Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Sistem Kontrol Budidaya Ikan Mas Koki Berbasis Internet of Things (IoT) Fakri, Rangga Zaumil; Faiza, Delsina; Thamrin, Thamrin; Agustiarmi, Winda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan mas koki diminati petani karena nilai estetika dan ekonominya. Tantangan utamanya adalah menjaga kualitas air sesuai standar pH dan suhu. Sistem kontrol berbasis IoT menjadi solusi dengan pemantauan dan pengaturan otomatis kualitas air. Implementasi IoT membantu petani mengukur dan mengontrol pH dan suhu melalui aplikasi Blynk tanpa intervensi manual, serta mengotomatisasi kontrol peralatan seperti pompa dan pengumpan. Selain itu, sistem ini memungkinkan pemantauan jarak jauh, mengurangi penggunaan bahan kimia berlebihan, dan mendukung keberlanjutan budidaya. Penelitian menunjukkan bahwa sistem kontrol IoT meningkatkan efisiensi operasional, keseimbangan ekosistem kolam, serta kualitas dan kuantitas produksi ikan mas koki.
Prototype Alat Monitoring dan Kontrol Suhu dan Kelembaban Sarang Burung Walet Berbasis Internet of Things (IoT) Yusril; Agustiarmi, Winda
Journal of Golden Generation Engineering Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Engineering
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggengineering.v2i2.416

Abstract

Sarang burung walet merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi yang memerlukan kondisi lingkungan yang stabil untuk mendukung kenyamanan dan produktivitas burung walet. Suhu dan kelembaban udara menjadi faktor utama yang memengaruhi kualitas sarang, sehingga ketidakstabilan kedua parameter tersebut dapat menurunkan hasil produksi dan mengganggu aktivitas burung walet. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang mampu melakukan monitoring dan kontrol suhu serta kelembaban secara otomatis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototype alat monitoring dan kontrol suhu dan kelembaban sarang burung walet berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan sensor DHT22 untuk membaca kondisi lingkungan, yang selanjutnya diproses oleh mikrokontroler dan dikendalikan secara otomatis melalui aktuator berupa fan, heater, dan humidifier berdasarkan nilai setpoint yang telah ditentukan. Sistem juga terintegrasi dengan platform IoT sehingga data dapat dipantau secara real-time melalui perangkat yang terhubung ke internet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca dan mengendalikan suhu serta kelembaban dengan tingkat akurasi yang baik, di mana nilai error masih berada dalam batas toleransi yang dapat diterima, sehingga sistem berpotensi mendukung pengelolaan lingkungan sarang burung walet secara efektif berbasis IoT.
Sistem Kontrol Putaran Motor DC Berbasis Mikrokontroler Arduino Menggunakan Metode PID Saputra, Delas Agus; Agustiarmi, Winda; Fikri, Ryan; Zulwisli
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qjtmpm75

Abstract

Pengendalian posisi motor DC merupakan salah satu materi penting dalam pembelajaran otomasi dan kendali di pendidikan vokasi, khususnya pada aplikasi yang menuntut ketepatan gerak seperti lengan robot, conveyor, dan mekanisme positioning presisi. Namun, pendekatan kendali open-loop maupun kendali kecepatan konvensional masih menyisakan persoalan berupa error posisi yang besar, respons yang lambat, serta ketidakstabilan ketika sistem menghadapi gangguan beban. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem kontrol posisi motor DC berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan metode Proportional-Integral-Derivative (PID). Sistem menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai pengendali utama, motor DC bergearbox dengan encoder incremental sebagai aktuator sekaligus sensor umpan balik, motor driver sebagai penguat daya, serta LCD I2C sebagai media tampilan informasi secara real-time. Pengujian dilakukan pada dua nilai setpoint kecepatan putar yaitu 150 RPM dan 200 RPM, masing-masing sebanyak sepuluh kali percobaan dengan pencatatan nilai RPM aktual dan persentase error terhadap setpoint. Hasil pengujian pada setpoint 150 RPM menunjukkan variasi nilai RPM antara 70,34 RPM hingga 244,43 RPM, dengan hasil terbaik pada percobaan ketujuh (152,99 RPM, error 1,99%) dan overshoot terbesar pada percobaan kesembilan (244,43 RPM). Pada pengujian setpoint 200 RPM, tiga percobaan awal tertahan pada 116,06 RPM (error 41,97%) sebelum sistem stabil pada kisaran 195–204 RPM dengan error terkecil 0,65% pada percobaan kedelapan. Hasil penelitian membuktikan bahwa sistem kendali PID mampu mengarahkan motor DC mendekati nilai setpoint yang ditetapkan, meskipun parameter Kp, Ki, dan Kd masih memerlukan penyetelan lebih lanjut agar respons sistem lebih presisi.
Perancangan Sistem Kontrol Intensitas Cahaya Berbasis Feedback Menggunakan Metode PID Pane, Raudahtul Zannah; Zulwisli; Agustiarmi, Winda; Diputra, Yudhi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4dkfwg16

Abstract

Sistem pencahayaan yang masih dioperasikan secara manual umumnya belum mampu mempertahankan intensitas cahaya pada nilai yang diinginkan ketika terjadi perubahan kondisi lingkungan. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah keterbatasan sistem pencahayaan konvensional dalam merespons perubahan intensitas cahaya alami secara otomatis, yang mengakibatkan ketidakstabilan tingkat pencahayaan dan pemborosan energi listrik. Penelitian ini bertujuan merancang sistem kontrol intensitas cahaya berbasis feedback menggunakan metode Proportional-Integral-Derivative (PID) untuk menjaga kestabilan intensitas cahaya terhadap nilai setpoint. Sistem dikembangkan menggunakan Arduino Uno sebagai pengendali, sensor BH1750 sebagai pembaca intensitas cahaya, dan lampu LED sebagai aktuator yang dikendalikan melalui sinyal PWM. Penentuan parameter PID dilakukan menggunakan metode trial and error dengan evaluasi berbasis karakteristik respon transien sistem. Pengujian dilakukan dengan menganalisis parameter respon sistem yang meliputi rise time, settling time, overshoot, dan steady-state error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan kombinasi parameter PID terbaik Kp=1,5, Ki=0,3, dan Kd=0,1, sistem mampu mempertahankan intensitas cahaya mendekati setpoint dengan rise time 0,5–1,6 detik, settling time 1,5–2,1 detik, maximum overshoot 1,34%–3,1%, dan steady-state error sebesar 0,8 lux. Sistem yang dirancang juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran sistem kontrol berbasis mikrokontroler.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Intensitas Cahaya Berbasis Feedback Menggunakan Metode Fuzzy Logic Nabilla, Syalsa; Zulwisli; Agustiarmi, Winda; Fikri, Ryan
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/28zy3b48

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem kontrol intensitas cahaya berbasis umpan balik menggunakan metode Fuzzy Logic Mamdani dengan defuzzifikasi centroid untuk meningkatkan efisiensi pencahayaan dan menjaga tingkat iluminasi sesuai nilai acuan. Sistem diuji pada tiga variasi setpoint (100, 200, dan 300 lux) dan menunjukkan error akhir sebesar 0-0,83 lux dengan waktu respon 0,68-1,20 detik. Sistem menggunakan Arduino Uno sebagai pengendali, sensor BH1750 sebagai pembaca intensitas cahaya, driver MOSFET sebagai pengatur daya lampu melalui sinyal PWM, serta ESP32 untuk mengirimkan data pemantauan ke ThingSpeak secara real time. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras, implementasi algoritma Fuzzy Logic Mamdani dengan masukan berupa error dan delta error, serta pengujian sistem pada beberapa nilai setpoint. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menyesuaikan intensitas cahaya secara otomatis berdasarkan perubahan kondisi lingkungan sehingga nilai iluminasi mendekati setpoint dengan respons yang stabil. Kontribusi praktis sistem ini adalah sebagai solusi pengendalian pencahayaan adaptif yang terintegrasi dengan IoT untuk monitoring jarak jauh, sekaligus media pembelajaran sistem kontrol cerdas.
Evaluasi Eksperimental Respons Sistem Kendali Level Air Satu Tangki Menggunakan Fuzzy Sugeno Orde-0 Berbasis Arduino Surya, Agung Okta; Agustiarmi, Winda; Zulwisli, Zulwisli; Diputra, Yudhi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6146

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi secara kritis respons prototipe kendali level air satu tangki berbasis Arduino Uno dan Fuzzy Sugeno Orde-0. Sistem menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04, driver L298N, pompa DC 12 V, dua masukan berupa error dan perubahan error, serta keluaran PWM 0-255. Data yang dapat diaudit terdiri atas lima ulangan awal pada setpoint 10 cm dan 17 cm serta satu rekaman eksploratif setelah penyetelan manual pada masing-masing setpoint. Untuk menghindari bias interpretasi, kesalahan kendali berbasis sensor dibedakan dari kesalahan terhadap pengukuran manual dan selisih sensor-manual. Pada setpoint 10 cm, rerata pembacaan sensor adalah 9,24 ± 0,33 cm dengan mean absolute error (MAE) 0,76 cm atau 7,60%, sedangkan pengukuran manual adalah 10,80 ± 0,84 cm dengan MAE 0,80 cm atau 8,00%. Selisih absolut sensor-manual mencapai rata-rata 1,56 cm. Pada setpoint 17 cm, rerata pembacaan sensor adalah 16,68 ± 0,43 cm dengan MAE 0,36 cm atau 2,12%, sedangkan pengukuran manual adalah 16,50 ± 0,87 cm dengan MAE 0,50 cm atau 2,94%; selisih absolut sensor-manual rata-rata 0,30 cm. Pada rekaman eksploratif setelah penyetelan, level 10 cm berakhir pada 9,6 cm pada detik ke-85,2 tanpa overshoot yang teramati, sedangkan pengujian 17 cm berakhir pada 11,8 cm pada detik ke-126,6 sehingga belum mencapai kondisi tunak. Hasil ini menunjukkan fungsi dasar kontroler dalam memodulasi PWM, tetapi belum membuktikan perbaikan performa yang konsisten. Validasi lebih lanjut memerlukan kalibrasi sensor, dokumentasi lengkap fungsi keanggotaan dan rule base, data deret waktu mentah, serta pengujian berulang dengan kondisi dan durasi yang setara. This study critically evaluates the response of an Arduino Uno-based single-tank water-level control prototype using a zero-order Sugeno fuzzy controller. The system comprises an HC-SR04 ultrasonic sensor, an L298N driver, a 12 V DC pump, error and change-in-error inputs, and a 0-255 PWM output. Auditable data include five initial trials at the 10 cm and 17 cm setpoints and one exploratory post-tuning record for each setpoint. To prevent misleading interpretation, sensor-based control error was separated from manual-reference error and sensor-manual discrepancy. At 10 cm, the mean sensor reading was 9.24 ± 0.33 cm, with a mean absolute error (MAE) of 0.76 cm (7.60%); the manual reading was 10.80 ± 0.84 cm, with an MAE of 0.80 cm (8.00%). The mean absolute sensor-manual discrepancy was 1.56 cm. At 17 cm, the mean sensor reading was 16.68 ± 0.43 cm, with an MAE of 0.36 cm (2.12%); the manual reading was 16.50 ± 0.87 cm, with an MAE of 0.50 cm (2.94%), and the mean absolute sensor-manual discrepancy was 0.30 cm. In the exploratory tuned records, the 10 cm test ended at 9.6 cm at 85.2 s without an observed overshoot, whereas the 17 cm test ended at 11.8 cm at 126.6 s and therefore had not reached steady state. The results confirm basic PWM modulation functionality but do not establish consistent performance improvement. Further validation requires sensor calibration, complete membership-function and rule-base documentation, raw time-series data, and repeated matched-condition testing.