Destiawan Eko Utomo
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Dukungan Keluarga dan Perilaku Penderita Hipertensi terhadap Pencegahan Stroke Auwalia Noer Cahyanti; Destiawan Eko Utomo
Jurnal Kesehatan Vol 14, No.1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v14i1.12058

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan dengan peningkatan tekanan darah ≥ 140/90 mmHg. Dukungan keluarga sangat penting bagi penderita hipertensi sehingga penderita lebih patuh dalam menjalani pengobatannya dan mencegah terjadinya stroke. Tujuan: Untuk mengetahui seberapa pentingnya dukungan keluarga dan perilaku penderita hipertensi terhadap pencegahan stroke. Metode: Rentang tahun 2015-2020 dengan menggunakan Google Scholar, Research Gate, Semantic Scholar, Elsevier, Portal Garuda dan Mendeley. Hasil: Dari 35 artikel yang sesuai dengan topik dan tujuan penelitian didapatkan sebanyak 17 artikel yang menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dan perilaku hipertensi dalam pencegahan stroke dengan nilai p value (0,05) dan sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kesimpulan: Didapatkan yang memiliki dukungan keluarga dalam kategori sedang hingga tinggi. Tetapi di berbagai literatur terdapat perilaku penderita hipertensi dalam pencegahan stroke masuk kategori kurang hingga cukup. Tingginya dukungan dari keluarga sangat diharapkan untuk mengelola perilaku penderita hipertensi dalam pencegahan stroke. Meningkatkan kesadaran diri penderita hipertensi juga sangat berpengaruh untuk dapat melaksanakan perawatan diri dengan baik dalam mencegah komplikasi pada penderita hipertensi. Kata Kunci : Dukungan Keluarga Hipertensi, Perilaku Hipertensi, Pencegahan Stroke Pada Hipertensi
pengaruh terapi musik instrumental terhadap kualitas tidur pada pasien post operasi yang mengalami gangguan tidur tahun 2020 Putri, Nesri Aulia; Destiawan Eko Utomo
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.93 KB)

Abstract

Sleep disorders or insomnia is the most common disorder experienced by all people in the world. According to survey conducted by Crampex 86% of people around the world have sleep disorders namely insomnia, such as in England alone as many as ten million prescription drugs have been written each year for people with sleep disorders. In Indonesia, the prevalence of insomnia sufferers is estimated at 10%, which means that of the total 238 million people in Indonesia, around 23 million suffer from insomnia. The objective of this research to determine the effect of instrumental music therapy on sleep quality in post-operative patients who experience sleep disorders. The method use analysis approach to analyze the data that the author will use, namely thematic analysis: simplified approach. The articles that the researcher will review are primary data. Researchers use databases such as Google Scholar, PubMed, Research Gate and Elsevier. The results based on a literature review of five inclusion articles that have been reviewed by the author, it was found that there was an influence between instrumental music therapy on sleep quality with an average p-value <0.050. The conclusion is music therapy can affect changes in the quality of sleep in a person especially in patients after undergoing surgery that has a sleep disorder, the use of music therapy can be recommended as an alternative / non-pharmacological intervention that can affect the sleep quality of someone who has a sleep disorder.
Hubungan Motivasi Kesembuhan Dan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kesembuhan Pasien Tuberkulosis RSUP DR Sitanala Muhamad Nurpaqih; Destiawan Eko Utomo; Imas Sartika
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.817

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis paru, dikenal sebagai TBC, masih menjadi salah satu masalah di Indonesia. hal ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis dan menyebar secara kronis. paru-paru, otak, tulang, ginjal, mata, dan organ lainnya dapat dirusak oleh bakteri tuberkulosis. selain itu, orang lain dapat menerima droplet yang dihirup oleh orang yang telah terinfeksi tuberkulosis. Proses pengobatan dapat memakan waktu enam bulan atau bahkan lebih lama (Kementerian Kesehatan RI, 2020). Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan motivasi kesembuhan dan dukungan keluarga dengan Tingkat kesembuhan pasien tuberculosis di rumah sakit rsup dr sitanala. Metodologi Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien tuberculosis Tb Paru ruang poli di RSUP Dr Sitanala berjumlah 86 pasien. Teknik sampling penelitian ini menggunakan metode Total Sampling. Instrument penelitian terdiri dari Kuesioner dan melihat rekam medis untuk mengobservasi pasien. Hasil Penelitian : Motivasi kesembuhan pada pasien Tuberculosis ruang poli TB Paru di RSUP Dr Sitanala adalah motivasi kesembuhan sedang, dukungan keluarga baik dengan tingkat kesembuhan negatif Kesimpulan : Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan motivasi kesembuhan dan dukungan keluarga dengan tingkat kesembuhan pasien dengan hasil (p–value =0,000).
Hubungan Antara Tingkat Nyeri Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Pasca Bedah Ruangan Bima Cindy Ilmi Nimastin Prahayu Ngestu; Destiawan Eko Utomo; Imas Sartika
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.835

Abstract

Latar Belakang : Sangat penting bagi setiap orang untuk menjaga kualitas hidup mereka. Tidur membantu tubuh berfungsi secara normal, mengatur suhu dan menyimpan energi secara normal. Sebenarnya tidur membantu otak rileks, terutama jaringan sel otak terluar yang berfungsi untuk mengingat, melihat, menilai dan membayangkan [1]. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan antara tingkat nyeri dengan kualitas tidur pada pasien pasca bedah di RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang. Metodologi Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan ini secara potong lintang (cross sectional). Sampel dalam penelitian ini adalah pasien pasca bedah di ruang bima di RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang berjumlah 168 pasien. Teknik sampling penelitian ini menggunakan metode consecutive sampling. Instrument penelitian terdiri dari kuesioner. Analisa data menggunakan Chi-square. Hasil Penelitian : Tingkat nyeri pada pasien pasca bedah ruang bima di RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang adalah tingkat nyeri sedang dengan kualitas tidur buruk. Kesimpulan : maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan tingkat nyeri dengan kualitas tidur pada pasien pasca bedah dengan hasil (p – value =0,015).
Hubungan Pengetahuan Dengan Pencegahan Terjadinya Luka Diabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rawat Jalan RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang Bela Sapila; Destiawan Eko Utomo; Imas Sartika
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): GJIK - FEBRUARI s/d JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v3i1.1020

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang menyerang lebih dari 340 juta manusia di seluruh dunia dan sekitar 20% diantaranya menyebabkan luka. Luka diabetes melitus umumnya terjadi di kaki, pada penderita Diabetes melitus dan 6% diantaranya membutuhkan perawatan rawat inap di rumah sakit karena luka mengalami infeksi. Menjadi kronis, atau mengalami komplikasi. Tujuan: Mengetahui tentang apakah ada hubungan antara pengetahuan penderita penyakit Diabetes Melitus terhadap pencegahan luka Diabetes Melitus. Desain Penelitian: penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik Sampel: Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah Sampel: Jumlah sampel 104 responden. Hasil Penelitian: Analisis Menggunakan Uji Chi-Square terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan diabetes melitus dengan pencegahan diabetes melitus dengan p-value 0,004. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan diabetes melitus dengan pencegahan diabetes melitus dengan p-value 0,004 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang memili arti terdapat Hubungan pengetahuan dengan pencegahan terjadinya luka diabetes pada pasien diabetes melitus di rawat jalan RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Penderita Hipertensi Di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr Sitanala Kota Tangerang Muhamad Rafli; Destiawan Eko Utomo; Cicirosnita J.Idu
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 10 (2025): Menulis - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i10.676

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi adalah kondisi kronis dengan tekanan darah ≥140/90 mmHg yang dapat menimbulkan komplikasi serius. Kualitas tidur yang buruk sering memperburuk hipertensi dan dipengaruhi oleh kecemasan, karena kecemasan memicu peningkatan denyut jantung serta aktivasi sistem saraf simpatik yang berdampak pada tekanan darah dan tidur. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada penderita hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Sitanala Kota Tangerang. Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan rancangan cross-sectional. Sampel diperoleh dengan accidental sampling pada 97 responden hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden mengalami kecemasan (57,7%) dan kualitas tidur buruk (59,8%). Analisis bivariat menunjukkan kualitas tidur buruk lebih banyak ditemukan pada kategori cemas (89,3%). Uji Chi-Square menghasilkan p-value = 0,001 (<0,05), sehingga terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur. Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara kecemasan dan kualitas tidur pada penderita hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Sitanala. Saran: Tenaga kesehatan diharapkan memberikan edukasi, konseling, serta intervensi manajemen stres dengan dukungan keluarga untuk meningkatkan kualitas tidur sekaligus membantu pengendalian tekanan darah.