keluarga muslim yang harmonis agar dapat menjalani kehidupan sesuai dengan syari’at Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tujuh informan, yang terdiri dari orang tua, anak, serta tokoh lingkungan di komplek perumahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan di wilayah penelitian tersebut belum mengetahui tentang fikih keluarga, tetapi berdasarkan hasil wawancara, mereka telah mengimplementasikan fikih keluarga yang merupakan faktor terbentuknya keluarga harmonis tetapi tetap ada tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan fikih keluarga tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Kesibukan orang tua, lingkungan, dan perkembangan teknologi merupakan faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Strategi pendidikan yang paling banyak digunakan oleh orang tua adalah metode keteladanan (uswatun hasanah), metode nasehat dan metode pembiasaan, di mana orang tua mendidik anak mereka dalam ibadah, sosial, dan akhlak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya fikih keluarga dalam membentuk generasi Muslim yang berkualitas.
INTEGRATION OF ISLAMIC VALUES IN THE TRADITION OF TRAMPLING EGGS AT JAVANESE WEDDING CEREMONIES IN BATANG KUIS PEKAN VILLAGE, BATANG KUIS DISTRICT, DELI SERDANG REGENCY Pradana, Chandra Anggi; Muin, Mohd. Iqbal Abdul
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i1.1281

Abstract

Traditions are one form of local wisdom passed down thru generations and still preserved by society, including in the context of Javanese traditional weddings. One tradition that is still maintained is the egg-stepping ceremony, where the groom steps on chicken eggs that are then cleaned by the bride. This process has deep philosophical significance, namely the husband's readiness to take on household responsibilities and the wife's sincerity in supporting and serving her partner. However, the tide of modernization has led some young generations to view it merely as a ceremonial ritual without understanding the values and philosophy it contains. This research aims to describe the implementation of the egg-stepping tradition among Javanese people in Batang Kuis Pekan Village, analyze the symbolic meaning contained within it, and explain the integration of Islamic values into the tradition. The research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data was collected thru observation, interviews with traditional leaders, religious figures, the wedding couple, and community members, as well as documentation of the wedding procession. Data analysis was conducted thru reduction, presentation, and drawing conclusions. The research results show that the egg-stepping tradition is still carried out as part of the cultural identity of Javanese society, with symbolic meanings that align with Islamic teachings, such as responsibility, compassion, justice, and respect within the household. This tradition does not contradict Islamic law; in fact, it can be used as a means of cultural proselytization to strengthen Islamic values in community life. Thus, this research affirms the importance of maintaining a balance between preserving local cultural heritage and implementing Islamic values so that traditions remain relevant in the modern era.