Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sewagati

Diversifikasi “Rengginang Aneka Rasa dari Olahan Hasil Laut” Pemberdayaan Wanita Pesisir (Daerah Cumpat-Kedung Cowek–Bulak-Kenjeran Surabaya) Soehardjoepri; Pratnya Paramitha Oktaviana; Meidyta Sinantryana Widyaswari
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.917 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.112

Abstract

Proses produksi dan pemasaran selama ini sangat tidak efisien dan efektif terutama untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berproses menjadi home industry. Contohnya UKM yang diusung oleh Wanita Pesisir di daerah Cumpat, Kedung Cowek, Bulak dan Kenjeran Surabaya yang memproduksi rengginang dengan berbagai macam rasa dari olahan hasil laut seperti udang dan lorjuk, yang masih memakai alat seadanya sehingga proses penggorengan rengginang tidak dapat maksimal dan pemasaran belum efisien, padahal merupakan unggulan Kenjeran sebagai daerah pesisir utara. Tim pengabdian mengidentifikasi permasalahan tersebut agar dapat meningkatkan perekonomian. Metode yang digunakan yaitu: studi pustaka, observasi, pendampingan, pelatihan, monitoring dan evaluasi di lapangan pada mitra produksi diversifikasi rengginang berbagai macam rasa dari olahan hasil laut. Alat Spinner peniris minyak berteknologi digunakan dalam proses penirisan minyak agar produk tetap higienis dan berkualitas. Pelatihan kreatifitas dan berinovasi dalam pembuatan produk rengginang aneka rasa serta pemasaran secara e-marketing juga diberikan kepada mitra UKM. Inovasi dan kreatifitas perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi kejenuhan konsumen, sehingga dilakukan kegiatan pemasaran melalui e-commerce agar produk lebih dikenal di Jawa Timur maupun luar pulau. Dengan adanya program pengabdian ini, mitra berkontribusi dengan aktif dalam mengikuti pelatihan dan pendampingan serta kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan prokes pada masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Actuarial Science Online Short Course : A10 Financial Mathematics (ASOSC)” Sebagai Upaya Pemberian Dukungan Bagi Calon Peserta Ujian Profesi Aktuaris di Indonesia Ulil Azmi; Wawan Hafid Syaifudin; Galuh Oktavia Siswono; Raden Mohamad Atok; Imam Safawi Ahmad; Pratnya Paramitha Oktaviana; Checellya Maitriani
Sewagati Vol 6 No 3 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.402 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i3.200

Abstract

Profesi aktuaris sangat digemari oleh masyarakat Indonesia karena luasnya prospek kerja yang ditawarkan serta adanya peraturan Menteri Keuangan tahun 2016 yang mewajibkan penugasan dan laporan aktuaris di tandatangani oleh Aktuaris Publik. Seorang aktuaris memiliki syarat yaitu harus lulus pada 10 ujian sertifikasi yang diselenggarakan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Tingginya kebutuhan tenaga aktuaris tidak diimbangi oleh peningkatan jumlah aktuaris di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah gagal dalam ujian PAI. Salah satu mata ujian yang diujikan oleh PAI adalah A10, yaitu matematika finansial. Mata ujian A10 merupakan materi paling dasar pada seluruh mata ujian profesi aktuaris. Apabila seorang peserta telah berhasil menyelesaikan mata ujian A10, maka peserta tersebut dapat melanjutkan ujian ke tingkat berikutnya yang lebih tinggi. Oleh karena itu, tim pengabdi mengidentifikasi bahwa salah satu cara untuk mendukung para peserta ujian PAI serta membantu pemerintah dalam meningkatkan jumlah aktuaris di Indonesia adalah dengan menyelenggarakan pelatihan/short course pada mata ujian A10. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah observasi, bimbingan dan evaluasi yang diikuti oleh peserta selama empat hari dalam bentuk penyampaian konsep dasar materi oleh narasumber, pembahasan soal yang didampingi oleh asisten narasumber serta pre-test dan post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta untuk lulus ujian PAI pada subjek A10.