This Author published in this journals
All Journal e-GIGI
Rasni, Novia D. P.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kebiasaan Menyikat Gigi dan Status Kesehatan Gingiva pada Anak Sekolah Dasar Rasni, Novia D. P.; Khoman, Johanna A.; Pangemanan, Damajanty H. C.
e-GiGi Vol 8, No 2 (2020): E-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.8.2.2020.29905

Abstract

Abstract: Besides caries, tooth and mouth disease commonly found in children is gingival inflammation (gingivitis). The high prevalence of gingivitis in Indonesia is due to the fact that most people have not adopted good and effective habits in tooth brushing. Indicators determining the effectiveness of tooth brushing consist of tooth brushing time, frequency, duration, and method. This study was aimed to determine the overview of tooth brushing habit and gingival health status among elementary school students. This was a literature review study using the Google Scholar database. The keywords used were brushing habits, gingival health status, and elementary school children. Based on the inclusion and exclusion criteria, a critical appraisal was carried out that obtained 4 literatures consisting of 2 cross-sectional studies and 2 descriptive surveys. The results showed that most children had good habit of tooth brushing, however there were some children who had poor habit tooth brushing due to lack of understanding about the time, method, duration, and frequency of tooth brushing. The most common gingival disease was categorized as mild inflammation, followed by moderate inflammation; no severe inflammation criteria was reported. In conclusion, most elementary school students had good habit of tooth brushing and the most common gingival disease was in mild inflammation.Keywords: habit of brushing teeth, gingival health status, and elementary school children. Abstrak: Penyakit gigi dan mulut yang banyak ditemukan pada anak selain karies ialah peradangan gingiva (gingivitis). Tingginya prevalensi gingivitis di Indonesia disebabkan karena masyarakat belum menerapkan kebiasaan yang baik dan efektif dalam menyikat gigi. Indikator penentu efektivitas menyikat gigi terdiri dari waktu menyikat gigi, frekuensi, durasi, dan metode. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan menyikat gigi dan status kesehatan gingiva pada anak Sekolah Dasar. Jenis penelitian ialah studi pustaka. Pencarian data mengguna-kan database Google Scholar. Kata kunci yang digunakan yaitu kebiasaan menyikat gigi, status kesehatan gingiva, dan anak sekolah dasar. Setelah diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dilakukan critical appraisal dan didapatkan 4 pustaka terdiri dari 2 studi potong lintang dan 2 survei deskriptif. Hasil penelitian mendapatkan sebagian besar anak melakukan kebiasaan menyikat gigi dengan baik namun masih terdapat anak dengan kebiasaan menyikat gigi yang buruk akibat kurangnya pengertian mengenai waktu menyikat gigi, frekuensi, durasi, dan metode. Penyakit gingiva yang paling banyak didapatkan yaitu pada kriteria inflamasi ringan, diikuti kriteria inflamasi sedang; kriteria inflamasi berat tidak dilaporkan. Simpulan penelitian ini ialah sebagian besar anak Sekolah Dasar telah melakukan kebiasaan menyikat gigi yang baik dan penyakit gingiva yang tersering ditemukan pada kriteria inflamasi ringan.Kata kunci: kebiasaan menyikat gigi, status kesehatan gingiva, dan anak sekolah dasar
Penatalaksanaan Hipersensitivitas Dentin Rasni, Novia D. P.; Khoman, Johanna A.
e-GiGi Vol 9, No 2 (2021): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.9.2.2021.33885

Abstract

Abstract: Dentin hypersensitivity is one of the most common dental problems. It can be found in both sexes, especially in the elderly. The discomfort or pain experienced in cases of dentin hypersensitivity occurs due to the unprotected surface by enamel in the crown or by cementum in the tooth root area. The characteristic of dentin hypersensitivity is that the pain suffered is acute, sharp but short in the unprotected dentin. This review was aimed to discuss about the etiology, stimulatory transmission mechanisms, and management of dentine hypersensitivity.Keywords: dentin hypersensitivity; pain  Abstrak: Hipersensitivitas dentin merupakan salah satu masalah gigi yang paling sering dijumpai, dapat ditemui pada laki-laki maupun perempuan utamanya pada orang yang sudah lanjut usia. Ketidaknyamanan atau rasa ngilu yang dialami pada kasus hipersensitivitas dentin terjadi karena adanya permukaan yang tidak terlindungi oleh email di mahkota atau sementum di daerah akar gigi. Ciri khas hipersensitif dentin yaitu rasa sakit yang diderita bersifat akut, tajam tapi singkat pada dentin yang tidak terlindungi. Penulisan ini bertujuan untuk membahas mengenai etiologi, mekanisme penjalaran rangsang dan tata kelola kasus hipersensitivitas dentin.Kata kunci: hipersensitivitas dentin; rasa ngilu