Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerapan Pendidikan Karakter Dalam Meningkatkan Program Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Sulistiono, Muhammad; Arifah, Afifatu Nur; Al Arifi, Ahmad Musyadad; Adzim, Angga Chidlomul; Anggraeni, Devi Alifna; Fitriana, Dewy Nur; Hadi, Ella Amalia; Dwi Andriyani, Ervina Rahma; Yafie, Ilham Ali; Kusumaningrum, Lintang Dewi; Azizah, Luluk
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol 1, No 3 (2020): Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.8664

Abstract

Desa Ketawang Kecamatan Gondanglegi merupakan sebuah desa yang terletak di salah satu Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Malang. Desa ini secara geografis berada di Kabupaten Malang bagian selatan, yang mana untuk bagian selatan berbatasan dengan Desa Putat Lor, bagian utara berbatasan dengan Desa Putukrejo, bagian barat berbatasan dengan Desa Ganjar dan bagian timur berbatasan dengan Desa Urek-urek. Karena Desa ini terletak di bagian Malang Selatan yakni termasuk salah satu akses atau jalan utama menuju pantai selatan sehingga biasanya terjadi kepadatan lalu lintas ketika hari libur. Universitas sebagai penyelanggara Tri-Dharma Perguruan Tinggi khususnya Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersinergi dalam membangun daerah. Dengan adanya program KKN-PPM ini maka secara signifikan akan mendorong masyarakat melalui pendidikan. Dengan metode partisipatif yang mana sasaran dari Pelaksanaan KKN-PPM adalah masyarakat Desa Ketawang. Dalam melaksanakan kegiatan KKN PPM, peserta KKN PPM 2020 berpartisipasi dalam bidang pendidikan karakter, kebudayaan berbasis kearifan lokal dan administrasi desa. Dimana dalam bidang pendidikan peserta terjun ke sekolah setempat, kegiatan pendidikan lain serta dengan diadakannya lomba anak, guna mewadahi potensi aanka serta mengembangkan kretivitas anak. Termasuk dalam bidang administrasi desa peserta berperan aktif dalam kegiatan kantor desa, serta kegiatan masyarakat sekitar.
Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multiliterasi di Madrasah Tsanawiyah Salam, Mohammad Abdus; Arifin, Imron; Sulistiono, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3969

Abstract

Penelitian ini untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan perencanaan, proses dan evaluasi Pembelajaran PAI berbasis multiliterasi. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian ini merangkum; 1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sesuai dengan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Multiliterasi dengan menambah atau memasukkan pembelajaran literasi kedalam mata pelajaran; 2) dalam pelakasanaan pembelajaran meliputi beberapa tahapan seperti awal pembelajaran, inti dan penutup dilaksanakan di dalam kelas maupun di perpustakaan ataupun di Laboratorium Komputer dengan pembiasaan membaca buku, menanggapi isi dari buku tersebut, baik secara lisan maupun tertulis, dan terdapat pembiasaan yang lain seperti membaca ratibul ‘Athos sebelum pembelajaran di laksanakan; 3) evaluasi pembelajaran yang mencakup Penilaian harian, tengah semester, dan akhir semester dengan indikator peserta didik mampu menggali atau memaknai teks yang telah dibaca, menulis dan evaluasi secara kritis dari karya yang dibuat. Kemudian, penilaian sikap dilakukan dengan observasi sikap, prilaku keseharian dikelas ataupun di pesantren. Yang terakhir, sikap keterampilan dihasilkan dari tes lisan dan praktik. Dengan hasil tersebut menjadi referensi bagi pelaksana pembelajaran PAI dalam mengembangkan literasi berbasis keagamaan.
Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multiliterasi di Madrasah Tsanawiyah Salam, Mohammad Abdus; Arifin, Imron; Sulistiono, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3969

Abstract

Penelitian ini untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan perencanaan, proses dan evaluasi Pembelajaran PAI berbasis multiliterasi. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian ini merangkum; 1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sesuai dengan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Multiliterasi dengan menambah atau memasukkan pembelajaran literasi kedalam mata pelajaran; 2) dalam pelakasanaan pembelajaran meliputi beberapa tahapan seperti awal pembelajaran, inti dan penutup dilaksanakan di dalam kelas maupun di perpustakaan ataupun di Laboratorium Komputer dengan pembiasaan membaca buku, menanggapi isi dari buku tersebut, baik secara lisan maupun tertulis, dan terdapat pembiasaan yang lain seperti membaca ratibul ‘Athos sebelum pembelajaran di laksanakan; 3) evaluasi pembelajaran yang mencakup Penilaian harian, tengah semester, dan akhir semester dengan indikator peserta didik mampu menggali atau memaknai teks yang telah dibaca, menulis dan evaluasi secara kritis dari karya yang dibuat. Kemudian, penilaian sikap dilakukan dengan observasi sikap, prilaku keseharian dikelas ataupun di pesantren. Yang terakhir, sikap keterampilan dihasilkan dari tes lisan dan praktik. Dengan hasil tersebut menjadi referensi bagi pelaksana pembelajaran PAI dalam mengembangkan literasi berbasis keagamaan.
Penerapan Pendidikan Karakter Dalam Meningkatkan Program Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Sulistiono, Muhammad; Arifah, Afifatu Nur; Al Arifi, Ahmad Musyadad; Adzim, Angga Chidlomul; Anggraeni, Devi Alifna; Fitriana, Dewy Nur; Hadi, Ella Amalia; Dwi Andriyani, Ervina Rahma; Yafie, Ilham Ali; Kusumaningrum, Lintang Dewi; Azizah, Luluk
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 1 No. 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v1i3.8664

Abstract

Desa Ketawang Kecamatan Gondanglegi merupakan sebuah desa yang terletak di salah satu Kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Malang. Desa ini secara geografis berada di Kabupaten Malang bagian selatan, yang mana untuk bagian selatan berbatasan dengan Desa Putat Lor, bagian utara berbatasan dengan Desa Putukrejo, bagian barat berbatasan dengan Desa Ganjar dan bagian timur berbatasan dengan Desa Urek-urek. Karena Desa ini terletak di bagian Malang Selatan yakni termasuk salah satu akses atau jalan utama menuju pantai selatan sehingga biasanya terjadi kepadatan lalu lintas ketika hari libur. Universitas sebagai penyelanggara Tri-Dharma Perguruan Tinggi khususnya Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersinergi dalam membangun daerah. Dengan adanya program KKN-PPM ini maka secara signifikan akan mendorong masyarakat melalui pendidikan. Dengan metode partisipatif yang mana sasaran dari Pelaksanaan KKN-PPM adalah masyarakat Desa Ketawang. Dalam melaksanakan kegiatan KKN PPM, peserta KKN PPM 2020 berpartisipasi dalam bidang pendidikan karakter, kebudayaan berbasis kearifan lokal dan administrasi desa. Dimana dalam bidang pendidikan peserta terjun ke sekolah setempat, kegiatan pendidikan lain serta dengan diadakannya lomba anak, guna mewadahi potensi aanka serta mengembangkan kretivitas anak. Termasuk dalam bidang administrasi desa peserta berperan aktif dalam kegiatan kantor desa, serta kegiatan masyarakat sekitar.
Multicultural Learning Competence Analysis of Teachers in Madrasah Ibtidaiyah Sulistiono, Muhammad; Mansur, Rosichin
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i1.1659

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Negeri I Malang shows a multicultural level in educational values. Therefore, the purpose of this research is to find out the pattern of teacher multicultural learning competencies in managing diversity from various backgrounds among the residents of MIN 1 Malang. This research used a qualitative approach to phenomenological research. Research findings and results: 1) multicultural experiences of teachers include; perception alerts, problem solving, and surveys. 2) The teacher's knowledge of the cultural background of students includes; knowledge of multicultural values and cultural knowledge of students. 3) teacher skills in multicultural-based learning include; transparent norms and expectations, awareness of change, and productive interaction. The conclusions in this study show that the competence of teachers at Madrasah Ibtidaiyah Negeri I Malang City in general has multicultural competence with interesting and unique patterns.
THE DEVELOPMENT OF INHERITANCE MODULE BASED ON KITAB ASASUL FARAID IN SENIOR HIGH SCHOOL Robby, Muhammad Fadhli; Afifulloh, Mohammad; Sulistiono, Muhammad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i03.8993

Abstract

Bacground: Islamic Religious Education (PAI) is crucial for fostering students’ character and understanding of Islamic teachings, yet inheritance law remains challenging due to its abstract principles and complex calculations. This study developed a PAI module based on Kitab Asasul Faraid to enhance learning outcomes for senior high school students. Using a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), the module was validated by two experts in Islamic studies and tested with 34 Grade XII students at SMAN 2 Kota Kediri. Results showed strong validity (92–96%), positive student feedback (76% rated it highly effective), and significant improvement in pre- and post-test scores (78 to 82; t = 14.3, p < 0.05). The module effectively improved students’ comprehension of inheritance law by integrating classical Islamic texts into accessible learning resources. It is recommended for broader adoption in high schools and adaptation for digital platforms to enhance accessibility. Conclusion: The main contribution of this research is to provide a learning model that can be used as a strategic alternative in the design of research curriculum in Islamic higher education, which is responsive to the needs of students and the challenges of the contemporary era.
A Learning Needs Analysis of PAI for Strengthening Qur’anic Literacy at Vocational High School Irdiantina, Shasy Suci; Sulistiono, Muhammad; Musthofa, Indhra
Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 1 (2026): Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam (April)
Publisher : Fakultas Tarbiyah - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alulya.v11i1.6318

Abstract

Islamic Religious Education plays a strategic role in shaping students’ religious character, particularly through mastery of Qur’anic reading and writing skills (BTQ), which serve as the foundation of religious learning. However, at the vocational high school level, disparities in students’ basic BTQ abilities persist, affecting the effectiveness of Islamic Religious Education learning. Previous studies have largely emphasized the use of learning media or digital approaches in religious education, while studies that specifically analyze the learning needs of BTQ and its integration with the school’s academic system remain limited. This study aims to analyze the learning needs of Islamic Religious Education in improving students’ Qur’anic reading and writing skills at SMK Negeri 1 Kepanjen, Malang. This research employs a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through semi-structured interviews with one Islamic Religious Education teacher, observations of the learning process, and documentation studies, and were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The results show that the main need in Islamic Religious Education learning lies in strengthening students’ basic BTQ abilities, which are still uneven in both reading and writing Arabic letters. Observation and interview findings indicate that some students still have difficulty reading the Qur’an fluently and writing Arabic letters correctly. To address this condition, the school developed a learning innovation through the Qur’an Reading Completion Program (Tuntas Baca Al-Qur’an) integrated into the school’s academic system through the use of pocket books, recitation submissions, and the gradual strengthening of reading and writing practice, which helps teachers monitor the development of students’ BTQ abilities more systematically. This study concludes that strengthening BTQ should be designed in an adaptive, tiered, and sustainable manner as a strategic component of Islamic Religious Education.