Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN GHP (GOOD HANDLING PRACTICE) DAN GMP (GOOD MILLING PRACTICE) PADA USAHA PENGGILINGAN PADI KECIL DI TAMBELANG, BEKASI Mochammad Farrij Al Syahkhaafi; Delfi Gustina; Ferianto Ferianto; Ekaterina Setyawati
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 1 (2022): April
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol1.2022.62

Abstract

Beras merupakan salah satu komoditas pangan yang sangat penting di Indonesia. Banyaknya eksistensi penggilingan padi di Indonesia membuat persaingan usaha penggilngan padi menjadi tinggi, sehingga mutu dan kualitas beras sangat menjadi acuan utama dalam usaha untuk memenangkan persaingan. Pemahaman terhadap standar mutu pengolahan beras harus dipahami khususnya bagi pelaksana usaha penggilingan padi, sehingga hasil produk lebih dapat bersaing di pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat tingkat penerapan GHP dan GMP di penggilingan padi kecil (PPK X). Berdasarkan hasil rekapitulasi data tabulasi terkait penerapan GHP dan GMP pada responden didapat sebesar 53,8 % untuk tingkat kesesuaian penerapan GMP sedangkan, tingkat kesesuaian penerapan GHP sebesar 58,33 %. Angka ini dapat merepresentasikan bagaimana PPK X belum optimal dalam upaya penjaminan mutu beras. Rendahnya penerapan GHP dan GMP di PPK X disebabkan beberapa faktor yaitu belum adanya sosialisasi yang menyeluruh kepada pekerja mengenai pentingnya penerapan GHP di lingkungan penggilingan padi untuk meningkatkan mutu beras hasil panen, adanya keterbatasan pendanaan dan sumber daya terutama untuk menerapkan GHP dan GMP yang baik.
ANALISIS POSTUR KERJA PEKERJA DI USAHA PENGGILINGAN PADI KECIL DENGAN ANALISIS REBA Rijal Rahman Hakim; Bagas Kurnia Putra; Ekaterina Setyawati
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 1 (2022): April
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol1.2022.83

Abstract

Penggilingan Padi Kecil merupakan salah satu usaha kecil yang proses produksinya masih konvensional. Berdasarkan dari hasil pengamatan awal, terdapat 5 stasiun kerja yang operatornya masih menggunakan tenaga kerja manusia dan memiliki faktor risiko kesehatan kerja seperti mengalami cidera, diantaranya yaitu stasiun penjemuran gabah, stasiun pemindahan gabah, stasiun pengupasan gabah, stasiun pemisahan beras pecah kulit, dan stasiun proses pemutihan beras. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat cidera kerja pada pekerja. Metode yang digunakan adalah REBA (Rapid Entire Body Assessment). Dari hasil perhitungan lima aktivitas mempunyai tingkat risiko sangat tinggi yang artinya perlu tindakan sekarang juga pada proses penjemuran gabah, pemindahan gabah, pengupasan gabah, pemisahan beras pecah kulit, dan pemutihan beras dengan skor akhir REBA 11 dan 13. Hal ini berarti perlu dilakukan perbaikan pada proses tersebut sehingga dapat mengurangi cidera kerja para pekerja. Usulan perbaikannya adalah melakukan pembekalan mengenai cara pengangkatan beban berat yang benar kepada para pekerja, pengelola memberikan fasilitas yang memadai kepada pekerja salah satunya dengan menambah wadah yang memiliki pegangan yang baik dan pihak manajemen melakukan pengawasan terhadap pekerja ketika bekerja.