Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gadget as Risk Factor to Speech and Language Delay in Autism Children Kamal, Muhammad; Salahuddin, Nurul Syahriani; Yanti, Misda
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 16, No 1 (2020)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v16i1.21875

Abstract

Users gadgets not only among adults but the age of adolescence and early age as a kindergartner and a toddler was already using the gadget. The child’s brain at the age of 0-5 years is in the golden development period (golden age). Toddler is the most important period in optimally increasing children’s development because it can influ-ence and determine children’s development going forward. The use of gadgets from an early age will have an im-pact on children’s development that can trigger the incidence of autism. The purposed of this studied was to de-termine the effect of using gadgets on developmental delays in speech and language aspects in children with au-tism. This type of research is an observational analytic studied used a cross sectional approach. Respondents numbered 33 people. This research was conducted at the Autonomous Service UPTD of Southeast Sulawesi Edu-cation Office. Bivariate analysis showed that the intensity of the use of gadgets was related to the development of speech and language (p value = 0.011; OR = 16,000). In this case, parental supervision is very important in providing limits and controlling the playing time of the gadget to optimize the growth and development of children.
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia 2020-2023 Yanti, Misda; Rezeki, Yuliarti; Abnaina, Elma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6362

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) merupakan prinsip fundamental dalam meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan tanggung jawab perusahaan, terutama pada sektor perbankan yang memiliki peran strategis dalam perekonomian. Penerapan GCG yang baik diharapkan mampu memperkuat mekanisme pengawasan dan pengendalian internal sehingga berdampak positif terhadap kinerja keuangan serta keberlanjutan perusahaan dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh mekanisme Good Corporate Governance yang meliputi dewan komisaris, dewan direksi, komite audit, dan kepemilikan institusional terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antarvariabel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi laporan tahunan dan laporan keuangan 34 perusahaan perbankan yang memenuhi kriteria sampel penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas dewan komisaris, dewan direksi, komite audit, dan kepemilikan institusional, sedangkan variabel dependen yaitu kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 27. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel dewan direksi berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan dewan komisaris, komite audit, dan kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan secara parsial. Selain itu, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa keempat variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi peran dan efektivitas dewan direksi dalam pengambilan keputusan strategis, serta perlunya penguatan struktur tata kelola perusahaan agar tujuan peningkatan kinerja keuangan dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.